
Sepanjang jalan mereka terdiam dengan pikiran masing masing. dan renita memegang pinggang lukis., dalam hatinya renita berpikir rasanya masih sama seperti dulu. nyaman.!
seketika mereka akan sampai, tapi renita menyuruh lukis berhenti di pinggir jalan.
" stop . di sini saja lukis. ! "
" kenapa di sini. nanti kamu jalan kaki. " khawatir lukis
" gak apa apa. udah deket ini. gak usah lebai deh. "
" yakin di sini.? " tanya lukis lagi
" iya yakin. ya udah pulang sana. makasih ya udah antar aku pulang. "
" sama sama sayang. aku pulang dulu. ntar malam aku telepon kamu ya. jangan lupa makan sayang.! "
" mmm, jangan panggil aku sayang dulu ya. boleh nggak.? " tawar renita yang gak enak sendiri.
" iya. " lukis pergi gitu aja. iya merasa kecewa atas sikap dan ucapan renita kepadanya. yang seolah olah dia masih menjauh dan jaga jarak. padahal dirinya begitu tulus.
" maaf. " lirih renita ketika melihat motor lukis sudah tidak terlihat lagi.
saat berjalan menuju rumahnya renita tidak sengaja melihat temannya ana dan pacarnya renita sedang berduaan di depan rumah ana. karena penasaran renita mencoba mendengarkan obralan nya. karena rumah renita dan ana begitu dekat.
" an, gimana hubungan kamu sama farel.? "
" biasa saja. malah kita sudah and. atau selesai. "
" syukur deh, akhirnya kita bisa berduaan kaya gini. gimana kamu dan lia. setelah tau kamu sudah putus sama farel. dan punya hubungan sama aku.? "
" awalnya marah dan kecewa. tapi mau gimana lagi. akhirnya dia mengerti juga. apa kamu sudah berhasil buat renita kehilangan masa depannya.? " seketika renita marah dan menangis dia tidak percaya sahabat kecilnya walau beda kelas atau di bilang adik kelas tega melakukan hal itu terhadapnya.
__ADS_1
" belum, dia terlalu sulit untuk menyerah kan nya. padahal semua wanita pasti akan memberikannya untuk pacar yang dia sayangi. apa pun itu pasti bakal di ka bulin. "
" hahaha payah kamu. "
" memang kamu kenapa pingin banget dia hancur. apa yang dia lakukan sama kamu. "
" dia tidak salah. hanya saja aku pingin dia malu dan hancur sama kaya keluarga ku yang hancur karena hamil di luar nikah. "
" gila kamu, jadi kamu hanya memanfaatkan aku saja.? "
" tapi kamu suka kan.?? jangan munafik kamu. aku tau kamu juga sama. jika dia sudah memberikan apa yang kamu mau. kamu bakal tetap sama aku kan.? karna aku cantik dan seksi. "
" sejahat nya laki laki. dia akan memilih istri atau pasangan yang baik juga. "
" terserah. " marah ana sama rendra.
di rasa cukup, diam diam renita kembali melanjutkan menuju rumah nya. hati dan pikiran nya tak sejalan. mungkinkah dia salah sudah menyakiti banyak hati.? nggak, mereka yang duluan menyakitiku. laki laki ternyata sama saja. pikir renita.
setelah di cukup istirahat handphone renita berbunyi pertanda pesan masuk yang ternyata dari rendra.
sayang 💕 📩
lagi apa sayang.? udah makan belum.?
aku 📤
tiduran saja. sudah
sayang 💕 📩
kamu kenapa.? tidak biasanya. kamu sakit.?
__ADS_1
aku 📤
nggak.
sayang 💕 📩
kamu marah sama aku.?
aku 📤
iya
sayang 💕 📩
salah aku di mana dan karena apa.?
aku 📤
aku tau kamu tidak bener bener sayang sama aku. ternyata kamu sama saja kaya cowok lainnya. aku kecewa sama kamu. aku mau kita akhir saja semua ini. cari yang jauh lebih seksi dan cantik. good luck
sayang 💕 📩
kamu ngomong apa.?? aku beneran sayang sama kamu. aku tulus sama kamu.
aku 📤
aku udah tau semuanya tadi sore. aku kecewa, marah, kesel dan menyesal. tidak ada lagi yang mesti di bicarakan. aku cape mau istirahat.
selamat ya, sudah berhasil buat aku sakit hati. aku mencoba bertahan dan memperjuangkan kamu kepada keluarga ku. tapi bener kata keluargaku bahwa kamu tidak tulus sama aku dan tidak layak aku perjuangin.
rendra membaca pesan terakhir renita dengan amarah yang membuncah pikiran dan hatinya. dia tidak menyangkan percakapan tadi siang di dengar oleh renita. kini dia hanya menyesalinya. kenapa dia harus percaya dan tergoda oleh ana. padahal renita jauh lebih segalanya. hanya saja dia anak rumahan yang susah di ajak jalan jalan. dan tidak pernah berpakaian kaya ana yang sangat seksi. sejahat jahatnya pria. mereka juga mencari pasangan yang baik dan menerimanya apa ada nya. bodoh bodoh bodoh, hanya itu yang dia ucapkan pada dirinya sendiri.
__ADS_1