
pagi tadi renita sudah bersiap siap untuk kembali ke sekolah karena hari ini hari terakhir dia sekolah. karena renita akan sekolah di tempat yang baru, dan berpisah dengan temen - temen nya. hari renita mengambil surat kelulusan takut dan deg deg kan. setelah di buka ternyata dia lulus. segera dia lompat lompat saking senang nya. dan poto bersama dengan yuli, ketika sedang berfoto lukis menghampiri renita. karena sejak kemarin sikap renita berbeda.
" renita, apa kita bisa bicara berdua.?" tanya lukis
" oh iya bisa. bentar ya yul.! " ayok mau di mana.? " tanya renita
" di kelas saja . " mereka berjalan menuju tempat yang akan menjadi saksi mereka berpisah karena besok hari terakhir ketemu di sekolah ini. setelah sampai di kelas lukis segera menutup pintunya dan renita kaget kenapa lukis menutup pintunya.
__ADS_1
" kenapa di tutup pintu nya lukis.? tanya renita tapi lukis tidak menjawab. malah mendekati renita dan renita melangkah mundur sampai mentok ke tembok. lukis langsung memeluk erat renita mencurahkan segala isi hatinya sambil menangis. tapi renita tak membalas pelukan lukis, lukis pun heran dari kemarin sikap nya mulai berubah dia tau ini salahnya sendiri.
" maaf jika aku berani memeluk kamu. aku hanya rindu sama kamu, 1 minggu tidak bertemu dengan mu membuat ku pusing harus menahan nya. tapi aku tidak bisa memaksa kamu untuk terus bersama dengan ku. jika memang di hatimu tidak ada lagi namaku. aku akan menerima segala keputusan dari, kamu bener mungkin ini yang terbaik buat kita. selamat ya atas hari kelulusan kita, dan akhirnya kita bener - bener harus berpisah. jaga diri kamu baik - baik semoga kamu bisa dapatkan laki - laki yang lebih segala nya dariku . " lukis berbalik dan melangkah pergi meninggalkan renita sendiri tapi sebelum pergi jauh lukis berkata " aku masih sayang kamu dan meng-. " terpotong karena ada yang memeluknya dari belakang.
" sudah kamu ngomong nya.? " lukis pun berbalik dan menatap renita. " aku juga sayang sama kamu lukis. jangan tinggalin aku lagi.! " menatap wajah lukis. lukis pun membalas pelukan renita dia merasa bahagia ternyata renita mau kembali bersamanya.
" kamu serius.? tidak lagi bercanda kan.? aku nggak bermimpi kan.? " jawab lukis tak percaya
" makasih ya sayang. tapi tetap saja kita akan berpisah karena kita berbeda sekolah. " lesu lukis
__ADS_1
" enggak, kita akan tetap bersama selamanya. aku akan sekolah bareng kami. dan mengambil jurusan Informatika. kamu senang kan sayang.? " tanya renita
" tentu aku senang banget. akhir kita akan bersama walau beda jurusan tapi kita tetap satu sekolah. bisa makan bareng, berangkat bareng dan pulang bareng. makasih ya sayang. " jawab lukis
" sama - sama sayang. " senyum renita bahagia
" kamu mau nggak antar aku ke bengkel mau cek laporan sekalian liat tempat baru.? " ajak lukis
" iya mau sayang. " mereka keluar dari kelas dan tersenyum bagaikan tak putus dari hal lain. serasa dunia milik berdua. sampai tempat parkiran lukis memasang helm untuk renita kemudian memakai untuknya dan duduk di motor setelah itu menjalankan motor menuju tempat usaha lukis. renita memeluk erat pinggang lukis dan terus tersenyum betapa bahagianya hari ini. sesampainya di tempat yang di tuju. lukis menggandeng tangan renita dengan erat dan membawanya ke ruangan khusus untuk dirinya. sesampai di ruangan renita duduk di sofa dan memperhatikan lukis yang sedang serius memeriksa keuangan hasil dari bengkel dan cafe. setelah selesai kita makan di pinggir jalan karena hari ini aku pingin banget makan mie ayam. lukis pun melajukan motornya ke tempat di mana penjual mie ayam langganan kita. sesampainya di penjual mie ayam kita turun dari motor dan memesan mie ayam.
__ADS_1