
selesai makan bakso renita dan yuli berjalan mencari angkot, karena di desa hanya ada angkat.
( **Thor katanya di desa, kok bahasa nya gaul pake lo lu gue segala, kenapa nggak pakai bahasa indo aja.?
karena ini sudah jaman 2022 ya gays.) ha ha ha 😂😂😂😂**
tak selang berapa lama angkot datang, walau dudun dengan bersedak - sedakkan tapi mereka merasa senang karena bisa berbaur dengan yang lain nya. sambil ngobrol kanan kiri tak terasa mereka sampai di depan gapura yuli dan setelah itu mereka harus berjalan kaki yang lumayan agak jauh tapi tidak jauh amat. kenapa nggak naik motor.? karena yuli slalu di jemput oleh reno jadi dia nggak pernah naik motor.
" yuli emang lo mau ngomong apa sih.? " kata renita penasaran sekali
" sebenernya ini tentang lo ren. " ucap yuli
" emang kenapa sama saya.? " tanya renita yang merasa tak ada salah sama dia
" sebenernya gue dan reno tau kalau anwar suka sama lo dari awal sejak kita masuk SMP pertama kali. " yuli melihat kebelakang karena renita tak berjalan di samping nya.
" apa gue nggak salah dengar.? coba lo ulangi sekali lagi. " pinta renita
" anwar suka sama lo dari pertama kali kita masuk SMP. tapi karena lukis sahabat dia, dia mengalah buat lukis. " kata yuli yang ke dua kali
" kamu jangan bercanda yul. mana mungkin anwar suka sama gue. gue ini tidak ada apa - apa nya di banding lo dan yang lain nya. " sambil melanjutkan jalan nya
" tapi itu kenyataan nya, demi menjaga perasaan lukis ia pendem sendirian. tapi dia sudah berusaha untuk coba move on dari lo kok. jadi lo tenang aja anwar nggak akan ganggu lo atau pun hubungan lo sama lukis. " kata yuli menyakinkan renita
" tapi kenapa dia nggak bilang sama renita kalau dia suka .? " kata renita masih bertanya - tanya
" kan tadi gue udah bilang kalau lukis yang duluan nembak lo. " kesel juga ngomong sama orang yang nggak ngerti dan peka
" iya gue tau, tapi setidak nya dia ungkapin perasaan dia sama gue. " kata renita
" karena dia tidak ingin merusak kebahagiaan kalian berdua. sebab itu dia lebih baik memilih move on dari lo. " ucap yuli
" boleh nggak lo nyuruh anwar datang ke rumah lo. gue butuh penjelasan dia, " kata anwar
" ngapain acara pakai ketemu segala. kalau lukis tau bagaimana ? " was was kalau sampai ketahuan sama lukis
" kan gue ketemu nya nggak sendiri ada lo juga kan. " kata renita
__ADS_1
" ya udah tapi sebentar aja ya. " ucap yuli pasrah
" iya gue janji. " kata renita
Akhirnya renita sama yuli sampai di depan rumah , setelah itu mereka masuk dan rebahan tak lupa yuli ngasih baju sama renita serta air minum. yuli mengirim pesan sama anwar agar segara datang kemari, yuli dan renita tak lupa menjalan kan kewajiban nya untuk bersembahyang kepada sang pencipta.
Saat selesai mengerjakan kewajiban nya Renita duduk santai di luar tak berselang lama anwar datang , renita yang melihat kedatangan anwar dan anwar yang baru turun dari kendaraan nya segera menghampiri renita.
" assalamu'alaikum, hai renita lo ada di sini juga.? " kata anwar
" waalaikumsalam, iya baru beberapa menit yang lalu sampai nya. " ucap renita
" yuli ada nggak ren.? katanya dia ngirim pesan sama gue suruh ke sini ada apa ya.? " kata anwar sambil melirik ke sana ke mari mencari yuli tapi tidak ketemu
" bukan yuli yang mau ketemu sama lo, tapi gue. " ucap renita
" emang lo mau ngomong apa ren.? " kata anwar penasaran
" gue mau lo jujur sama gue tentang hati lo.? " kata renita penasaran akan perasaan anwar
" hati gue.? maksud lo apa renita aku nggak ngerti. " tapi dalam hatinya merasa dag dig dug
" jujur sama gue anwar kenapa lo nggak mau jujur sih, apa lo malu sama gue atau nggak enak sama lukis.? " kata renita
" dari mana lo tau.? " kata anwar tak percaya. tapi renita tak menjawab dia tetap menatap mata anwar, " iya gue mau jujur kalau gue suka sama lo sejak pertama kali kita ketemu. tapi saat gue mau bilang suka sama lo, lukis sudah duluan mengungkapkan nya. dan gue liat lo bahagia sekali maka dari itu gue mundur. gue mundur untuk mengharapkan lo dan melepas lo buat lukis, karena kebahagiaan lo lebih berarti buat gue. mencintai bukan kita harus memiliki bukan.? gue harap setelah lo tau perasaan gue terhadap lo jangan menjauh dari gue ya atau pun menghindari gue. " kata anwar berharap kalau renita tidak menjauhi dirinya
" nggak akan, justru gue bahagia kalau lo jujur sama gue. tapi maaf gue tidak bisa bales perasaan lo sama gue, gue harap lo juga mau berteman sama gue tanpa ada rasa Canggu di antara kita. " kata renita masih dengan posisi yang sama melihat wajah anwar
" thank ya ren, kalau gitu gue pamit pulang dulu udah sore nih. " pamit anwar
" lo nggak lagi menghindar dari gue kan. ? " kata renita takut kalau anwar menjauhi nya
" nggak lah, gue harus pulang karena memang sudah sore juga kan.? " kata anwar yang melihat jam tangan nya sudah pukul 5
" ya udah hati - hati ya di jalan nya. " kata renita sambil mengantar anwar menaiki motor nya
" iya, pamitin juga sama yuli yah. " sambil menyalakan motor nya
__ADS_1
" iya, hati - hati. " lalu renita pun duduk lagi di depan rumah yuli, tak lama dari kepergian anwar yuli keluar dari rumahnya .
" gimana lo udah ngomong sama anwar.? " tanya yuli penasaran
" sudah, alhamdulillah semua nya sudah beres kali ini gue harap anwar bisa menemukan wanita yang membuat dia bahagia seperti kita. " kata renita penuh harap
" amin. ya udah gue mau lanjut masak bentar lagi cowok gue datang. "
" ya udah sonoh. " usir renita. setelah yuli masuk dan merenung kembali sambil menatap senja di sore hari lukis datang dengan gaya cool nya menghampiri renita.
" hai sayang melamun saja. " sambil mengelus kepala renita
" hai juga, lagi liat senja di sore hari sambil nungguin kamu. " kata renita
" yuli mana ren.? " tanya reno
" ada di belakang, masuk aja. " setelah mengucapkan itu reno masuk menemui yuli
" gimana belajarnya tadi bisa.? tanya lukis sama renita
" udah beres kok, kamu sudah mandi ya.? " tanya renita yang merasa hari ini lukis wangi banget
" iya kan mau malam mingguan sama kamu.? kamu mau nggak jalan - jalan keluar bareng aku.? " tanya lukis
" mau, kalau gitu aku pamit dulu sama yuli yah. "
tapi ketika sampai dapur yuli dan reno lagi bermesraan. renita merasa tak enak kalau sampai mengganggu momen mereka. akhirnya renita mengambil tas dan meninggalkan dua sejoli itu. dia akan pamit lewat pesan saja.
" gimana udah pamit nya.? " tanya lukis
" nanti kirim pesan saja nggak enak ganggu orang lagi bermesraan gitu. " kata renita menyuruh lukis segera memasuki mobil nya.
ini lah pakaian mereka saat ketemu. atau visualnya
__ADS_1
**Jangan lupa like dan kasih vote nya ya 😄👍
kasih hadiah juga kalau kalian menyukainya ya 😍🥰**