Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.

Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.
pulang


__ADS_3

kini renita sudah di bawa pulang ke rumah nya, tapi dengan syarat orang tuanya tidak boleh tau. karena kalau sampai tau entah apa yang terjadi biarkan saja waktu yang menjawab toh pernikahan mereka juga tinggal 1 minggu lagi jadi tidak masalah, mungkin saat lahiran mereka akan bertanya. masalah itu biarkan saja yang terpenting sekarang ia harus tetap kelihatan sehat dan bahagia.


" sayang kamu beneran gak apa - apa nih.? aku khawatir sama kamu.?" yang mencemaskan renita karena wajahnya masih pucat


" iya aku baik - baik aja, aku mohon sama kalian jangan ngasih tau mereka dulu. biarkan aku sendiri yang nanti bicara sama mereka, kehamilan ku juga baru 6 minggu. " mohon renita agar lukis reno dan yuli diam saat di tanya orang tua nya


" iya kamu tenang aja renita, aku doakan agar kamu dan baby nya sehat terus. amin. " doa yuli tulus untuk renita


" betul apa yang di bilang yuli, jangan memikirkan yang berlebihan fokus saja dulu sama pernikahan kalian. oh ya udah menghubungi anwar belum kalau kalian akan menikah 1 minggu lagi.? " tanya reno ia pingin tau jawaban mereka setelah apa yang terjadi


" kami sudah memberi tau nya, dia akan usaha kan datang walau dia tak janji. karena kesibukan dirinya yang ikut mengelola usaha orang tuanya. " jawab lukis


" emang orang tua anwar sekarang buka usaha tah.? " tanya yuli karena setau dia orang tua lukis bekerja sama orang lain


" iya bisnis properti di bidang furniture dan semacam pembangunan perumahan gitu. " jawab lukis sambil melirik renita yang masih mengelus perut nya yang masih datar datar saja.


" wahhh, hebat tuh anak. bisa sukses dan semaju itu. " ucap reno kagum sama usaha anwar


" lho kan udah gue kasih modal ren, emang uang yang gue kasih buat apa.? lho bisa buka 1 cafe dari uang yang gue kasih itu, lho juga bisa sukses sama kaya anwar. " ucap lukis yang bertanya sama reno


" emang lho kasih pinjem reno kis.? " tanya yuli heran pasal nya yuli tidak tau hal ini

__ADS_1


" iya, dia pingin mandiri agar secepatnya bisa halalin lho. " lukis tau hubungan reno dan yuli seperti apa, karena sewaktu lukis cerita tentang ia pernah tidur bersama renita, reno juga sudah melakukan hal yang sama terhadap yuli, tapi reno tidak mengeluarkan nya di dalam dan yang lebih tak percaya lagi, lukis terhadap reno ternyata mereka sudah melakukan nya sejak mereka masuk SMA . maka dari itu ia memberikan reno modal agar apa yang terjadi sama lukis tidak terjadi kepada reno alias tekdung dulu walah mereka sudah sering melakukan nya.


" yang di bilang lukis benar, lukis ngasih aku uang pinjaman buat buka usaha tapi bukan buat cafe melainkan buat beli perkebunan buat menanam sayuran karena aku ingin melanjutkan usaha orang tua ku, dan alhamdulillah usaha yang di rintis dari nol kini sudah berbuah hasil nya, orang tua ku memang masih jualan di pasar tapi ada cabang nya. yang jaga nya juga masih saudara aku, kini mereka tidak perlu beli kepada supplier lagi karena sudah punya kebun sendiri. teman - teman ibu dan bapa juga beli nya dari kita, tapi kita batasi untuk pembeli nya kasian sama yang lain kalau dari kita semua. kini aku juga buka usaha warung makan dekat - dekat pasar saja, lumayan sayuran yang cepat layu kita kelola agar tak rugi juga tapi yang masih layak kita makan ya, " kata reno panjang kali lebar


" hebat lho, salut gue sama lho yang mau memulai dari nol. gue juga mau lho ngisi buat cafe - cafe gue. " kata lukis


" siap, gue pasti kasih buat lho dengan harga miring tapi miring nya dikit aja ya. hehehe. " jawab reno


" nggak di miring juga gak apa - apa. ini kan soal usaha atau bisnis bro. sayang bangun sudah sampai lho. " kata lukis membangun kan renita yang ternyata sedang tidur. " karena saat mereka ngobrol renita ngantuk


" eghh, udah sampai ya.? " tanya renita


" iya, ayo turun sayang. " sedangkan yuli dan reno sudah turun dari tadi


" sayang kamu kenapa kok muka nya pucat dan lemas gitu.? renita kenapa Lukis.? " tanya Mama rani


" renita telat makan ma, jadi nya begitu. tapi dokter sudah kasih vitamin kok agar renita sehat dan mau makan serta obat penghilang mual nya. " jawab lukis


" oh ya udah bawa dia masuk, lukis mama titip renita dulu mau ke toko bapak sebentar ya. " kata mama rani


" iya ma, hati - hati. '' kata lukis memperingati

__ADS_1


" iya, assalamu'alaikum. " ucap mama rani


" waalaikum salam. " jawab semuanya


lukis pun membawa renita masuk ke kamar nya, dan memberikan ia istirahat. saat renita sudah berbaring di ranjang nya lukis keluar mengambil air hangat untuk renita. sedang kan di luar ada reno dan yuli saja, mungkin karena terlalu lama jadi yang lainnya pulang duluan karena sudah sore juga. setelah lukis mengambil air untuk renita, lukis menemani reni dan yuli.


" kalau gitu gue sama yuli pamit pulang, kasian yuli takut dia kecapean. " ucap reno


" iya hati - hati makasih ya udah menemani kita ini seharian maaf kalau merepotkan kalian. " ucap lukis tak enak sama mereka


" iya gak apa - apa tenang aja kali. kalau gitu kita pamit. assalamu'alaikum. " ucap reno


" waalaikumsalam. " ucap lukis


saat reno dan yuli sudah pergi kini tinggal mereka berdua, lukis menutup pintu depan dan setelah menutup pintu ia menghampiri renita yang masih mengelus perut nya sambil tersenyum.


" sayang kamu nggak istirahat dulu, . " kata lukis sambil berbaring bersama renita


" nggak nyangka kita akan di kasih anak secepat ini. aku senang karena allah mempercayai kita, tapi apa kita sanggup untuk merawat nya.? " tanya renita


" insya allah sayang, kita yakin saja sama allah dan pasrah kan saja semuanya sama allah ya. sekarang kamu istirahat ya aku akan temani kamu sampai mama pulang oke. " kata lukis

__ADS_1


" emang mama ke mana.? " tanya renita


" ke toko ketemu bapa mu. " ucap lukis dengan mata terpejam dan memeluk renita dan di balas oleh renita


__ADS_2