
selepas renita dan lukis selesai berpelukan. kini teman - teman lukis ngasih selamat atas kembalinya hubungan mereka. berbeda dengan anwar yang sedikit tak suka sama hubungan mereka, tapi cinta tak harus memiliki. melihat orang yang kita cinta itu adalah jalan yang terbaik.
" selamat untuk kalian. semoga ini jadi pelajaran yang terakhir untuk kamu lukis. jangan menyakiti atau menyia-nyiakan renita lagi. dia gadis yang baik seharusnya kamu beruntung bisa dapetin renita tidak semua cewek kaya renita. " pesan anwar untuk lukis
" makasih, kamu sudah mengingatkan aku. aku tidak akan menyakitinya lagi. " jawab lukis. yuli hanya menatap anwar iba. dia tau kalau anwar menyukai renita dari dulu. yuli berharap anwar bisa menemukan wanita yang tepat dan bisa melupakan cinta nya untuk renita.
" selamat bro akhir nya bahagia juga. jagain jangan di sakiti atau di khianati lagi. ingat banyak cowok yang nungguin renita. " seru reno menyindir anwar yang memang slalu menunggu renita move on dari lukis.
" iya gue tidak akan melepaskan renita yang terakhir kali. oh ya cincin renita mana.? " mencari cincin yang sempat di berikan oleh renita
" ini gue kemarin simpan. barang kali lho butuh dan bener saja kan. " seru reno
" makasih bro, emang lho teman terbaik. " salut lukis
" renita kamu mau kan melanjutkan pertunangan kita. ? aku nggak mau hanya sampai di sini ke seriusan kita. " pinta lukis
" iya aku mau. " jawab renita " tapi jujur aku ragu akan dirimu lukis. aku takut akan kecewa lagi. " lirih renita, lukis memeluk renita setelah cincin nya masuk kembali ke jari renita. saat renita dan lukis berpelukan mamah lukis datang. semua yang ada di sana menoleh dan melihat siapa yang datang.
" lukis kamu sudah sadar nak.? " tanya mamah lukis sambil mendekat
" iya mah aku sudah sadar bahkan pulih setelah ke datangan renita. " jawab lukis
" mamah apa kabar.? " sambil menyalami mamah lukis
__ADS_1
" baik sayang, maafkan lukis ya karena sudah nyakitin kamu. mamah malu sama kamu karena tingkah laku lukis yang jelek tak menghargai kamu. " jawab mamah lukis kesel
" mamah aku udah minta maaf sama renita, dan berjanji ini yang terakhir kalinya mah. " jawab lukis
" kamu yakin renita mau balikan sama anak mamah ini.? " tak percaya
" sebenernya aku ragu mah, aku takut kalau lukis hanya mempermainkan perasaan renita. tapi renita janji ini yang terakhir. " seru renita.
" makasih sayang. " sambil memeluk renita mereka yang melihat itu terharu akhirnya renita di terima oleh mamah lukis dengan baik.
" oh iya renita aku mau nanya kamu ngapain kerja di cafe milik tyo.? " tanya rama. lukis langsung menatap renita penuh tanya
" aku di sana kerja. " kata renita
" iya nak, kamu kan sudah jadi tanggung jawab lukis. ngapain kamu kerja.? " tanya mamah lukis
" anu mah, renita berpikir kalau renita ingin mandiri saja. tidak mau ngerepotin lukis. " sambil menunduk
" bohong, pasti kamu berpikir kalau aku tidak akan membiayai kamu lagi kan.? " tanya lukis sambil mengangkat dagu renita dengan tangan nya. renita hanya mengangguk-angguk kepalanya saja sambil membenarkan ucapan lukis
" kamu tenang saja. sampai kapan pun kamu hanya milikku dan takkan bisa di pisahkan oleh siapa pun. aku tidak akan membiarkan kamu di rebut orang lain. kamu hanya milikku " tegas lukis
" kamu keluar dari kerjaan kamu aku tidak akan biarkan kamu kerja. kamu hanya khusus buat melayani aku dan memberikan perhatian kamu hanya untuk ku. kamu tinggal duduk saja yang manis. biar aku yang kerja dan memikirkan biaya hidup kita. " ucap lukis tegas tidak mau di bantah.
__ADS_1
" lukis benar sayang, tanggung jawab kamu sudah di alihkan oleh mamah kamu sama lukis karena lukis sudah mengiyakan syarat dari mamah mu. jangan biarkan mamah kamu kecewa sama lukis. cukup kamu doakan lukis saja nak. " saran mamah lukis.
" iya mah. " jawab renita malu malu
" kalau gitu kita pamit tante. dan lukis cepat sembuh ya. jangan lupa bahagia. " kata yuli
" makasih buat semua nya . kalian memang yang terbaik. "
" sama - sama, kalau gitu kita duluan renita lukis tante. " sambil menyalami mamah lukis
" hati - hati di jalan ya. " seru mamah lukis
" mamah juga pulang aja. kan sudah ada renita " pinta lukis
" iya mah, mamah istirahat aja di rumah. biar aku yang jaga lukis mah. "
" kamu nggak apa - apa nak.? " tak enak sama renita
" iya mah gak apa - apa kok. " jawab renita tulus
" ya udah mamah pergi. hati - hati ada kucing garong. " langsung pergi gitu aja. "
" apa maksud mamah ada kucing garong.? emang di rumah sakit ada kucing. " tanya renita
__ADS_1
" nggak tau, sayang aku lapar. suapi aku makan ya. " pinta lukis. lantas renita menyuapi lukis dengan telaten. dan memberi lukis obat setelah makan nya habis.