
Selesai acara mereka akan segera pulang, mengingat anak - anak nya masih sekolah. acara tunangan di laksanakan di cafe lukis sendiri, biar hemat bajet ya gays 😆 sayang kan kalau tidak di manfaatkan.
ibu renita mengucapkan syukur karena renita bisa mendapatkan laki - laki yang baik bertanggung jawab dan royal kepada anak nya. dia berharap anak nya terus bahagia, semoga allah SWT memberikan kesehatan kepada anak dan caltu nya ( calon mantu) itu. alhamdulillah kehidupan anak nya tidak buruk seperti dirinya yang serba kekurangan itu. tapi dia tidak pernah menyesal akan memiliki putri yang cantik dan tidak neko - neko.
" sayang, ibu mau pulang duluan ya. kamu mau pulang bareng sama ibu atau di antar lukis.? " tanya ibu renita
" aku di antar pulang sama lukis bu, kita masih mau ngobrol sebentar sama teman lukis dan renita. " jawab Renita
" ya udah, ibu duluan yah. "
" iya hati - hati di jalan.
setelah kepergian kedua orang tua mereka., kini tinggal renita lukis dan teman - teman nya. mereka duduk di bangku sambil bercanda dan merasa tidak percaya kalau mereka bakal serius begitu hubungannya. tapi mereka salut sama pasangan ini yang mau ngambil resiko sejauh ini. mereka berdoa dalam hati agar pasangan ini slalu bahagia dan lancar sampai waktunya tiba. renita duduk kembali di samping lukis, lukis tak mau jauh dari renita karena renita malam ini begitu cantik, ia tak rela jika milik nya di liat orang lain.
" gimana sayang, mereka sudah pulang.? ibu bapa mamah udah pulang belum.? " tanya lukis sambil merangkul pinggang renita
" iya, tinggal kita - kita aja yang belum pulang. " jawab renita
" ini pakai jas aku ntar kamu kedinginan dengan baju begitu, ! " pinta lukis sambil memasang jas nya kepada renita
" cie cie cie, romantis - romantisan nya udah kali. kan acara nya sudah selesai. " seru anwar
" kalau sirik bilang aja, cari noh cewek yang mau sama lho.! jangan godain mereka terus. kaya gue nih sama sayang mbeb, iya kan beb.? " goda rama sama rita
" ogah, siapa juga yang mau sama lho. playboy cap kapal. " ledek rita
" lho, kok cap kapal.? ganteng kaya gini bilang kapal. jangan malu - malu tapi mau yah. "
" ih ngapain gue malu - malu tapi mau sama lho. ingat cowok di dunia ini bukan lho aja kali, mending gue nikah nya sama oppa oppa korea aja. " mengkhayal yang tak pasti
" mimpi itu jangan ke tinggian nanti kalau jatuh nya ke aspal pasti sakit sayang. "
" hahaha, heh ram,. jatuh itu ke bawah bukan ke aspal. kalau tabrakan pasti di aspal. kalau jatuh nya ke tinggian ke bawah. "
" sudah jangan pada ribut, nanti kalian jodoh. " sambung renita
" amit - amit deh gue sama dia " tunjuk rita
__ADS_1
" jangan gitu dong sayang, biar kaya gini tampan gue caket makanya di kejar - kejar mulu sama bidadari. " pede rama
" bukan di kejar - kejar, lebih tepatnya lho suka ngintip orang yang lagi olahraga. " ledek reno
" hahaha, bener banget lho ren. " setuju akan yang di bilang reno. sedangkan rama nahan malu
" sudah lebih baik kita pulang, besok kita masih sekolah lagi. oh iya mau makan dulu lagi nggak.? barang kali lapar lagi. " tawar lukis
" nggak lah kita - kita sudah kenyang banget, sekali lagi selamat ya renita, dan lancar sampai hari H. " doa yuli
" iya, makasih ya doa - doa nya. aku juga doain kalian agar secepatnya menyusul. " amin 🙏
" ya udah kami duluan ya mas bro, selamat sekali lagi bro. " sambil tos dan berpelukan, sedangkan perempuan cipika-cipiki . setelah kepergian teman - teman nya lukis segera mengajak renita pulang tak lupa lukis memakai jaket yang selalu di simpan di cafe biar suatu saat di butuhkan udah ada di sini.
" kamu mau langsung pulang apa mau mampir dulu ke mana gitu.? " tanya lukis
" nggak, kita pulang saja. nanti takut kemalaman. " saran renita
" ya udah kalau emang kamu nggak mau mampir ke mana mana dulu mah. tapi kamu nggak ke dingin sayang pake baju itu. " yang merasa khawatir
" ya udah nanti kamu pegangan ya, jangan tidak nanti kamu lepas lagi. " goda lukis
" apaan sih kamu, udah ayok kita pulang. ngobrol terus kapan pulang nya."
" iya bentar aku, tutup toko dulu. " sambil mengunci pintu setelah lukis memeriksa kalau cafe nya bener - bener sudah sepi. setalah itu dia kunci cafe nya. dan menghampiri renita yang sudah ada di parkiran motor nya.
🌴🌴🌴🌴
Di saat renita dan lukis bahagia, berbeda dengan reno dan yuli. yang kini mereka mampir di cafe yang masih buka, karena masih jam 8. sedang kan acara tunangan renita dan lukis jam 4 sore, jadi tidak akan terlalu lama atau malam jika mereka mampir sebentar. setelah mereka masuk ke dalam cafe dan memilih minuman serta cemilan, mereka ngobrol tentang hubungan yang sedikit goyah.
" yuli, aku bahagia jika hubungan kita seperti mereka. tapi aku tidak akan memaksa kan ke hendak ku, jujur aku sayang banget sama kamu, aku harap kamu pun begitu. " jujur reno
" ren, aku juga sama sayang sama kamu. tapi untuk melangkah jauh seperti mereka aku belum bisa. karena aku masih memilik cita - cita yang harus aku gapai reno. jika kamu mau menunggu aku, aku sangat seneng banget. "karena yuli sangat pingin menjadi dokter
" aku tidak akan melarang kamu mau ngapain aja kalau kita sudah menikah asal kan kamu bisa membagi waktu kamu dengan baik. " usul reno
" maaf ya reno aku belum bisa untuk saat ini. tapi aku akan memikirkan nya kalau aku sudah yakin akan hatiku untuk memilih nikah muda. karena pernikahan itu bukan untuk main - main ren. " saran yuli sambil mengelus punggung tangan reno agar dia paham
__ADS_1
" iya, aku akan sabar menunggu kamu. kapan pun itu karena aku juga tidak mau kehilangan kamu, yang mau menerima ke kurangan aku. yang hanya berasal dari keluarga yang sederhana bahkan orang tua ku hanya petani dan pedagang di pasar saja. " jujur reno merasa minder. untuk ngajak makan di cafe saja reno harus menyisihkan uang jajan dari sekolah nya. karena orang tua yuli yang bekerja sebagai pegawai yang lumayan bagus.
" hei, aku mencintai kamu tulus dan menyayangimu dengan hati, asal kamu mau sabar saja menghadapi sikap aku yang sama kaya renita suka cemburu. " yang merasa tak enak hati sama reno jika mengingat sikap nya sama reno
" gak apa - apa sayang. berarti kamu tidak mau kehilangan aku. " ucap reno
" ya udah yuk, kita pulang takut nanti kamu kemalaman di jalan nya. " ajak yuli
" bentar aku bayar dulu sayang, kamu tunggu saja di motor. ntar aku nyusul kamu. "
" ya udah aku duluan ya, nanti kamu cepat nyusul aku. "
" iya sayang. "
setelah mengatakan itu, reno membayar pesanan tadi. syukur nya harga di sini standar tidak menguras dompet nya. selesai membayar reno segera menyusul yuli.
sesampai nya di tempat parkir motor, yuli melihat ke arah jalan dengan serius. saking tidak menyadari nya yuli tidak tau kalau reno sudah ada di sana, karena yuli fokus melihat sri yang jalan dengan pria yang sedikit dewasa, takut nya salah liat maka yuli terus melihat, dan mereka memasuki tempat karaokean.
" sayang kamu liat apa,.? dari tadi kamu tidak dengerin aku ngomong. " kesel reno yang dari tadi di ajak ngobrol agar segera naik motor nya tapi tak di hiraukan
" astaga sayang, kamu bikin kaget aja. aku tadi seperti melihat sri deh, tapi dia sudah masuk ke tempat sana. aku penasaran ngapain jam segini ke tempat itu dengan pakaian agak seksi dan di rangkul sama pria agak dewasa. " tunjuk yuli
" oh, itu tempat karaoke. biasa di sana banyak yang melayani om om atau anak muda lain nya. tapi jangan salah sangka dulu. aku tau dari temen - temen aku yang ada di bengkel lukis, " jujur reno
" berarti lukis pernah ke sana.? " menatap reno penuh curiga
" nggak sayang, bukan lukis tapi para pelanggan bengkel lukis. aku kan suka membantu di bengkel, terus aku tidak sengaja mendengar obralan nya. "
" ohh, awas saja kalau kamu sampai ke sana. " ancam yuli
" nggak sayang, ngapain aku ke sana. mending uang nya aku kumpulin buat buka usaha atau aku tabung buat masa depan kita. "
" ih , kumat lagi deh. udah ayok berangkat. takut ke buru malam juga. " ajak yuli
" ya udah buru naik, dari tadi ngajak naik kamu nya ngajak ngobrol terus. "
setelah yuli naik mereka pergi meninggalkan cafe itu, dalam benak dan pikiran yuli dia terus memikirkan ucapan reno, yang mengatakan tempat itu adalah tempat di mana PL bekerja dan melayani om om atau para remaja. dari pada pusing yuli menepis pikiran buruk dia terhadap sri. semoga saja salah liat batin yuli yang merasa tak percaya.
__ADS_1