Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.

Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.
Pertemuan tak di sengaja


__ADS_3

Ada rasa sesak di dada sri ketika dia berpisah dengan om feri, entah apa yang dia rasa kan sekarang tapi sri menepis perasaan itu namun air mata sri terus mengalir di pipinya. sambil berjalan tak tau tujuan nya sri terus menangis, dalam benaknya apa ini nama nya cinta.?? dia akui kalau om feri orang nya baik, penyayang dan perhatian.


walau dalam hati nya masih tersimpan nama rama, karena rama adalah cinta pertama dalam pandangan pertama saat dia memasuki sekolah menengah pertama , dia akui juga kalau rama tinggi putih dan ganteng. tapi sayang nya cinta sri bertepuk sebelah tangan dia berharap suatu hari rama bakal melirik dirinya tapi tak mungkin terjadi mengingat kata - kata rama saat dia mengakui perasaan nya sama rita. ingin sekali saja dia egois merebut nya tapi mengingat akan persahabatan nya dengan teman - teman nya.


Saat berjalan dan menyusuri jalanan dia melihat sepasang kekasih, bila di lihat laki - laki nya agak dewasa dan perempuan nya masih muda. mereka seperti saling menyayangi dan melengkapi, seketika sri mendengar ucapan mereka.


" gimana sayang makanan nya enak.? " tanya lelaki itu sambil mengelus kepalanya


" enak, makasih ya mas udah traktir saya. semoga rezekinya makin lancar dan makin sayang sama aku. " doa si cewek


" amin sayang, makasih ya doa nya. cepat lulus agar aku bisa halalkan kamu. " pinta si cowok


" sabar ya tinggal setengah tahun lagi, tapi apa mas gak malu nikah sama anak kecil mengingat usia kita yang berbeda 8 tahun. " ucap si cewek


" harus nya mas yang nanya gitu sama kamu sayang. apa kamu nggak malu nantinya nikah sama aku.? apa lagi kata temen - temen kamu, pasti kamu di ejek sama mereka. " merasa bersalah


" aku beruntung bisa nikah sama kamu mas, kamu pria yang bertanggung jawab, perhatian , sayang sama aku membimbing aku dan menerima aku apa adanya. apalagi mau membantu biaya sekolah aku, jadi ngapain aku harus malu. kamu itu adalah pahlawan aku sekaligus malaikat pelindungku. " merasa di cintai


" makasih ya sayang, " ucap pria itu tersanjung sambil mencium pucuk kepala gadis itu

__ADS_1


sri teringat akan kebaikan om feri, bahkan dia bisa membeli motor hasil dia kerja nya menemani om feri


yang kesepian karena tidak memiliki keluarga lagi.


perhatian nya, kasih sayang nya, ke pedulian nya serta apa yang dia mau pasti dia wujudkan. apa lagi mengingat kebersamaan nya selama ini bersama om feri, apa dia bisa melupakan nya.?? toh dirinya hanya menjadi selir saja, ngapain harus peduli sama om feri. pikirnya.


Berbeda dengan feri, yang merasa terpukul atas ke putusan sri untuk menjauhi dirinya. feri berpikir kalau dirinya pantas menjadi bagian sri, tapi kenyataan nya sama saja. dirinya hanya dimanfaatkan oleh cewek.


" ternyata cewek itu sama saja, yang mereka butuh kan uang uang dan uang. tanpa memikirkan perasaan aku. adakah cewek yang mau menjadi istri tanpa melirik uang.?? " ucap feri dalam dirinya sendiri


feri hanya duduk terdiam di tempatnya sambil memandangi makanan yang di pesan tadi yang masih utuh tak tersentuh. di rasa cukup feri pun melangkah tanpa mau memakan nya karena sudah tidak berselera lagi. feri berjalan untuk membayar makanan tadi , saat keluar dari ruangan itu beberapa langkah feri tidak sengaja menabrak tubuh seorang wanita sehingga wanita itu terjatuh.


" maaf saya nggak sengaja menabrak anda karena saya berjalan sambil melamun. " ucap feri jujur


" makanya hati - hati om kalau jalan itu. jangan sambil melamun, untung saya orang baik coba kalau orang jahat yang memanfaat kan anda pasti akan ada barang yang hilang. " peringatan cewek itu


" iya maaf, sekali lagi saya minta maaf. " ucap nya lagi


" om kalau lagi masalah lebih baik ambil wudhu gih, biar masalah yang om pikir kan jadi ringan di pundak nya. sebelum nya maaf apa om islam.? " tanya wanita itu yang tak lain adalah yeni

__ADS_1


" iya, anda bener agama saya memang islam. saya sudah lama melupakan nya. terima kasih atas saran anda. kalau gitu saya permisi. " pamit feri


" iya silahkan om. " yang merasa tak enak


Setelah itu yeni melanjutkan berjalan menuju toilet dan melupakan kejadian tadi. sedangkan feri memikirkan kata - kata wanita tadi, memang bener kalau dirinya sudah jarang datang ke rumah allah. maka dari itu dia memutuskan mencari masjid terdekat berhubung sebentar lagi shalat magrib.


Selesai membayar feri bergegas masuk ke dalam mobil nya dan menjalankan kendaraan nya . sambil melirik kanan kiri feri melihat sekitar jalanan, dan hasilnya dia menemukan juga lalu feri memarkirkan mobilnya, setelah itu dia bergegas menuju tempat air wudhu tak lupa dia berdoa sebelum berwudhu. selesai berwudhu feri menuju tempat ibadah dan lagi - lagi dia ketemu cewek tadi yang dia tabrak.


" Kamu.? " ucap mereka kompak


" eh, om yang tadi ya.? " ucap yeni


" iya, emang kenapa.? kok kamu juga ada di sini.? " tanya feri


" ini kan tempat umum om, siapa saja boleh ke sini. dan ke betulan aku mau janjian sama temen aku. tapi sebelum ketemu sama teman - temen aku, shalat magrib dulu om. " jawab yeni


" oh, kalau gitu saya duluan. "


" iya om silahkan. " jawab yeni sambil melirik om tadi yang sudah jauh, " lagi patah hati ya. ? irit banget jawabnya. " yeni pun tak peduli dengan masalah om tadi karena tak mau ambil pusing. yeni segera ambil wudhu takut ketinggalan shalat berjamaah nya.

__ADS_1


__ADS_2