
Reno sebenarnya pingin banget cerita kepada sri agar sedikit mengurangi beban yang ada di pundak nya. Tapi terkadang dia juga malu untuk menyatakan bahwa kisah cinta antara reno dan yuli berakhir.
Dia juga malu mengatakan nya kepada sri karena dia tau sri mencintai dirinya. sungguh dia hari ini bener bener kecewa sedih menyesal dan patah hati. siapa yang tidak patah hati dan kecewa di saat dia sedang berjuang untuk mencari rejeki dan membangun rumah tangga tapi yang di perjuangkan mengecewakan kita apalagi sampai mengkhianati.
" sebenarnya aku malu sama kamu sri. " kata reno
" malu kenapa.? " tanya sri heran
" dulu aku mengabaikan kamu, sehingga banyak orang yang mengira kalau kamu mencintai lukis tapi kenyataan nya kamu menyukai aku. " tak enak hati reno sama sri
" itu dulu ren, nggak usah di pikir kan. yang berlalu biar lah berlalu kalau emang kamu nggak mau cerita juga nggak apa apa kok. yang terpenting kamu jangan sampai mengecewakan orang tua kamu aja. " kata lukis
" kok gitu.? " kata reno
" ya, karena setiap orang tua menginginkan anak nya bahagia, ceria, semangat, pantang menyerah dan melanjutkan pendidikan kita dengan sungguh-sungguh. pasti setiap orang tua mendoakan anak nya yang terbaik . kamu tau ren.? dulu aku menginginkan sekolah seperti kalian tapi karena faktor keuangan aku harus rela berhenti sekolah, di saat aku sendiri, sedih, gelisah dan terpuruk aku hanya ingat satu. kamu tau itu apa ren.? " tanya sri
" apa. ? " tanya reno penasaran
" allah SWT..!! karena di saat kamu butuh teman dan tidak ada yang dapat di percaya kamu bisa menceritakan semua yang ada di pundak mu atau dalam hati mu kepada sang Pencipta. karena hanya allah lah yang bisa memberi kan kita ketenangan dalam hati kita sendiri. kalau teman atau sahabat sebenarnya bukan karena dia peduli sama kita, tapi dia hanya ingin tau kita memiliki masalah apa.?? dan di saat mereka tau yang ada mereka hanya menyindir bahkan menjelekkan kita di belakang." kata sri
" kamu bener sri, aku seakan-akan melupakan dulu aku ini siapa. tapi Terima kasih ya kamu sudah mau mendengar kan keluh kesah ku " kata reno tulus
" apaan sih ren, aku hanya kebetulan aja lagi ada di sini. di saat sudah dekat aku tau kalau itu kamu tapi aku juga malu sendiri karena sempat selisih paham sama kalian. " ucap sri mengingat dulu renita marah sama lukis karena salah paham
" kamu ini gimana sih, kan kamu sendiri yang bilang harus melupakan yang sudah berlalu. sekarang kamu bahagia kan sama suami kamu.? " tanya reno
" alhamdulillah ren, dia orang nya bertanggung jawab perhatian , pekerja keras dan sayang sama keluarga. " kata sri yang memang suaminya itu sungguh baik
" syukur alhamdulillah, kita senang kalau sahabat kita ini bahagia. kapan - kapan kita ketemu lagi ya bareng sama yang lain nya, " ajak reno
" insya allah ren, kalau suami aku nya tidak sibuk kapan - kapan aku berkunjung ke cafe lukis dan renita. " kata sri
__ADS_1
" ok kita tunggu, kalau gitu Terima kasih atas waktu nya ni, gue pamit dulu ya. " pamit reno
" ya gue juga mau pergi, kaya nya anak gue sudah lapar. hati - hati di jalan nya, karena galau kamu gak konsen lagi. "
" ok, bye. " kata reno
sri memandangi punggung reno yang perlahan mulai menghilang, ia begitu merindukan sahabat nya. tapi ia juga merasa malu ketemu sahabat nya karena masalah dulu. setelah reno tidak terlihat lagi sri menatap kepergian reno " semoga kamu bisa mendapatkan kebahagiaan kamu lagi ren, aku bahagia jika aku melihat kamu bahagia. aku doakan yang terbaik buat kamu walau itu bukan dengan ku. " batin sri
kini ia berjalan bergandengan tangan dengan anak nya, walau tidak bisa berjalan cepat tapi ia bahagia bisa memanfaatkan momen seperti sekarang ini bersama anak nya.
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
sementara di kampus, lukis yang sekelas dengan reno tidak melihat dia ujian untuk yang terakhir kali nya. padahal besok weekend dan lusa nya mereka tidak lagi ujian, tapi reno malah tidak datang.
di waktu hampir habis reno datang keruangan nya dengan nafas Ngos-ngosan. lukis bernafas lega tapi ia juga takut kalau reno tidak bisa mengikuti ujian kali ini.
" permisi pak, saya reno peserta ujian di kelas ini. maaf saya terlambat masuk karena motor saya bocor pak. " jawab reno berbohong
" kamu ini, makan nya kalau mau ke kampus itu agak pagi biar kalau kejadian kaya gini tidak terjadi, ya sudah duduk dan kerja kan ujian nya. " jawab pengawas
lukis bernafas lega akhirnya reno datang di waktu yang tepat. tapi lukis tidak yakin kalau reno bakalan selesai mengerjakan ujian dalam waktu singkat. lukis berpikir kalau reno sedang ada masalah lagi, mungkin nanti saat mereka selesai ujian akan bicara di kantin atau berdua.
tettt tettt tettt...
(anggap aja seperti itu bel berbunyi.)
kini telah habis, reno bersyukur bisa mengerjakan nya. tentang benar atau salah ia serahkan sama allah SWT yang penting dia sudah berusaha semampu dia bisa. saat reno akan pergi, ia di panggil oleh lukis.
" reno. " teriak lukis
reno tidak menjawab tapi dia hanya berbalik badan, siapa orang yang sudah memanggilnya. saat dia berbalik ternyata lukis lah yang memanggil dirinya. lukis segera berjalan ke arah reno dengan terburu - buru, ia takut reno akan pergi lagi. bagaimana pun dia, reno tetap lah sahabat lukis yang paling dekat.
__ADS_1
" apa.? " tanya reno
" santai aja bro, kita bicara di sana aja. " tunjuk lukis ke arah pohon yang menurut nya pas ia berbicara
" ya. " jawab reno singkat.
akhirnya mereka berjalan ke arah pohon yang di tunjukkan lukis tadi, reno berjalan lesu karena pasti sahabat nya tau kalau dia sedang tidak baik - baik aja. reno bersyukur karena lukis masih mau peduli dengan nya walau yuli sudah menyakiti hati renita. setelah sampai di pohon dan duduk, lukis langsung menanyakan kenapa ia bisa terlambat masuk kelas.
" kenapa.? " tanya lukis dengan nada rendah, sebelum menjawab reno menarik nafas dahulu
" sebenarnya gue tadi pergi ke danau dahulu. " kata reno
" ngapain ke sana.? " tanya lukis
" menenangkan diri. " ucap reno singkat
" cerita lah kalau kamu punya masalah jangan fi pendam kamu sendirian kaya gini ren, gue tau gue tidak berhak ikut campur masalah kamu ren. tapi setidaknya bisa meringankan beban yang ada dalam pikiran mu. " ucap lukis menenangkan reno yang sedang kacau kayak nya
" sebelum berangkat gue memutuskan untuk pergi ke rumah yuli, semalam gue sudah menghitung berapa banyak uang yang di dapat. dan ternyata setelah di hitung uang nya cukup untuk biaya pernikahan yang seperti kamu kis, karena yuli menginginkan pernikahan yang lebih bagus dari pada kamu. makanya aku kerja keras mengumpulkan uang, bahkan gue sudah menelpon WO serta pencetakan undangan. kalau yuli suka rencana nya hari ini kita akan boking tuh mereka, dengan pedenya gue pergi ke rumah yuli sambil membawa bungan cincin dan contoh undangan serta pernikahan yang di inginkan yuli. tadi nya gue berpikir kalau gue bisa membawa itu semua yuli akan luluh. Tapi..... " ucap reno menggantung kan kata - kata nya sambil menundukkan kepala nya
" Tapi kenapa ren.? " yang sejak tadi menyimak ucapan reni
" saat sampai di sana gue melihat pemandangan yang indah. seorang laki-laki agak dewasa keluar bareng yuli sambil berpelukan sangat mesra, bahkan gue melihat yuli mencium bibir laki-laki itu, sedangkan laki-laki itu mencium kening yuli. saat laki-laki itu pergi yuli mencium tangan nya, hati ini hancur kis. saat aku berjuang mempertahankan hubungan kita dia seperti itu, aku tidak menyalahkan siapa pun tapi aku merasa tidak pantas lagi untuk perempuan seperti yuli. aku bodoh kis, melepas orang yang mencintai kita dengan tulus dan menerima orang yang tidak menerima keadaan ku saat itu. " sambil terisak menangis
" mungkin yuli dan sri bukan lah jodoh yang terbaik buat lo. tapi gue yakin suatu saat nanti lo akan mendapatkan perempuan yang bisa menerima kamu apa ada nya. bukan karena ada apa nya, lo juga tidak bisa menyalahkan Takdir allah SWT kalau kamu dan yuli tidak berjodoh. lepaskan dia walau tidak mudah membalikkan telapak tangan, setidaknya kamu sudah berjuang untuk yang terbaik. mencintai tak harus memiliki tapi melepaskan orang yang kita cintai akan bahagia. percayalah allah SWT sudah menyiapkan jodoh yang lebih baik lagi. tetap bersyukur, tawakal sabar dan rendah hati. gue juga pernah merasakan bagaimana kita kehilangan seseorang, karena kebodohan kita sendiri. tapi jika memang sudah takdir nya pasti kita akan di persatu kan lagi. " kata lukis mencoba menghibur reno
" mungkin yang pertama berat, tapi gue akan mencobanya . Terima kasih atas semua kebaikan dirimu kawan. " sambil berpelukan
" sudah jangan menangis lagi dan lepas pelukan nya. ntar orang kira kita ada main lagi. " kata lukis
" hehehe sorry deh. " kata reno
__ADS_1
" yok ke kantin, istri gue sudah menunggu. " kata lukis
akhirnya lukis tau kenapa reno telat dan keliatan kacau, cinta memang tidak bisa di tebak kepada siapa kita akhirnya akan melabuhkan hati nya, tapi percayalah melepaskan lebih baik dari pada mempertahankan tapi membuat kita terluka. tapi melepaskan kita akan bahagia karena cinta tak harus memiliki.