Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.

Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.
kantin


__ADS_3

Sesampainya di parkiran renita dan lukis turun dari mobil lalu berjalan beriringan memasuki sekolah dan menuju kelas nya, renita yang akan masuk kelas berpamitan kepada lukis karena kelas lukis dan renita berbeda.


" selamat belajar ya sayang, semangat. " ucap renita menyemangati lukis


" iya kamu juga belajar yang rajin, jangan mikirin aku terus. " sambil mengacak rambut renita penuh sayang


" iihh kamu mah, kan jadi berantakan. " kesel renita


" ya udah aku ke kelas dulu. " sambil berlalu meninggalkan renita dan melambaikan tangan nya.


renita yang sudah akan berbalik masuk ke kelas nya di kagetan oleh yuli. menjadi renita dag dig dug ser


" door. " sambil menepuk pundak renita


" astaghfirullah, yuli bikin kaget aja sih. " kata renita


" lagian masih pagi udah bucin aja, " ledek yuli


" apaan biasa aja. kata nya mau ngomong sesuatu mau ngomong apa.? " penasaran apa yang ingin di sampaikan oleh yuli


" ntar aja deh kalau pulang sekolah atau istirahat. lebih baik kita masuk dulu sebentar lagi pelajaran guru killer and galak. " kata yuli sedikit berbisik


" ya udah ayok. " ajak renita


Tak berselang lama bel berbunyi pertanda pelajaran akan di mulai, tapi guru pertama tidak muncul juga pada akhir nya ketua kelas renita pergi menuju ruangan guru nya. Saat ketua kelas pergi yuli ngobrol sama renita dan berpindah posisi dengan teman sebangku renita. karena renita dan yuli walau sekelas tapi tidak satu meja.


" mudah - mudah guru nya tidak masuk amin. " doa yuli


" senang ya kalau guru hari ini tidak masuk kelas. " kata renita


" banget banget banget, semoga saja doa anak soleh di kabulkan. " harap yuli


" soleh dari mananya.? " ledek renita.


tak berapa lama ketua kelas datang seorang diri tanpa gurunya dan hanya membawa selembar soal untuk di catat di papan tulis.


" perhatian semua nya, guru - guru hari ini tidak bisa mengajar karena akan mengadakan rapat beserta kepala sekolah. untuk ujian sekolah kelas 3 . jadi jam pertama sampai istirahat hanya ada latihan saja dan di kumpulkan minggu depan. sebelum mengerjakan latihan untuk hari ini nulis saja dulu karena latihan plus nulis materi dari halaman 23 sampai 30 . sekian dan terima kasih. " kata ketua kelas


" bussyet gila guru sekali masuk nggak nanggung - nanggung amat ngasih tugas nya. apa nggak ada sedikit aja gitu rasa kemanusiaan nya. " kata yuli yang lemas akan soal dan catatan nya yang banyak


" tenang ayang beb ntar sama aye di kasih contekan agar ayang mbeb tak pusing. " sambil mengedipkan matanya sebelah ke arah yuli


" ogah, mending sama yang lain aje dari pada sama lu. " kata yuli yang ogah sama dia


" udah terima aja tawaran di yul. " kata renita mengejek yuli

__ADS_1


" amit - amit deh mending gue jomblo dari pada sama dia. lebih jelas cowok gue ke timbang dia ke mana - mana. " yang merasa ilfil sam dia.


Semua nya mulai mengerjakan soal dan latihan yang di berikan oleh guru itu. ada yang nulis sambil makan, ada juga yang nulis sambil pede kate, ada juga yang tidur dan tidak mengerjakan tugasnya. semua nya beda - beda karakter, tetapi berbeda sama yuli dan renita yang semangat mengerjakan soal dan menulis karena mereka tidak mau mengerjakan tugas sekolah di rumah. waktu week and ya khusus untuk week and dan pacar nya jadi sebisa mungkin mereka mengerjakan dengan penuh semangat. tak berselang lama bel istirahat berbunyi waktunya pelajaran pertama selesai renita dan yuli bernafas lega ternyata tugas nya selesai tanpa harus di bawa ke rumah.


" akhir nya selesai juga tugas nya jadi tidak perlu diselesaikan di rumah. " kata yuli sambil melonggarkan otot - ototnya.


" alhamdulillah, mau ke kantin nggak.? " ajak renita sambil membereskan alat tulis nya


" ya mau lah kan mau ketemu kesayangan gue. " sambil senyum senyum sendiri


" ya udah ayok " ajak renita mereka akhir nya pergi meninggalkan kelas nya dan berjalan menuju kantin di mana sudah ada lukis reno rama anwar rita dan yeni. renita yang duduk di sebelah lukis dan yuli di sebelah reno. sedangkan yeni dan rita saling berhadap hadapan bersama rama dan anwar


" eh kalau diliat - liat dari jauh kita ini kaya double date iya nggak sih.? " kata renita bertanya. semua yang ada di sana saling lirik dan membenarkan ucap renita. sedangkan anwar hanya melirik sekilas ke arah renita yang juga melihat nya. ada rasa tak mau ucapan renita itu bener tapi dia tetap harus move on


" oh iya ya, benar juga apa kata mu ren, tapi sayang wanita yang ada di depan ku cuek - cuek aja. " sambil melihat ke arah rita


" tapi kalau dipikir - pikir rita dan rama. dari huruf depan aja sudah cocok apa nggak ada niatan untuk jadi couple gitu.? " kata lukis penasaran


" kalau gue udah jelas maulah tapi nggak tau ya yang depan nya. " kata rama


" nggak.! " seru rita


" ya elah neng sewot bener jawab nya. " ucap rama kecewa


" lho kamu belum pesan yang, ? " kata renita pada lukis


" belum nungguin kamu, samain aja sama kamu yang. " kata lukis


" ya udah pesan soto aja mau.? " tanya renita pada lukis karena lukis tidak boleh makan mie mie an dulu mengingat baru sembuh


" iya, apa aja yang mau di pesenin kamu aku makan. " kata lukis sambil memeluk pinggang renita sedang tangan satunya main game


Renita berdiri dan menuju penjualan soto, untuk lukis tidak pedas takut perut nya sakit dan untuk dirinya pedas karena renita suka pedas. sedangkan yuli sudah di pesankan oleh reno. berbeda dengan lukis yang manja.



kira - kira seperti ini lah soto buatan kanti ya emak - emak ku yang cantik membahana. 🤭🤭


" suapi yang, aku lagi main game . " pinta lukis kepada renita


" tiap hari juga lo di suapi mulu . " kata rama meledek


" syirik aja lu. " kata lukis


" lu juga mau aja di suruh lukis. " kata rama kepada renita

__ADS_1


" nggak apa - apa seneng aja. itung - itung belajar berbakti sama suami. " kata renita sambil menyuapi lukis serta dirinya


" dengar itu bro. " kata lukis yang merasa bahagia.


" oh ya pulang sekolah jadikan lho sama gue pulang nya.? " kata yuli penasaran


" iya jadi , tenang aja kali. " kata renita


" emang mau pada ke mana.? " kata rita penasaran


" biasa gue ada tugas sama renita tadi kan guru nya nggak masuk sekalian ajak dia main ke rumah gue. " kata yuli sedikit berbohong karena yuli mau menyampaikan firasat yuli terhadap anwar kepada renita


" oh iya gue juga sama, gila banyak amat yak, nggak nanggung - nanggung tuh guru. " ucap rita


" ya udah lo sama gue aja kalau gitu pulang nya sekalian kerjain tugas itu. " ajak yeni kepada rita karena rita dan yeni sekelas sedangkan yuli dan renita.


" iya ntar gue sms mak gue deh. " kata rita


" pulang nya nggak gue jemput aja ayang beb.? " tawar rama pada rita


" ogah. " ucap rita merasa kesel pada rama


" kalian semua ikut gue aja cari lokasi buat buka cafe dan bengkel dekat kampus. " ajak lukis kepada para cowok


" lho mau buka cabang lagi.? " tanya reno takut salah


" iya, semalam gue udah diskusi sama renita, dan renita merekomendasikan nya di kampus biar banyak anak mudanya. " kata lukis sambil tetap matanya liat game dan sambil di suapi oleh renita


" sekalian aja buka cabang nya yang banyak, kalau perlu di setiap kota. " usul rama


" ntar gue pikirin dulu, soal nya gue harus bagi - bagi buat nikah sama rumah. iya nggak sayang.? " tanya lukis


" bener apa yang dikatakan lukis, kasian lukis kalau harus di porsil kerjanya, untuk masalah buka cabang di cicil aja siapa tau tahun depan usahanya mau ganti. kan kita tidak ada yang tau, karena kita tak selamanya berada di atas ada saatnya kita di bawah. asalkan kita tetap usaha ikhtiar dan berdoa, usaha tanpa doa tidak akan manfaat nya. " kata renita bijak


" amin, makasih sayang slalu ngertiin aku. slalu ada untukku, slalu support aku , slalu mendoakan aku dan slalu di sisiku. " sambil memegang kedua pipi renita dan mengecup pucuk kepala renita


" iihh sweet banget sih kalian. gue juga jadi kepingin. " kata yeni dan rita yang melihat Ke uwowan mereka


" kalau mau sama gue aja yang. " kata rama menawarkan dirinya sedangkan rita hanya melirik sinis


" selamat ya kawan Semoga usaha lho makin maju dan sukses. " kata anwar


" iya, tetap rendah hati dan jangan berubah. sisihkan sebagian untuk sedekah. " ucap renon kepada lukis


" iya, terima kasih semuanya. " kata lukis.

__ADS_1


__ADS_2