
renita mencari ke segala arah tapi tidak menemukan lukis. sampai akhir dia ketemu yuli dan yuli bernafas lega karena bisa ketemu renita juga.
" renita, akhirnya ketemu juga sama kamu. lukis ada di UKS sama reno. " jawab yuli
tanpa mau membalas ucapan yuli renita lari menuju UKS di mana lukis terbaring di brangkar dan wajah yang memerah belum lagi di sudut bibir lukis yang robek dikit. renita seketika panik dengan derai air mata, dia merasa bahwa dia lah penyebab semua ini. sesampai di UKS dia juga liat reno yang mukanya lembab juga.
" dia terlalu sayang sama kamu renita, dia tidak ada niatan untuk berpaling darimu. tapi kamu tidak memberikan sedikit saja dia untuk bicara. jika kamu sayang sama dia seharusnya kamu percaya sama dia jangan dengarkan omongan orang lain yang belum tentu jelas. " kesel reno
" maaf " lirih renita sambil menunduk karena dia sadar akan kesalahan nya
__ADS_1
" aw, di mana ini.? " tanya lukis
" lho ada di UKS. " jawab anwar " ngapain sih lho pake acara mabok dan berkelahi segala. gak gini juga kali melampiaskan kekesalan lho. liat sekarang wajahmu sendiri. " celetuk anwar
" hahaha buat apa ganteng dan banyak duit. orang yang gue sayang, gue perjuangin, gue korbanin masa depan gue buat dia hidup enak dan gak kesusahan. tapi dia gak pernah sedikit pun lihat ketulusan gue, dia tau nya salah paham mulu, tanpa ada pembicaraan. gue harus bagaimana lagi.?? semua nya gue udah kasih sama dia, sampai dia nyakitin gue juga. gue maafin. tapi hanya candaan rama dia marah segitunya. " tangis lukis pun pecah. dia tidak sadar bahwa di situ ada renita.
" maafin gue, gue gak tau kalau candaan gue bikin kalian kaya gini. " sesal rama
lukis belum sadar juga kalau ada renita di situ. dia merasa kecewa sama renita. hubungan yang dia pertahankan ternyata tidak ada ujung nya juga. setelah merasa cukup tenang lukis berusaha untuk bangun dan duduk, baru lah dia sadar ada renita di ruangan itu. yang terus menangis dalam pelukan yuli, tapi tak di hiraukan lukis. renita mencoba mendekat ke arah lukis tapi lukis cuek saja seolah- olah dia tak peduli lagi sama dia. tanpa banyak tanya renita menangis sambil memeluk lukis mencurahkan rasa bersalah dan betapa menyesalnya dia. akhirnya mereka memberikan ruang pada kedua nya agar bisa bicara dari hati ke hati.
__ADS_1
" sudah gak usah menangis, aku baik - baik saja. takut ada yang marah sama aku karena udah deketin kamu. lebih baik kamu kembali sama pria tadi saja. " jawab lukis. renita kaget dengan ucapan lukis yang tidak biasanya. tapi renita paham akan perasaan hatinya. semakin menyesal lah renita
" lukis, maafkan aku. yang tak mau dengerin penjelasan kamu, soal pria tadi aku tak ada hubungan spesial apa pu percaya lah sama aku lukis.? hanya ada kamu di hatiku, " lirih renita
" nggak usah di jelasin begitu. bukan kah kata kamu kita tidak punya hubungan apa - apa lagi. kenapa kamu peduli. " jawab sinis lukis.
" please aku mohon, aku hanya kebawa suasana saja. dan cemburu ku yang tak bisa aku kontrol. maafkan aku lukis, aku nyesel.! " mohon renita
" sudah lah lebih baik kamu pergi saja dari sini.! " usir lukis
__ADS_1
" baik jika itu ke mauan kamu. aku akan pergi dari kamu, dan tak akan ganggu kamu lagi. sekali lagi maafkan aku, yang tak bisa bahagia kan dirimu. semoga kamu dapat pengganti yang jauh lebih baik dari pada aku. salam sayang untuk mu, aku pasti rindu sama kamu. " ucap renita untuk terakhir kali nya. kini dia sudah selesai untuk memperjuangkan lukis untuk berada di dekatnya lagi. dia hanya pasrah akan keputusan lukis, menyesal pun tak ada gunanya lagi. dia hanya mau melihat lukis bahagia. walau bukan dengan nya dia berharap lukis bahagia dengan keputusannya. renita pergi meninggalkan lukis sendirian., lukis mencerna kata - kata renita tadi, tapi ia tepis. toh mereka akan ketemu kembali di sekolah yang baru. tanpa lukis ketahui renita akan pergi selamanya dan tak akan sekolah bareng lagi.