Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.

Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.
rita dan rama jadian


__ADS_3

Setelah kejadian itu rita bener - bener pergi dari desa itu, di saat hatinya sakit kebetulan nenek nya yang di surabaya sakit. mau tidak mau rita dan sekeluarga pergi dari sana, rama berkunjung ke rumah rita 1 hari sesudah pertemuan dia terakhir dengan rita. tapi sayang saat rama sampai di rumah rita, rita sudah berangkat sekitar 10 menit yang lalu. rama sempat mengejar mobil rita tapi sayang rita tak mau menghiraukan panggilan rama. sampai akhirnya rama memutuskan menghubungi rita via handphone nya, namun saat rama akan menghubungi rita, rama melihat pesan masuk dari rita.


rita :


" aku pergi bukan karena kamu, tapi karena nenek ku sakit makanya aku harus pergi. aku harap dengan tidak adanya aku, kamu bisa memperbaiki hubungan kamu sama suci. oh ya bilangin sama suci aku minta maaf sama dia atas ucapan aku tempo hari, lupakan aku kejar lah kebahagiaan mu. selamat berjuang teman ku tersayang RAMA. 😘😍 . "


Rama kini menyesal andai ia bertahan dan bersabar sedikit saja, mungkin dirinya dan rita pasti sudah bahagia. kini rama menjalankan motor nya ke cafe lukis ia akan meminta pendapat lukis, di saat seperti ini dia hanya butuh seseorang untuk bersandar.


" apa kabar bro. " sapa lukis yang telah duduk di hadapan rama. renita sedang berada di rumah orang tua nya lukis sengaja tidak membawa Renita karena takut istri dan anak nya kelelahan.


" kenapa muka lo di tekuk kaya gitu, apa ada masalah.? " tanya lukis penasaran


Rama hanya diam mulut nya serasa sulit untuk bicara, dia hanya menyerah kan hape nya kepada lukis agar membaca pesan dari rita. Lukis pun membaca pesan itu dengan tenang dan biasa aja karena dia sudah tau dari istrinya.


" apa kamu sudah tau kalau rita pergi.? " tanya rama


" iya, waktu Subuh rita WA renita untuk pamit katanya nenek yang di surabaya jatuh sakit makanya dia pergi. dia pasti kembali bro karena dia hanya mengambil cuti beberapa hari atau minggu saja. " kata lukis santai


" oh ya bagaimana hubungan lo sama suci saat ini.? " tanya lukis kembali


" gue gak punya hubungan spesial dengan nya, kalau pun ia dia punya hubungan sama pria lain gue nggak masalah. " ucap rama yang seperti nya lelah memperjuangkan soal cinta


" lo udah tau nggak hubungan anwar sama suci apa.? " tanya lukis penasaran akan raut wajah rama


" apa.? " kata rama singkat


" saudara sepupu. " kata lukis, tapi rama menanggapi nya biasa saja. sejujurnya dia lelah, lelah mencari cinta, lelah mengejar wanita dan yang lain nya


" kenapa lo kaya nggak semangat gitu. ? " tanya lukis


" gue mau fokus saja sama kuliah gue, urusan cinta dan cewek urusan belakangan saja. gue mau seperti anwar menggapai cita-cita dulu, kalau gitu gue pamit ya. thank's sudah mau dengerin curhatan gue yang gak ada faedah nya ini. " lalu beranjak pergi tanpa mau mendengar ucapan lukis


Rama bener - bener pergi dari cafe lukis, hatinya begitu lelah, sakit dan pusing makanya dia memilih pulang untuk beristirahat saja di rumah.


🐝🐝🐝🐝🐝🐝🐝🐝🐝


Beberapa minggu kemudian......


kini rama benar-benar lebih menyibukkan diri nya dengan belajar dan belajar, bahkan rama kerja di cafe lukis untuk modal tambahan membuat usaha . entah apa usaha rama yang jelas dia sekarang hanya mau fokus sama kerjaan nya dan kuliah nya.


Kandungan renita juga sudah besar, tinggal menunggu beberapa bulan lagi melahirkan. sedangkan reno dan yuli tidak ada perubahan sama sekali tetap awet ya walau kadang suka berantem, seperti nya hubungan yuli dan reno belum membicarakan masalah itu ke jeng jang yang lebih serius.


Dan hubungan yeni serta anwar sama saja tidak ada kemajuan sama sekali, walau mereka sudah membuka hati untuk yang lain tapi belum juga bisa. dan itu mereka anggap biasa saja tidak ada kecanggungan sama sekali, suci pun sering ngumpul sama mereka tapi rama tetap menghargai suci walau tak seperti dulu yang woles dan ceria, tak ada kekonyolan rama yang ada rama jadi pendiam dan pendengar yang setia untuk mereka.


Saat semua nya sedang kumpul rita datang menghampiri mereka. Mereka yang melihat rita langsung diam dan tak ada yang bicara sama sekali, sedangkan rama dia tetap fokus sama buku nya yang belum menyadari ke datangan rita.


Saat rita ingin menghampiri mereka, terlintas di benak rita untuk menyanyikan sebuah lagu yang menjadi kesukaan nya. Rita pun memainkan piano nya dengan merdu lalu ia bernyanyi.


Sewindu sudah


Ku tak mendengar suaramu (suaramu)


Ku tak lagi lihat senyumanmu (senyumanmu)


Yang s'lalu menghiasi hariku (menghiasi hariku)


Sewindu sudah


Kau tak berada di sisiku


Kau menghilang dari pandanganku (pandanganku)


Tak tahu kini kau di mana (kau di mana)


Ternyata belum siap aku


Kehilangan dirimu


Belum sanggup untuk jauh darimu


Yang masih s'lalu ada dalam hatiku


Sewindu sudah


Kau tak berada di sisiku

__ADS_1


Kau menghilang dari pandanganku, oh-oh


Tak tahu kini kau di mana,


Ternyata belum siap aku


Kehilangan dirimu


Belum sanggup untuk jauh darimu


Yang masih s'lalu ada dalam hatiku


Tuhan, tolong mampukan aku


'Tuk lupakan dirinya


Semua cerita tentangnya yang membuatku


S'lalu teringat akan cinta yang dulu hidupkan ku


Ho-ho


(Sewindu sudah)


Hu-hu (hu-ha)


Ho-oh


Ternyata belum siap diriku


Kehilangan dirimu


Belum sanggup 'tuk jauh darimu


Yang masih s'lalu ada dalam hatiku


Tuhan, tolong mampukan aku


'Tuk lupakan dirinya (lupakan dirinya)


S'lalu teringat akan cinta yang dulu


S'lalu teringat akan cinta yang dulu


Rama yang merasa mengenal suara nya segera berbalik badan dan betapa terkejut nya saat ia melihat seseorang yang ia rindukan selama ini. ia hanya berdiri dan terpaku di tempat itu sambil memandang wajah rita yang belum percaya.


selesai bernyanyi rita menghampiri semuanya, sedangkan rama memandang rita bahkan menyambut nya dengan senyuman.


" hai semua nya. kok pada diem aja sih. " tanya rita



" hai juga, selamat bergabung disini lagi. " kata rama berlalu pergi.



" selamat datang kak, aku seneng liat kakak sudah kembali lagi ke sini. " ucap suci seraya memeluk rita


" aku juga seneng liat kamu lagi , maaf kan aku ya. sempat membuatmu terluka. " kata rita tak enak sama suci


" nggak apa - apa kok, lebih baik kakak kejar kak rama aja. kasian dia sudah menunggu kakak terlalu lama, " ucap suci


" tapi -" saat akan menjawab ucapan nya terpotong oleh lukis


" kejar dia rit, mumpung belum jauh. " kata lukis dan segera rita kejar rama.


saat rita mengejar rama, ternyata rama sedang mengenakan helm dan akan segera menjalankan motor nya. saat motor rama akan melesat tiba - tiba rita ada di hadapan rama,


Bruukkk cekiiitttt


Rama tidak sengaja menabrak rita yang tiba - tiba ada di hadapan nya, dengan panik rama segera turun dari motor dan melihat keadaan rita yang tertunduk lemas di lantai. semua yang ada di cafe melihat walau keadaan sedikit gelap karena saat itu waktu malam jam 7.


" rit, rita lo nggak apa - apa kan.? " sambil membawa rita ke peluk kan nya,


" aku nggak apa - apa ram, tapi kaki aku sakit. " ucap rita merintih

__ADS_1


" ya ampun rit, kaki lo berdarah. " ucap renita kaget


" ram, lo bawa masuk rita kedalam mobil gue cepat ram. " ucap lukis


renita lukis rama dan rita satu mobil menuju klinik terdekat. karena mereka melihat kaki rita yang berdarah hanya luka luka kecil tapi kalau di biarkan bisa infeksi.


Sesampainya di klinik, rita di tangani oleh penjaga klinik tersebut. beruntung rita tidak mempunyai luka yang serius sehingga dia boleh pulang. rama yang panik dan kesel segera memberondong pertanyaan kepada rita.


" kenapa lo tiba - tiba di depan motor gue, kenapa lo ngejar gue dan tidak membiarkan gue pergi.? apa lo belum puas rit udah nyakitin gue dan ninggalin gue tanpa sepatah kata pun, kenapa sekarang lo tiba - tiba muncul.? apa lo nggak nyadar tadi sangat bahaya rit.? " kata rama menjambak rambutnya sendiri dengan kasar


sedangkan rita hanya menangis melihat rama marah seperti itu. ia tak menyangka bahwa kepergian nya membuat rama terluka padahal ia sudah memberitahu kepadanya kenapa ia mesti pergi.


" maaf. " hanya itu yang keluar dari mulut rita. rama mengusap wajah nya beberapa kali sampai akhir nya ia mendekati rita dan memeluk nya.


" lebih baik kita bicara nanti saja, sekarang kamu pulang dulu. setelah sembuh baru kita bicara lagi. " lalu rama membawa rita ke mobil lukis di mana ia terparkir.


Selama dalam perjalanan, rama tidak membiarkan rita lepas dari genggaman nya dan tidak ada pembicaraan selama dalam perjalanan pulang ke rumah rita.


Sesampainya di rumah rita, tidak ada orang karena hanya rita yang pulang duluan karena ke dua orang tuanya masih di surabaya. rita yang dalam gendongan rama sulit mengambil kunci, renita mencoba membantu nya. setelah pintu terbuka ia membawa rita ke kamar nya dan membaringkan nya perlahan agar tidak sakit pada kaki nya.


" rita orang tua lo mana.? " tanya renita


" masih di sana. " kata rita sambil berusaha duduk


" jadi lo ke sini pulang sendiri.? " tanya renita kembali sedangkan rita hanya menjawab dengan anggukkan saja.


" terus kalau lo mau apa - apa bagaimana.? " tanya renita khawatir


" gue coba telfon bibi gue dulu buat ke sini. " ucap rita dan mengambil hapenya.


" kalau gitu gue sama Renita tunggu di depan kasian kalau lama - lama berdiri takut kaki renita pegal


" iya. " jawab rita


" ram.? " tanya rita saat rama diam saja


" kenapa kamu pulang sendiri.? " tanya balik rama, dan memandang wajah rita


" selain karena kuliah aku juga kangen kalian, kangen akan bercanda kalian, kumpul bareng dan nongkrong bareng. " ucap rita


" itu saja. " tanya rama


" maaf, sudah buat kamu kecewa. aku nggak mau kamu memberikan harapan palsu lagi, aku takut kecewa apalagi melihat kamu jadian sama suci aku.- " terpotong saat rama mencium bibir rita . sedangkan rita melotot tak percaya atas sikap rama.


CUP


" itu hukuman buat kamu karena mencoba pergi dari ku, kenapa kamu tidak bilang kalau kamu mencintai aku.?? apa kamu tau, aku sudah menunggu kata - kata itu terlalu lama. " kata rama


" maaf. " sambil menundukkan wajah nya, rama menarik dagu rita agar berhadapan dengan nya.


" apa kamu mau menjadi pacar aku.? " tanya rama dan di anggukkan oleh rita.


Rama memeluk rita dengan hati yang berbunga - bunga karena tak menyangka kali ini dia di terima. saat asyik - asyik nya berpelukan, lukis muncul di antara mereka.


" oppsss sorry nggak tau., sebaik nya lo keluar ram ada bibi ny rita. " rama pun mau tidak mau harus keluar dan duduk di ruangan tamu. setelah mereka duduk bibi rita datang menghampiri mereka.


" assalamu'alaikum.. " ucap salam bibi nya rita


" Waalaikum salam.. " ucap mereka


" rita kamu kenapa nak.? " ucap bibi rita khawatir


" nggak sengaja keserempet motor. " ucap rita mana berani bilang di tabrak oleh rama. ia menggenggam tangan rama dan menggeleng kan kepala nya pertanda jangan bicara.


" ya allah rita.. " ucap bibi nya menjerit


" udah bi, rita baik - baik aja. kenalin bi mereka teman rita dan yang ini pacar rita. " kata rita mengenalkan nya


" oh iya, makasih ya sudah mengantar rita ke rumah dan berobat. " ucap


" sama - sama bi, kalau begitu kami pamit pulang dulu ya sudah malam soal nya. " pamit lukis


" iya nak hati - hati, sekali lagi terimakasih. " ucap bibi rita,


" sama - sama, assalamu'alaikum. " pamit keduanya

__ADS_1


" waalaikum salam. " ucap bibi rita


__ADS_2