Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.

Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.
Nathan putra dewa


__ADS_3

Sudah 1 tahun lukis pergi meninggalkan Renita dan anak nya, begitu pula dengan anak nya yang sudah belajar berjalan. anak lukis dan Renita adalah laki-laki, yang begitu aktif dan pintar sama seperti ayah nya itu. renita tinggal di rumah yang dulu mereka tempati, renita berharap lukis segera kembali.


Anak lukis dan dirinya di beri nama Nathan putra dewa, sekarang renita mengelola cafe dan bengkel dengan baik. karena itu adalah amanah baginya dan harus di jaga dengan baik, sementara hubungan nya dengan reno masih renggang tidak seperti dulu lagi bahkan sekarang mereka tidak pernah berkumpul lagi.


" ma ma ma, " ucap bayi gembul itu


" apa sayang.? " tanya renita


" pa pa pa. " renita hanya diam ketika anaknya menanyakan ayah nya. jujur dia pun tidak tau di mana keberadaan lukis sekarang, jalan satu satu nya adalah reno.


renita segera menitipkan nathan kepada ibu nya, karena saat renita kerja nathan di titipkan kepada ibunya. renita kini sudah bertekad untuk meminta reno untuk mengatakan di mana lukis berada demi anak nya.


" bu, renita pergi dulu mau ke tempat cafe. " kata renita


" ya hati hati, jangan lupa makan ya. " ucap ibu nya

__ADS_1


Renita kini sudah membeli mobil sendiri karena mobil lukis di bawa oleh nya. agar memudahkan dirinya juga saat membawa nathan, renita mengendarai mobil nya menuju reno. iya yakin sekarang reno berada di salon nya, renita menyuruh karyawan nya untuk mengatakan kalau reno ada di salon untuk segera mengirim pesan padanya.


dan benar saja reno berada di salon sekarang ini, renita turun dari mobil dan melangkah kan kakinya cepat. saat depan pintu salon renita membuka pintu setelah terbuka ia memasuki nya dengan cepat dan menuju ruangan reno.


saat akan membuka pintu ruangan reno, renita tidak sengaja mendengar percakapan tersebut. renita merasa kenal dengan suara wanita itu, dan saat mendengar kan lagi ternyata itu suara mamah nya lukis.


" ibu sebaik nya tenang, besok saya akan ke sana untuk menjenguk kalian. saya juga pingin tau keadaan lukis sekarang, kenapa ibu tidak mencoba menghubungi istri nya saja barang kali lukis bisa sembuh. " jawab reno


........


" tolong kasih tau aku, di mana lukis berada. aku dan anak ku sangat merindukan dirinya. " ucap renita menggebu gebu


" baiklah, kamu besok aku ajak ke sana. bersiaplah dari sekarang, karena kita akan menginap di sana beberapa hari. " kata reno


" oke, aku pegang kata-kata mu sekarang. " lalu pergi meninggalkan reno sendirian

__ADS_1


" maafkan aku lukis. dia berhak tau keadaan kamu. " ucap reno lirih yang prihatin melihat kondisi lukis makin hari.


semenjak lukis pergi meninggalkan renita, selama setahun ini lukis menghukum dirinya dengan jarang makan tak urung dia slalu kesakitan . karena lukis nekad untuk tidak makan nasi.


Renita pergi meninggalkan salon itu dan memacu mobil nya menuju rumah nya. renita pergi untuk menyiapkan segala keperluan dirinya, ia begitu bahagia setelah berbulan bulan mencari lukis kini tiba saatnya dia akan bertemu dengan suaminya.


setelah sampai depan rumah , renita memasuki rumah nya tanpa mengucap kan salam. ibu nya renita bingung bukan kah tadi ia pergi untuk ke cafe, kenapa sekarang dia sudah kembali lagi dari pada menembak nebak ia memutuskan mengikuti putri nya itu.


" sayang, bukan nya tadi kamu mau ke cafe.? kenapa sudah balik lagi ke rumah. " tanya nya


" bu, aku di ajak reno untuk melihat atau menemui lukis. " jawab nya bahagia


" benarkah.? " tanya nya lagi


" iya bu, aku sangat bahagia akhir kita bisa ketemu. " ucap renita bahagia

__ADS_1


__ADS_2