Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.

Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.
kesalah pahaman lagi


__ADS_3

Saat renita dalam penganangan bersalin suci menjadi pusing sendiri, karena saat genting seperti ini siapa yang bisa membantu dirinya. suci Teringat dengan anwar maka dengan itu suci mengirim pesan kepada anwar untuk segera datang ke rumah sakit tanpa mengatakan apa pun. suci pun mengabari reno serta meminta maaf kepada nya tidak jadi ke tempat nya dikarenakan sedang membantu renita. dalam pesan tersebut di larang memberitahukan lukis karena itu permintaan renita sebelum di bawa ke persalinan. dan di mohon jangan ada yang mengatakan kepada keluarga nya juga, karena renita janji selesai bersalin dia akan cerita,


Yeni rita rama reno dan anwar yang mendapatkan kabar pun segera datang ke rumah sakit. satu persatu dari mereka datang ke tempat di mana suci sedang menunggu di depan pintu renita yang sedang berjuang sendiri. tiba tiba pintu ruangan terbuka dan menampilkan dokter yang menangani renita bersalin dan pas dokter keluar anwar datang.


" apakah di sini ada keluarga pasien.? " tanya dokter tersebut


mereka pun saling Pandang dan beberapa detik kemudian mereka melihat ke arah anwar karena mereka tau kalau anwar pernah mencintai renita.


" saya dok keluarga nya. apa ada masalah.? " tanya anwar


" boleh tau anda siapa dan ada hubungan apa anda dengan pasien.? " kata dokter itu


" saya kakak nya dok, katakan dok kenapa dengan pasien dan anak nya. " jawab anwar dengan khawatir


" mari kita bicara di dalam saja. " anwar dan dokter pun masuk kedalam ruangan.


sementara di luar suci di ciduk oleh yang lain nya, karena mereka penasaran kenapa mereka tidak boleh mengatakan kepada lukis dan keluarga nya juga.


" mmmm, saat saya sedang membeli bubur tidak sengaja saya melihat kak renita yang sedang duduk di pinggir jalan dengan memegang perut nya yang kesakitan apalagi tadi ada darah yang keluar dari kaki nya. setelah di dalam mobil dan menuju rumah sakit saya mencoba mau menghubungi kak lukis karena dia kan suami nya jadi Kak lukis lebih berhak tau tapi di larang oleh kak Renita sambil berteriak gitu. " kata suci sambil menangis karena merasa takut dan khawatir

__ADS_1


suci pun menangis dan di peluk oleh yeni serta rita. setelah itu suci melanjutkan kata kata nya. " dan saat mau di bawa keruangan bersalin pun meminta suci untuk tidak mengabarkan keluarga maupun suaminya kalau tidak dia nggak mau di bawa untuk bersalin dengan terpaksa suci pun mengiyakan nya. " kata suci sambil menangis tersedu-sedu


" di mana kamu bertemu nya.? " tanya reno


" tidak jauh dari cafe kak lukis sekitar 100 meter dari taman deket cafe kak lukis. " jawab suci


" seperti nya ada yang tidak beres dengan kedua nya, karena tidak biasa nya mereka seperti itu. terakhir renita seperti ini karena lukis ketahuan dekat dekat dengan sri. " jawab rama


" kamu bener ram, apakah ini akan terulang kembali.? apa jangan jangan lukis ada main atau mereka sedang bertengkar.? " kata reno


" dari pada kita berpikir yang tidak tidak lebih baik kita berdoa agar renita dan anaknya baik - baik saja. " kata yeni


Sementara dalam ruangan anwar sedang dilema pasal nya anwar harus mendatangani surat untuk persalinan renita, dengan ucapan bismillah anwar pun tanda tangan karena mau tidak mau ia harus menyetujui surat itu apa lagi renita tidak mau melihat kehadiran lukis dan keluarga nya di sini. selesai dengan itu anwar kembali keluar dan menunggu dengan yang lain nya. saat sudah keluar dari ruangan itu, anwar di tuding dengan pertanyaan dari teman nya.


" bagaimana keadaan renita. apa dia baik - baik saja.? " tanya reno


" bagaimana keadaan bayi nya kak.? " tanya suci


" untuk apa dokter menyuruh kamu masuk kedalam.? " dan masih banyak pertanyaan yang lain nya.

__ADS_1


" renita tidak bisa melahirkan secara normal dan gue di minta mendatangani surat persetujuan itu. mau tidak mau gue harus tanda tangan karena suci bilang dia tidak mau bertemu keluarga mau pun suami nya. " jawab anwar sambil duduk


" seperti nya mereka lagi ada masalah bro. " ucap rama


" iya, tapi kita tunggu saja sampai renita selesai melahirkan. " kata yeni


mereka dengan setia menunggu kelahiran anak renita, tidak begitu lama suara tangis bayi terdengar di telinga masing-masing. mereka berucap syukur karena anak nya selamat, kini mereka tinggal menunggu renita yang sudah menjadi ibu.


di lain tempat lukis mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi, karena ia ingin segera sampai di rumah nya. selesai memarkirkan mobil nya lukis segera membuka pintu rumah nya dan segera mencari renita kedalam kamar mereka.


Saat sampai kamar nya, lukis membuka paksa pintu kamar tapi setelah kamar terbuka ia tidak melihat renita. lukis melihat lemari pakaian nya dan saat di buka lemari pakaian nya masih tersusun rapi berarti renita tidak pulang ke rumah nya.


ia tertunduk lemas dalam kesendirian nya, kini ia harus terulang kembali kejadian seperti ini. di mana ia ketemu dengan sri dan berujung renita yang pergi jauh dari nya. sungguh dalam pikiran lukis jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali apalagi saat ini renita sedang hamil anak nya.


" aaaaaaaa. " teriak lukis yang merasa kesel pada dirinya sendiri.


" bodoh bodoh bodoh, kamu melakukan kesalahan yang sama lukisss. " Teriak lukis dengan frustasi nya


" kamu kemana sayang, maafkan aku. aku tidak ada niatan untuk selingkuh atau pun menyakiti kamu. " ucap lukis sambil memandangi poto pernikahan mereka.

__ADS_1


__ADS_2