Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.

Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.
surga nya sri


__ADS_3

Lukis yang mendengar nya merasa kaget. karena dia baru tau bahwa malam itu dia kelihatan sedih dan galau. tapi tidak sangka malam itu juga dia melakukan nya.


Flashback..


setelah kepergian lukis sri pergi entah ke mana, saat sadar dia ada di jembatan. rumah nya pun sudah ke lewat sri hendak berbalik menuju arah rumah nya. tak di sangka dia ketemu sama rama.


rama memperhatikan seorang gadis yang tak lain dan tak bukan adalah sri., ia segera berhenti dan menghampiri nya.


" sri ngapain kamu di sini.? " tanya rama


" rama.? aku tadi iseng jalan - jalan saja, dan tau nya sampai sini. " jawab jujur sri


" oh kenapa bisa sampai sini.? " tanya rama


" nggak tau juga, habis dari mana.? " tanya sri


" dari cafe sama yang lain nya. " jawab rama


" kangen aku kumpul bareng mereka. " sambil menunduk


" aku mau bicara sama kamu. ikut aku sebentar. " ajak rama


" ke mana.? "


" udah ikut aja., "


akhirnya sri mau di ajak jalan sama rama, dan sampai lah di tempat cafe. mereka memilih duduk di pojok.


" mau pesan apa.? " tanya rama


" apa aja, terserah kamu.? "


" mba, saya pingin jus mangga dua sama kentang goreng 1 aja. "


" udah mas itu aja nggak ada tambahan lain nya.? " tanya pelayan


" nggak itu aja cukup. "


" baik di tunggu ya. "

__ADS_1


setelah kepergian pelayan itu rama sejenak berpikir dan bagaimana memulainya.


" aku mau nanya sama kamu , tapi kamu harus jawab dengan jujur. " pinta rama


" jawab apa dulu, kalau aku bisa pasti akan jawab. "


" apa bener kamu kerja jadi buruh dan malam nya... " tak melanjutkan kata - kata nya


" iya, emang bener. karena terpaksa untuk kebutuhan hidup juga. " sedikit kaget dan deg deg kan


" kamu bisa kerja di tempat lukis.? " saran rama


" nggak enak sama renita, nanti disangka aku mau deketin dia. " membayangkan nya saja sudah tak enak hati


" terus kenapa kamu bisa berpelukan sama lukis.? " tak percaya dengan ucapan sri


" kita reflek ram, nggak ada maksud apa - apa. " yakin sri yang memang tak ada niatan untuk deketin lukis


" apa kamu mencintai lukis.? "


" lukis sudah punya renita, dia sahabat aku. "


" kalau kamu mengira renita sahabat kamu, kenapa kamu dan dia bisa pelukan di depan renita.? " yang tak habis pikir sama sri


" renita melihat nya.? " tak percaya


" iya, bahkan sekarang hubungan nya di ujung tanduk gara - gara kamu " bentak rama


" sungguh ram, aku nggak ada niatan begitu. aku nggak tau kalau renita ada di sana juga. " lirih sri


" bohong, dari dulu kamu slalu menjadi orang ke tiga di hubungan renita dan lukis. dan aku benci itu. "


" percaya sama aku ram, aku nggak bohong. atau mengkhianati persahabatan kita yang sudah lama. "


saat lagi tegang - tegang nya. pelayan datang dan memberikan pesanan nya.


" permisi. "


" silahkan mba. " jawab rama

__ADS_1


" silahkan di nikmati "


setelah kepergian mba itu rama menatap sri kembali, karena yang agak risi melihat nya tidak tau malu membuat sahabatnya kecewa.


" silahkan kamu nikmati saja hidangan ini. aku pergi dulu, mau lihat lukis yang lagi melow. aku harap ini jadi peringatan buat kamu, agar jauhi lukis. "


setelah kepergian rama, sri merasa tersakiti, dia kecewa sama rama karena tidak percaya lagi sama dirinya. dia pergi tanpa mau meminum atau memakan nya.


dia pergi ke arah klub dan masuk ke dalam nya. dia minum minuman botol yang memabukkan. dan kini dirinya sudah pusing tak kuat jalan.


tak beda jauh sama om kesayangan nya, ada di sana juga. saat kesadaran nya masih ada dia menghampiri om nya itu.


" hai om, ngapain ke sini. " yang sudah mabok


" kamu ke sini juga. " tanya om itu yang masih sadar


" iya, aku stres dan butuh kesenangan. om sendiri.? "


" ini klub milik ku, sayang mulai mabok. kalau gitu kita happy aja di sini dan senang - senang. " ajak om itu


" oke om., ayok kita ke sana kita jogeg. " ajak sri dan om itu menuruti nya


saat sampai di tengah - tengah sri bergoyang dengan seksi dan mengairahkan membuat om kesayangan nya itu bangkit dan ingin menikmatinya.


" sayang kamu sangat mengairahkan aku. " bisik di telinga sri sambil bergoyang dan memeluk sri dari belakang


" benarkah.? apa om masih mencintai aku.? " tanya sri sambil membalikan badan nya den memeluk leher nya, sri tidak sadar hal itu


" tentu sayang, apa kau akan membalas cinta ku. " sambil menjilati telinga dan leher nya


" ahh sayang, yes. " desah sri


" kalau gitu kita pulang ke rumah ku. " ajak om itu sambil menuntun sri . berjalan ke arah meja mengambil tas dan jas nya. lalu berjalan ke arah mobil nya dan memasukan sri ke dalam mobil tak lupa ia ******* bibir itu yang sudah jadi candu nya setiap hari


om itu mengelilingi mobil nya dan duduk di bangku supir sambil menjalan kan mobilnya. rumah dan klub nya tidak terlalu jauh karena itu mereka sampai di depan rumah. sri di gendong dan di bawa ke kamar nya.


om itu merebahkan sri di ranjangnya dengan hati - hati setelah itu melepas pakaian nya. sri tidak begitu pingsan atau mabok dia masih sadar dan membayangkan laki laki itu adalah rama.


" sayang ayo, aku merindukan mu. " ucap sri

__ADS_1


" iya aku lepas pakaiannya dulu baru kita tidur dan olahraga. " jawab on


setelah lepas mulailah dia menciumi dan menikmati setiap inci tubuh sri. sampai sri meracau dan mendesah. tanpa sadar sri juga menikmatinya , saat pusaka om nya menyentuh milik nya. terasa susah dan itu membuat dia bahagia. dia berjanji kalau sri hamil akan menikahinya karena ini impian nya. dan mereka melakukan nya sampai pagi.


__ADS_2