
" liat mereka kaya perangko saja. apa lagi si lukis yang posesif banget. " sindir rita
" namanya juga CLBK. " jawab reno
" emang nya mereka sudah putus.? " tanya sri
" bukan putus, lebih tepatnya salah paham. " jawab rama
" makanya kalau udah cewek jangan ganjen. " sindir yuli
" siapa yang ganjen yuli.? " tanya rama
" nggak tau. yang merasa saja. " ucap yuli
" apa sayang.? aku nggak gitu, yang begitu itu si lukis sama si s-" terpotong karena terinjak kakinya oleh yuli.
" sama siapa.?? " kompak melihat ke arah reno
" sama siapa ya.? lupa lagi hehehe. " takut akan lirikan mata yuli
" pada ngomongin apaan sih kalian.? " tanya renita yang baru sampai
" nggak tau tuh si reno nggak jelas. eh dari mana aja kalian baru nongol.? tanya rita
" aling abis mojok mereka. " kata anwar
" kapan acaranya di mulai sih lamat amat. " gerutu lukis
" kenapa emang nya.? jawab rama penasaran
" gak betah, panas pakai pakaian kaya gini. gerah banget. " kesel lukis
__ADS_1
" lho kan calon pengusaha. harus siap setiap hari pakai pakaian begitu. " ucap anwar
" sabar, acara nya sebentar lagi di mulai. mau makan dulu.? atau minum. ? aku beliin mau.? " tawar renita
" cie perhatian banget , mau dong di perhatian begitu. " goda anwar
" kalau lho mau cari. jangan diem aja di ambil orang baru tau rasa. " kesel lukis
" bukan nya lho juga naksir sama si -" belum selesai ucapan rama ke buru terpotong oleh renita.
" emang lukis suka sama siapa.? beruntung banget cewek itu. " sindir renita " oh iya anwar mau minum apa makan.? aku ambilin mau? tawar renita..
" nggak usah renita, belum lapar dan haus. " jawab anwar yang gak enak sama lukis yang di tatap begitu
" oh gitu, gak usah gak enak sama lukis. dia aja nggak marah. kan ada yang perhatian sama dia. bahkan dia nya aja suka sama cewek lain. jadi buat apa aku nawarin dia. " jawab renita
tiba - tiba ada cowok yang datang menghampiri renita, semua orang melihat itu. termasuk lukis yang menatap tidak suka itu. lukis genggam tangan renita erat dan posesif karena dia takut renita berpaling dari nya.
" ada apa ya cari saya.? " tanya renita heran karena dia merasa tidak kenal
" kamu renita.? kenalin aku azhar kakak kelas kamu waktu di SD dulu. " ucap azhar
" oh kak azhar. kirain siapa. kok kak azhar ada sini sih.? " tanya renita
" aku tau dari media sosial kamu. kamu cantik juga pakai pakaian itu, sampai pangling. beruntung yang jadi pacar kamu nanti. " kagum azhar
" makasih kak, tapi sayang belum ada yang memiliki. sekali memiliki pilihan dianya menyukai cewek lain diam - diam lagi. " sindir renita.
" maaf anda mau ngapain ketemu pacar saya.? jawab lukis nahan amarah
" oh, saya hanya pingin ketemu saja sama renita karena sudah lama tidak ngobrol. " ucap azhar
__ADS_1
" gak usah di jelasin kak, dia bukan siapa - siapa lagi. karena dia sudah memiliki cewek baru. lebih baik kita ngobrol di tempat lain saja. " ajak renita penuh penekanan dan menghempaskan tangan lukis
saat akan protes renita sudah melangkah dan meninggalkan lukis yang sedang nahan amarah tapi dia tak menghiraukan
" lho sih pakai ngomong kaya gitu, sudah tau renita orang nya gampang salah paham." jawab yuli
" ah sial, " kesel lukis memukul tembok
" sorry lukis, gue gak bermaksud begitu. biar gue yang ngomong sama renita. " tawar rama
" nggak usah, gak apa apa. biar gue saja. ini juga bukan salah lho. " jawab lukis frustasi " gue pergi dulu kebelakang sekolah. mau temenin gue nggak.? ajak lukis sambil berlalu dari tempat itu
" lho susul renita dan gue sama anwar susul lukis. " mereka setuju
saat mereka berpencar, rama mencoba mencari keberadaan renita dan penuh kecemasan ketika melihat wajah lukis yang kesel dan marah atas sikap renita yang cuek. sampai akhir nya rama ketemu renita dan mencoba mendekatinya semoga renita mau di ajak ngobrol berdua
" maaf ganggu, boleh kita bicara sebentar ren.? ada yang mau aku katakan." ajak rama
" mau ngomong apa.? di sini aja. " jawab renita
" aku hanya minta maaf atas perkataan aku tadi. sebenernya aku hanya bercanda saja. tidak bener adanya. lukis setia orang nya, walau kamu tidak peduli dengan nya cuek dan egois. tapi sama sekali dia tidak mau membalasnya. karena yang terpenting di hatinya hanya ada kamu. kamu tau ketika aku memberitahu dia kalau kamu dekat dengan kakak kalas kita.? dan cowok tetangga rumah kamu. tapi dia tetep cinta sama kamu dan memilih memaafkan kamu sampai dia membuka usaha untuk melamar kamu jika kamu sudah lulus SMA nanti. itu terserah kamu mau percaya atau tidak yang jelas saya sudah minta maaf. itu hanya candaan saja. " jujur rama
" terus kamu ngomong gitu.? aku jadi salah paham lagi sama dia. " kesel renita
" itu karena kamu langsung memotong ucapan aku. " belum selesai menjawab rama dapat telpon dari temennya yang memberitahukan kondisi lukis saat ini. " maaf renita aku pamit dulu, lukis berantem dan mabok. " bergegas ninggalin renita yang terdiam.
renita terdiam. dia syok mendengar ucapan terakhir rama barusan. dia tidak menyangka kalau lukis akan seperti itu, dia terduduk lemas ada rasa bersalah dan menyesal. seketika dia sadar akan ucapan rama yang terakhir. azhar tahu renita sedang bingung dan bersalah.
" kejar dia dan susul dia kalau kamu masih sayang sama dia. jangan sampai kamu menyesal di kemudian hari. " tutur azhar
renita pun bergegas cari lukis. iya merasa gundah gulana. dia begitu khawatir sama lukis
__ADS_1