
Malam hari nya lukis dan renita pergi ke rumah yang sudah ia beli beberapa waktu yang lalu. Mereka memilih untuk hidup mandiri dari pada harus tinggal bareng orang tua nya, apa lagi lukis yang notabene nya sudah memiliki penghasilan yang lumayan merasa sudah sanggup untuk membiayai hidup renita serta anak nya nanti.
Sekarang di sini lah renita dan lukis tinggal, di rumah yang renita pilih mewah namun sederhana. untuk masalah Pendidikan nya lukis dan renita tetap akan melanjutkan kuliah nya sampai tamat atau sarjana. tapi mungkin renita memilih untuk kuliah setelah melahirkan saja, karena tak mungkin ia sekolah dengan perut besar nantinya.
" sayang bagaimana kabarnya di perut mamah.? papah harap kamu sehat dan baik - baik aja ya nak. jangan bikin mamah susah ya. " sambil mengelus perut renita yang masih rata lalu mengecup nya.
" aku baik - baik aja papah, aku sehat dan nggak nyusahin mamah kok. " sahut renita sambil menirukan suara anak kecil
" hahaha lucu kamu ini, sayang apa kamu akan melanjutkan kuliah mu atau bagaimana.? " tanya lukis sambil membawa kepala renita ke pundaknya untuk bersandar
" kalau kamu izinin aku pingin kuliah nya setelah melahirkan saja boleh.? " pinta Renita
" boleh sayang, kalau emang kamu mau nya seperti itu aku nggak ada masalah. " jawab lukis
" makasih sayang. " sambil mencium seluruh wajah lukis. dan mereka memutuskan untuk istirahat. karena hari sudah malam
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Di sisi lain Anwar yang sedang duduk di atas balkon ia menerawang jauh ke atas langit - langit yang di penuhi bintang - bintang. Terbesit di bayangan anwar renita sedang tersenyum kepada nya, sejenak ia tersenyum dan melupakan masalah nya.
Anwar segera tersadar dan menepis segala apa yang terjadi di pikiran nya, ia harus bisa melupakan cinta nya yang tak mungkin ia dapatkan dari wanita yang ia cintai.
Serasa cukup melambung tingginya ia segera masuk ke dalam kamar dan menutup pintu nya. Segera ia merebahkan tubuhnya di kasur nan empuk sebelum tidur ia melucuti pakaian nya dan tersisa hanya Boxer saja. karena anwar terbiasa tidur tanpa memakai pakaian piyama nya. Segera ia memejamkan matanya untuk istirahat tak berapa lama terdengar suara ketukan pintu kamarnya.
Tok Tok Tok
__ADS_1
" masuk aja nggak di kunci. " ucap anwar sedikit teriak
" sayang kamu belum tidur.? " tanya mamah anwar dan duduk di pinggir ranjang nya
" belum mah, ada apa.? " tanya anwar sambil mendudukkan dan bersandar di kepala ranjang nya
" gimana pesta nya.? apa dia terlihat cantik.? " penasaran dengan apa yang terjadi di pesta itu
" cantik, dan meriah. " sambil tersenyum simpul dan remeh
" kenapa.? apa kamu berharap bahwa yang ada di atas pelaminan itu kamu dan dia.? "
" ya, tapi itu tidak akan pernah terjadi sampai kapan pun. " dengan sinis nya
" jika memang berjodoh pasti akan bersama, tapi jika tidak maka allah sudah siapkan wanita yang lebih baik dari nya. "
" ya sudah kamu istirahat aja kalau gitu, selamat malam sayang. " sambil mengecup kepala anwar
Setelah kepergian mamah nya, tak terasa air mata nya lolos gitu aja. sakit.?!! ya itu yang di rasakan oleh anwar saat ini begitu sakit hatinya saat melihat mereka bahagia. andai dulu ia tak terlambat maka tak akan semua ini terjadi padanya mungkin dia yang akan ada di atas pelaminan itu bersama renita. harapan nya kini sudah pupus tak akan bisa kembali seperti semula .
########
Berbeda dengan pasangan reno dan yuli yang masih di luar setelah acara pernikahan renita dan lukis selesai. kini pasangan dua sejoli itu masih betah di luaran menikmati pemandangan yang begitu menyejukkan tubuh nya. reno dan yuli kini sedang berada di atas bukit dan hanya ada mereka berdua saja.
" sayang pulang yuk, hari sudah makin gelap. " ajak reno
__ADS_1
" iya ayok. "
Dan mereka pun memutuskan untuk pulang , sepanjang jalan mereka tersenyum tertawa dan bercanda riang. tak terasa mereka sampai di rumah yuli tapi rumah masih keadaan gelap gulita reno dan yuli tau pasti orang tua yuli belum pulang.
" sayang mampir dulu yuk, temanin aku dulu ya. " pinta yuli
" iya, tapi nggak bisa lama - lama nggak enak sama tetangga sayang. " jawab reno
" makasih sayang, ya udah ayok masuk. " pinta yuli dan membawa reno masuk ke dalam rumah nya.
Yuli membawa reno masuk ke dalam rumah nya, dan meninggal kan reno sendiri untuk menggantikan pakaian nya serta membuat minuman. yuli berjalan menghampiri reno dengan pakaian seksi nya sambil membawa minuman. sedangkan reno memandang takjub penampilan yuli malam ini yang terlihat menggoda Syahwatnya.
" sayang ini minuman nya . " ucap yuli
" iya makasih, " yang masih menatap yuli tak berkedip
Tanpa banyak bicara reno mencium bibir yuli dangan gairahnya yang tinggi , tangan kanan nya memegang tengkuk leher yuli dan tangan kiri nya ia gunakan untuk meremas buah mangga yang sangat menggoda itu. sementara yuli hanya pasrah dan hanya men de sah saja.
tak hanya sampai di situ kini tangan reno beralih meraba bagian yang paling basah dan semakin membuat yuli melayang tinggi. segera reno membawa yuli ke atas pangkuannya dan mengangkangi yuli di atas pangkuannya setalah di rasa pas dengan pisang ambon nya. reno memasukan nya ke dalam lubang semut milik yuli, yuli hanya menerima semua apa yang reno lakukan karena ia pun sudah tak tahan.
Di rasa akan mencapai apa yang membuat dia plong segera reno bertanya pada yuli di dalam apa keluar. dan yuli menjawab di dalam. kini ia sudah siap menanggung segala resiko nya, setelah mendapat jawaban reno segera mempercepat kegiatan nya karena takut orang tua yuli ke buru datang dan yuli pun memahami situasi saat ini. walau yuli belum merasa puas dengan apa yang terjadi saat ini tapi mau gimana lagi ia tak bisa egois.
Selesai melakukan kegiatan nya reno membawa yuli ke kamarnya karena ia tak tega melihat yuli yang kelelahan atas perbuatan nya. Segera ia baringkan yuli di kasurnya dan mengecup kening yuli dengan penuh kasih sayang.
" sayang kamu mau pulang.? " tanya yuli dengan suara lemas nya
__ADS_1
" iya ini udah malam, nanti orang tua ku nyariin. kamu istirahat aja ya nanti akun kunci dan kunci nya aku bawa ya.? " jawab reno
" iya. " segera yuli kembali ke alam mimpi nya. dan reno menyelimuti tubuh yuli yang acak - acakan. segera reno meninggal kan rumah yuli dan pulang menuju rumah nya.