Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.

Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.
Di kamar


__ADS_3

Di sekolah lukis mengikuti pelajaran seperti biasanya tapi pikiran nya entah ke mana membayangkan wajah pucat renita. kini jam pulang sekolah selesai waktu nya siswa dan siswi pulang ke rumah masih - masih, saat akan pulang pun lukis diam memandang papan tulis dengan mata kosong. reno yang melihat sabahat nya ada masalah menghampirinya sebentar karena tidak tega.


" temui dia di rumah nya, kasih dia perhatian lebih. jelaskan semuanya walau perilaku mu salah kamu patut minta maaf. apa kamu rela kehilangan renita.? " tanya reno sambil menepuk pundaknya


" aku sangat mencintai dirinya, tidak akan aku berpaling darinya. aku bodoh seharusnya aku tidak mendekati sri. tapi aku malah menghampirinya, aku marah kalau liat renita sama pria lain. tapi aku berpelukan di depan matanya. aku hanya kasihan saja sama sri tidak ada maksud lain dan aku sama dia reflek saja. " lirih lukis tak terasa air mata nya menetes. lukis suka marah bahkan membentak renita kalau ada yang menatap atau mendekati nya, walau bukan renita yang salah tetap saja namanya juga cemburu.


" dari tidak ke sengaja maka turun lah ke hati dan lho harus hati - hati itu. cinta datang karena sering kita ketemu. lho tau alasan kenapa renita menjauhi lho selama 1 tahun tanpa ada kepastian dan lho baru perjuangin renita sekarang.?? apa di hati lho udah goyah.? " tanya reno penasaran


" ya, aku baru tau kalau renita menjauhi aku karena dia salah paham atas kedekatan aku sama sri. -" terpotong


" dan lho masih bisa tersenyum sedangkan renita dalam diam nya suka menangis dan iri atas kedekatan lho sama sri. kalau gue jadi lho gue bakalan jauhin apa yang cewe gue tidak suka. karena bagi gue mencari wanita yang Terima kita apa adanya susah. apalagi saat ini lho ada di atas, ingat bro di luaran sana banyak yang menunggu renita jomblo termaksud kakak kelas kita, dia sudah menyukai renita dari mereka kecil apalagi dia lebih tampan dan sama kaya lho memiliki usaha yang lebih banyak dari pada lho di usianya. gue harap lho tidak melepaskan renita demi cewek lain" peringatan buat lukis


" maksud kakak kelas tadi yang membawa renita ke kelas nya.?? " tanya lukis sambil berdiri merasa tak percaya


" kalau waktunya sudah tiba, lho bakal tau bagaimana rasanya lho kehilangan dia. dia nggak pernah minta duit lho. asal lho tau, renita sangat mencintai lho. lho tinggal tunggu saja kapan titik jenuh renita tiba dan ninggalin lho" ucap reno sebelum meninggalkan lukis karena dia sedikit kecewa sama dia. pertemanan nya agak sulit untuk di perbaiki apa lagi renita yang cemburu.


lukis terduduk kembali mencerna setiap ucapan reno, apa bener renita sudah jenuh dengan sikap nya. apa dirinya yang sudah jenuh sama renita.?? pikir dirinya


setelah beberapa saat terdiam lukis mengambil tasnya dan meninggalkan kelas nya. saat akan sampai di parkiran dia mendengar ucapan kakak kelas nya yang lain.


" nggak di sangka yang nama nya renita cantik juga ya. sampai kakak kelas kita saja yang paling ganteng mau dekat - dekat dengan cewek. padahal dulu dia paling malas nyapa seorang cewek. " kata si A


" gue juga liat dia bawa renita ke UKS. sweet banget pokok nya. cewek yang di kelas gue pada iri sama renita. secara dia kan most wanted sekolah kita. " kata si C


" kalau gue jadi dia sudah gue pacari tuh si renita, secara cantik banget. " kata si B

__ADS_1


" tapi menurut gue katanya dia sudah punya pacar bro. " kata si C


" masih pacar bisa gue tikung. apa lagi gue kesini naik mobil. siapa coba yang nggak mau naik mobil gue. " kata si A


" gue dengar renita tidak matre bro, nggak kayak cewek - cewek lain nya, yang melihat harta bro. dia suka nya yang sederhana tapi nyaman. itu yang gue dengar sih. "


kata si B


" harus bersyukur tuh punya cewek cantik baik dan pengertian. apa lagi cewek yang nggak pandang harta. iri gue sama cowok nya. " kata si C


" pokoknya gue harus dapetin dia, gue bakal bawa dia langsung ke rumah gue ketemu sama bokap nyokap gue. " kata si A


" yakin lho.?? gimana kalau dia nolak lho. " kata si B


lukis yang mendengar banyak Yang menyukai renita segera meninggalkan tempat itu. dan saat sampai di parkiran lukis duduk di tempat motornya sambil membenarkan ucapan reno tadi.


bodoh kalau lukis ninggalin renita untuk mencari yang lebih, sedangkan dia sudah mendapatkan seorang cewek yang baik demi cewek yang suka keluar masuk klub. lukis lantas menjalankan motornya menuju rumah renita. ia bertekad tidak akan goyah lagi sama godaan yang di luar dia sudah cukup beruntung karena renita usahanya maju dan sukses.


dia bisa sukses karena dulu dia pingin punya uang banyak agar dia bisa secepatnya nikahin renita. tapi setelah di atas dia agak sedikit goyah. bodoh nya dirinya kalau melepas berlian yang begitu cantik. pikir lukis


sesampai di rumah renita, lukis memarkirkan motor nya dan turun . stelah itu dia mengetok pintu renita.


tok tok tok " assalamu'alaikum. " ucap lukis


tak lama pintu di buka dan muncul lah ibunya renita. saat membuka pintu rumah ibu renita memiliki kesempatan untuk ngobrol dengan lukis berdua. untuk menanyakan masalah apa yang mereka ributkan sampai anaknya sakit.

__ADS_1


" wassalamu'alaikum, silahkan duduk. " pinta ibu renita mempersilahkan lukis duduk di dalam rumahnya


" kebetulan kamu datang lukis, ibu mau nanya sesuatu sama kamu. " penuh serius


" maaf bu mau nanya soal apa ya.? " deg deg kan


" apa kamu ada masalah sama renita.? karena renita seperti stres saat di periksa. kalau tau apa yang kalian ribut kan.? " penuh harap


" nggak ada bu, hanya salah paham saja.. " ujar lukis merasa tak enak


" ibu harap kalian baik - baik saja. tapi ibu berpesan sama kamu. jika kamu sudah tak menginginkan renita lagi. tolong lepaskan dia. jangan sakiti hatinya. " pinta ibu renita


" baik bu, saya akan mengingatnya. " jawab lukis


" renita ada di dalam, dia nggak mau makan. tiduran terus dia. " merasa khawatir


" boleh saya masuk bu. " pinta lukis


" silahkan saja, kalau sudah mau bicara tolong kasih dia makan. ibu gak mau dia sakit. " kata ibu renita


" baik bu, saya ke dalam sebentar. " ucap lukis sambil di tuntun menunjukkan kamar renita, setelah itu ibu renita membiarkan renita dan lukis berduaan dengan pintu terbuka.


lukis mendekat ke arah renita yang sedang tertidur pulas. matanya menatap nanar, kalau dia sehat pasti dia akan tersenyum dan bahagia . tapi tidak hari ini yang begitu pucat seperti mayat hidup. tangan lukis memegang tangan renita penuh sayang, dan mengelus lembut pipi renita. tak di sangka air matanya jatuh lagi. dan menetes ke tangan renita.


renita yang merasakan ada yang mengelus pipinya pun bangun karena terusik dari tidur nya. saat membuka mata ada lukis dengan mata yang memerah menahan tangis nya. renita bangun dan bersandar ke dipan. agar bisa leluasa berbicaranya.

__ADS_1


__ADS_2