
Anwar kini pergi meninggalkan acara pesta pernikahan lukis dan renita, ia lebih memilih untuk jalan - jalan dan menyejukkan hati nya yang sedang galau dan merana. setelah di rasa jauh kini dia duduk di bangku taman dan menatap langit - langit yang di penuhi bintang - bintang.
Dengan mata terpejam, anwar membayangkan renita yang sedang tersenyum apa lagi ia terlihat cantik dan mempesona. tak ada wanita yang bisa menggetarkan hatinya selain renita, tapi ia tidak boleh larut dalam kesedihan hidup ini masih panjang. renita sudah bahagia tapi tetap saja sulit untuk melupakan nya, walau bagaimana pun mereka adalah sahabat yang terbaik.
saat sedang asyik melamun dan berkhayal ada suara wanita dan ia tau siapa orang itu. seketika ia membuka mata tanpa menoleh kepadanya karena ia butuh sendiri.
" aku tau kamu butuh sendiri, tapi apa kamu tidak capek dan sepi jika tidak orang di samping kamu.?? ini bukan salah takdir kita jika allah tidak mempersatukan kita dengan orang yang kita cintai. tapi allah sudah menyiapkan seseorang yang pantas untuk kita, setiap jodoh itu cerminan diri kita. aku yakin kamu pasti melalui nya dan melupakan nya, selagi kita niat untuk melupakan nya serta ikhlas menerima takdir yang allah berikan. mencintai bukan berarti harus memiliki kan.??? " tanya yeni
" kamu bener, seharusnya aku harus bisa mencapai kebahagiaan ku sendiri serta memulai hidup yang lebih baik lagi. Makasih ya sudah memberikan aku saran, dan ini sudah lebih baik. ya walau hati ini masih agak perih dikit tapi aku yakin perlahan hati ini mulai membaik dan nyaman dengan orang yang mau bersabar menghadapi sikap ku. " kata lukis dan menengok ke arah yeni dengan senyuman nya
" sama - sama anwar. aku senang jika melihat kamu kembali ceria seperti dulu bisa tertawa bareng canda bareng. kapan ya kita seperti dulu lagi. " kata yeni menerawang sambil melihat Bintang di atas langit
" bisa asal kamu ada bersama ku dan menyembuhkan luka ini. " kata anwar dan yeni pun melirik anwar dengan dahi mengkerut
" maksud kamu apa.? " kata yeni yang masih tak paham
" maukah kamu mengobati hati ini yang sedang terluka
?? dengan memulai kisah kita yang baru.??? " sambil menggenggam tangan yeni
" dulu aku pernah bilang sama kamu, mari kita sembuhkan luka ini bersama - sama. karena aku sudah membuka pintu hati ini untuk seseorang tapi seseorang itu memilih untuk pergi jauh. " kata yeni sambil menatap mata anwar
"siapa seseorang itu yen.? " tanya anwar
" kamu.!! seseorang itu adalah kamu, " sambil tersenyum ke arah anwar
__ADS_1
" Terima kasih yen, tapi maaf untuk saat ini aku tidak bisa tinggal di sini sementara waktu karena usaha aku ada di sana semua. tapi jika kamu mau menunggu aku, aku janji akan secepatnya kembali untuk mu setelah aku membereskan semua nya dan memberikan kepercayaan kepada karyawan yang bener - bener aku percayai. " ucap anwar.
" gak usah berjanji jika suatu saat kamu mengingkari nya. percayakan semuanya kepada allah saja jika kita berjodoh pasti allah akan mempertemukan kita kembali di waktu yang tepat. percayalah. " ucap yeni penuh keyakinan karena yeni hanya percaya sama allah SWT.
" iya kamu bener yen, serahkan semua nya kepada allah SWT kita sebagai umatnya hanya berdoa usaha dan ikhtiar. kamu masih mau di sini atau pulang.? kalau mau pulang biar aku antar saja.? " tawar anwar
" nggak usah, aku masih mau ke tempat yang lain. kamu duluan saja. " ucap yeni
" bener nih,?? kalau gitu aku pamit ya. " kata anwar
" iya, hati - hati di jalan. " kata yeni
Setelah kepergian anwar, yeni pergi ke suatu tempat tapi bukan tempat sepi, cafe , supermarket atau mushola tapi ke tempat rumah sakit. di mana ia sedang mengunjungi kakek nya yang sedang di rawat karena darah tinggi dan gula darah nya naik, maka kakek yeni harus di rawat di rumah sakit.
" maaf nek, ini anak nya kenapa kok menangis sih.?? dede kenapa menangis.?? " tanya yeni
" au cucu, au cucu. " ucap anak itu
" oh dede mau susu, bentar ya. " kata yeni akan pergi tapi di cegah nenek itu
" nggak usah neng, ntar dia terbiasa apa - apa harus di turutin terus. " ucap nenek itu
" nggak apa - apa nek. sebentar ya. " ucap yeni lalu bergegas pergi ke supermarket di sebrang jalan, setelah dapat susu nya yeni pergi menghampiri anak itu lagi dan menyerahkan susu nya
" ini de susu nya diminum ya. " seketika anak itu diam tapi masih cegukan.
__ADS_1
" makasih ya neng, udah mau bantu nenek. " ucap tulus nenek itu
" sama - sama nek, kalau gitu saya pamit dulu ya. " kata yeni
" iya neng. " kata nenek tersebut sambil tersenyum
Sejenak setelah kepergian yeni, nenek itu tersenyum. ternyata masih ada gadis yang mau membantu dirinya di saat orang lain acuh. tapi gadis itu mau menolong nya tampa mau imbalan sedikit pun, dalam hati nenek itu berkata andai anak nya memiliki istri yang baik seperti gadis itu pasti hidup nya akan bahagia. Tapi sayang anak nya tak seberuntung orang lain, istrinya pergi ninggalin anak nya serta membawa uang serta harta nya entah ke mana pergi nya.
Kini anak nya harus memulai dari awal lagi untuk membuka usaha yang pernah ia wariskan kepada anak nya. menyesal pasti ada tapi buat apa harus di ingat toh semua itu hanya titipan dari allah SWT, kapan pun allah mau ambil pasti akan mengambil nya kembali secepatnya tergantung kita menggunakan harta itu bagaimana.
kini nenek itu pergi ke tempat di mana dia sekarang tinggal. dulu nenek itu tinggal di rumah yang mewah dan mempunyai kendaraan tapi sekarang kini ia hidup di tempat yang sederhana dengan uang yang dia miliki dari hasil menjual perhiasan dan sisa uang tabungan nya ia membeli rumah sederhana yang cukup untuk tinggal untuk cucu dan anak nya.
*miris banget ya hidup nya nenek itu, dulu bergelimang harta bisa beli ini itu sesukanya tapi sekarang dia harus berhemat dan makan dengan apa adanya.
terkadang memilih pasangan itu ada yang baik ada juga yang nggak. ada yang beruntung mau di ajak susah eh mertuanya banyak yang mengatur kehidupan putra putri nya yang menyebabkan berujung perceraian.
ada yang menerima menantunya dengan baik dan di manja oleh mertua nya eh sama menantu nya malah di peras dan di usir setelah apa yang dia dapat kan.
bukan salah takdir kita juga yang salah memilih pasangan tapi karena kita yang terlalu mengambil keputusan terlalu buru - buru.
maka sebelum kita mengambil langkah lebih jauh lebih baik kita shalat istikharah terlebih dahulu memohon petunjuk kepada maha sang cipta*.
Setelah menaiki angkot dan berjalan menyusuri jembatan serta gang sempit kini nenek itu sampai di depan rumah nya. sedangkan anak nya sudah tidur dari tadi dalam gendongan nya.
firman yang sama halnya baru sampai rumah segera mengambil alih anak nya yang sedang tertidur. walau capek tapi setelah melihat anak nya merasa kasian dan senang. karena ia masih bisa semangat untuk mencari rezeki buat anak serta ibu nya yang slalu ada buat dirinya serta mensupport dan mendoakan nya. rasa lelah pun tergantikan kala melihat anak nya yang begitu tampan dan gemas.
__ADS_1