
saat jam terakhir selesai dan bersiap untuk pulang. yuli dan renita berjalan sambil mengobrol tentang perihal yuli yang melihat sri di tempat karoke itu. mereka akan datang ke tempat itu untuk memastikan apakah ucapan yuli salah atau bener. lain hal nya dengan pikiran renita, kalau renita mengajak lukis otomatis lukis akan melihat sri berpakaian seksi. pasti lukis akan berpaling kepada sri karena renita hanya make up serta pakaian yang sederhana.
" renita, kalau pulang sekolah kita ke sana. tapi sebelum ke sana kita pulang dulu aja karena bukan nya kan jam 8 malam. sedangkan sekarang masih jam 1 hampir jam 2 sore atau siang. " kata yuli setalah sampai di parkiran motor yang sudah ada lukis dan reno
" perginya kita berdua saja yul.? " tanya renita yang langsung melihat lukis. tapi yang di liat cuek aja
" kalau aku ngajak reno, karena aku takut pergi berdua aja sama kamu. gimana kalau kita berdua di godain om - om genit. iya kan sayang.? " sambil menatap reno
" iya aku akan antar kamu. aku nggak mau lah cewek aku di godain cowok genit itu. " seraya kesel saat membayangkan yuli di goda om - om genit
" ya udah kalian aja yang pergi nya. takut ada kucing garong yang melihat pindang asin langsung santap. " sindir renita sambil natap lukis, sedangkan yang di tatap hanya melihat wajah renita sambil menyilangkan tangan di dada sambil bersandar di motor nya. " soal nya pindang asin yang sekarang lebih bersinar. "
" kamu cemburu kalau aku melihat sri yang lebih cantik dari pada kamu. ? " pancing lukis
" nggak, biasa saja. kamu merasa seperti itu.? kalau kamu tertarik sama cewek lain. aku gampang tinggal datang ke om - om genit yang lebih tampan dan gagah dari pada kamu. " ucap renita kesel
__ADS_1
lukis langsung emosi dan menahan amarah nya. sebisa mungkin lukis menahan agar tidak terpancing, dia tau bahwa renita sedang cemburu sama sri, dan sedang kalut. " sayang, jika kamu tidak mau datang sama aku nggak masalah, aku lebih baik di bengkel atau cafe saja cari uang banyak buat acara nikahan kita dan buat masa depan anak kita nanti. " goda lukis
" apaan sih, masih lama juga. " yang merasa malu
" memang bener kan,? setelah lulus kita akan nikah, dan biaya nya tidaklah murah sayang. aku mau jadikan kamu ratu dalam sehari, tapi aku juga akan menabung buat beli rumah kita berdua. sederhana dulu gak apa - apa kan sayang. ? " tanya lukis yang merasa tak enak
" lukis, seharusnya aku yang berbicara begitu sama kamu,? apa kamu nggak masalah kalau memiliki rumah sederhana karena sebelum nya rumah kamu agak besar. apa kamu sanggup dan sungguh - sungguh kita nikah secepat itu.? " tanya renita yang tak percaya
sambil mengeluh pipi renita " aku bisa asal sama kamu. udah jangan bahas itu lagi, kasian sama mereka yang iri karena keromantisan kita berdua. " renita dan lukis kompak melirik yuli dan reno yang sedang menatapnya juga
" iya sayang bener, nggak di mana - mana alay mulu. kenapa juga bahas gituan di sini. tenang aja sayang kita juga akan seperti itu kalau kamu siap. " goda reno ke yuli
" kalau kita masih lama, kuliah dan cita - cita dulu. kamu juga harus berjuang keras buat masa depan kita, syukur - syukur lebih cepat. " pinta yuli
" pasti sayang aku akan berusaha keras buat halalkan kamu. " jawab enteng reno
__ADS_1
" jadi gimana sayang, ? mau sama aku atau kalian bertiga saja perginya. " yang tak mau memaksa renita untuk mengantarnya, kalau maksa nanti di kira pingin ketemu sri.
" ya udah kamu ikut, tapi kamu awas saja kalau kamu terpesona. " pasrah dari pada terjadi sesuatu pada dirinya
" kalau kamu nggak rela aku ikut jangan di tekuk muka nya kaya gitu. aku nggak mau salah paham sama kamu lagi. cukup kemarin - kemarin kamu pergi ninggalin aku. " sendu lukis bila mengingat renita pergi ke bandung
" nggak, aku biasa saha. aku hanya membayangkan kalau bener itu sri. "
" ya udah, lebih baik kita pulang. apa mau makan dulu nggak sayang atau mampir ke mana gitu.? " tawar lukis agar tidak murung lagi
" nggak, pulang aja aku mah. kalau kamu pulang dulu apa mau mampir dulu nggak yul.? tanya renita
" sama , aku juga mau pulang aja. lelah pingin istirahat. "
" ya udah ayo jalan. takut ke buru sore lagi. " ajak renita dan di anggukkan semuanya. lukis dan reno menaiki motor sambil memegang tangan renita yang hendak naik ke motor nya. setelah itu mereka menjalankan motor dan meninggalkan sekolah nya.
__ADS_1