
Saat renita dan lukis pergi meninggalkan rumah renita untuk menuju bengkel dan cafe ternyata lukis melewati jalanan menuju bengkel dan cafe, renita bingung ini seperti ke arah rumah nya lukis. Dan bener saja sebelum bertanya mereka sudah sampai di depan rumah lukis.
" kok ke rumah, kan janji nya kita mau ke bengkel dan cafe.? " tanya renita
" aku lapar tolong buatkan aku makanan ya. " pinta lukis saat mereka turun dari motor.
" emang di rumah ada siapa.? " tanya renita tidak enak kepada mamahnya lukis
" mamah pergi arisan bapa masih kerja sayang, please buatin aku makanan ya. dapur nya di sana aku nunggu di kamar ya. " mohon lukis
" iya aku buatin, kamu istirahat dan ganti baju mu dulu. aku ke dapur ya. " kata renita dan lukis mencium kening renita sebelum berlalu pergi meninggalkan renita.
Renita bergegas ke dapur dan melihat isi kulkas ada apa, saat renita melihat isi kulkas yang penuh berbagai sayuran ikan telur dan daging. renita memutuskan masak simpel dan cepat saja, takut lukis ke buru lapar nantinya.
Renita berkutat di dapur dengan lihai nya karena renita sudah terbiasa masak saat dia masih SD. renita memang sejak kecil slalu di ajarkan prihatin hemat dan harus bisa di dapur serta nyuci pakaian agar kelak dia punya suami bisa mengurus semua nya.
Sedangkan lukis yang berada di kamar selesai membersihkan tubuhnya ia berbaring di ranjang nya karena merasa badan nya lelah banget. tak sadar dia ketiduran bahkan dia tidak ingat bahwa di rumah nya ada renita yang sedang memasak makanan untuknya.
Selesai memasak ia menghidangkan di meja makan lalu selesai menghidangkan makanan untuk lukis renita mencuci peralatan yang sudah dia gunakan takutnya banyak tikus dan bau. selesai mencuci renita bergegas mencari lukis dan membangunkan lukis untuk makan karena kalau sudah dingin tak enak rasanya.
" sayang bangun katanya lapar.? aku udah selesai masak nya nih. " sambil menggoyangkan tubuh lukis
" iya, aku cuci muka dulu. " selesai mencuci mukanya lukis dan renita segara menghampiri meja makan. saat lukis melihat di meja makan sungguh sangat menggiurkan dan perutnya meronta tak sabar pingin di isi.
" ya udah ayok makan. katanya mau cek cafe sama bengkel. apa nggak jadi ke sana nya.? apa masih lemas.? " tanya renita cemas sama keadaan lukis
" nggak kok, aku baik - baik aja kita jadi ke sana nya karena aku sudah lama nggak ke sana. biasanya 1 minggu dua kali kan.? " kata lukis
" ya udah makan dulu terus baru kita ke sana. " usul renita
" iya kamu juga makan ya. jangan masak nya aja tapi kamu nya nggak makan. " seru lukis
" iya aku juga makan. "
Mereka akhir nya makan terlebih dahulu karena perut renita juga merasa lapar tadi di rumah nya dia tidak makan takut lukis menunggu lama. jadi dia putus kan tak makan dan di sini lah mereka baru makan.
Selesai makan dan mencuci bekas makan tadi renita dan lukis akhirnya pergi ke bengkel dan cafe dengan menggunakan mobil lukis yang dia beli dengan uang seadanya yang dia punya yang penting tidak membuat renita kepanasan dan kehujanan .
__ADS_1
kira - kira ini lah mobil lukis yang dia beli walau second.
" maaf ya sayang kita baru punya mobil ini, karena uang yang aku punya baru bisa beli mobil second saja. " seru lukis
renita menatap ke dua mata lukis dan saling berhadapan. lalu memegang ke dua pipi lukis dengan sayang dan haru.
" tak apa, biar mobil bekas yang terpenting kamu sudah menunjukkan bahwa dirimu pria yang bertanggung jawab nantinya. terus berdoa sabar ikhlas tabah dan tawakal jangan pernah sombong kikir atau takabur ya. karena aku mencintai kamu apa adanya kita bisa berjuang bersama yang terpenting kita saling mendukung mensupport serta saling menyayangi satu sama lainnya. jangan lupakan sedekah juga perlu karena sebagian harta kita milik mereka sayang. " kata renita lalu memeluk lukis dengan sayang.
" makasih kamu slalu ada buat aku, dan nerima aku apa adanya. terus lah seperti ini ingatkan aku jika aku salah , jangan pernah tinggalkan aku. tetaplah di sisiku sampai kita menua bersama. " pinta lukis kepada renita dan melepaskan pelukannya
" amin. ayok kita segera pergi nanti ke buru malam lagi. kasian kamu nya baru pulang dari RS nanti masuk lagi ke sana. kan gak lucu sayang. " ajak renita agar segera pergi ke tempat kerja lukis
" iya ayok sayang. " akhirnya mereka pergi meninggalkan rumah lukis menuju bengkel dan cafe .
Mereka akhirnya memasuki mobil lalu menjalankan mobilnya sambil bercerita ngalor ngidul ( hahaha bahasa apa itu ya.) 😆😁
Dalam perjalanan lukis dan renita mendengarkan musik 🎧🎶 lalu bernyanyi bersama.
Gelisah sesaat saja tiada kabarmu ku curiga
Dan berikan satu jawaban pasti
Entah sampai kapan aku harus bertahan
Saat kau jauh di sana rasa cemburu
Merasuk ke dalam pikiranku melayang
Tak tentu arah tentang dirimu
Apakah sama yang kau rasakan
Walau raga kita terpisah jauh
Namun hati kita selalu dekat
Bila kau rindu pejamkan matamu
__ADS_1
Dan rasakan a-a-aku
Kekuatan cinta kita takkan pernah rapuh
Terhapus ruang dan waktu
Percayakan kesetiaan ini
Pada ketulusan a-a-ai-aishiteru
Tak terasa akhir nya mereka sampai juga di depan cafe dan bengkel milik lukis yang pertama dia buka. mereka menuju ruangan khusus buat lukis memeriksa laporan keuangan hasil dari cafe serta bengkel nya. sementara lukis masuk ke dalam ruangan nya renita menuju dapur dan membuat kan lukis cemilan serta minuman nya.
" hai mba, apa kabar .? bagaimana cafe serta bengkel hari ini. " tanya renita kepada karyawan lukis yang biasa di dapur.
" alhamdulillah teh ramai, rezeki si bos dan si teteh. kan bentar lagi mau nikah. " kata karyawan lukis yang bernama siti
" alhamdulillah kalau ramai mah, rezeki mba atuh. kan bisa dapat bonus dari si bos. kalau masalah nikah masih lama mba, aku juga masih sekolah. doakan saja yang terbaik buat kita ya mba. " minta renita
" pasti atuh teh, kan mba slalu doain si teteh dan si bos. kalian ini pasangan yang serasi. jangan marah - marah lagi atuh teh sama si bos kasian. " kata siti
" emang kenapa mba harus kasian.? " tanya renita penasaran
" si bos suka melamun dan kita jadi sasaran si bos marah-marah atuh. baik - baik ya sama si bos. semoga nggak ada lagi masalah ya teh. " doa siti
" amin makasih ya mba, ya udah saya mau buat cemilan dulu buat si bos. hehehe "
" iya silahkan atuh teh. saya juga masih ada kerjaan. " pamit siti
renita segera membuat kan lukis cemilan serta minuman. agar lukis tak kelaparan dan kehausan dan biar bisa melek. setelah beberapa saat akhir nya jadi juga cemilan serta minumannya.
" sayang dari mana aja.? " tanya lukis
" buatin kamu ini. biar semangat kerja nya. "
" makasih ya sayang padahal kamu gak usah buatin aku kaya ginian aku tinggal bilang aja sama mereka kalau mau. mending sekarang kamu istirahat biar tidak lelah. aku mau selesaikan ini dulu biar cepat pulang ok. " kata lukis yang menyuruh renita istirahat. dan di balas anggukan oleh renita
**jika kalian sudah selesai membaca novel ini jangan lupa beri vote dan like nya ya.
__ADS_1
semoga rezeki kalian lancar , di beri kesehatan dan rizki yang melimpah amin 🙏😇**