Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.

Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.
perpisahan reno dan yuli


__ADS_3

Di kediaman rumah lukis dan renita suasana nya menjadi panas dingin, karena renita sepulang dari kampus hanya menangis. sedangkan lukis yang menyusul renita hanya diam saat melihat orang yang dicintai nya bersedih .


Lukis berjalan menuju renita yang berbaring di atas ranjang nya. lalu dia duduk sambil mengelus rambut renita dengan penuh kasih sayang.


" sayang, sudah jangan menangis lagi ya. maaf gara - gara aku kamu jadi sengsara dan menderita begini, bahkan kamu jadi bahan gunjingan di kampus. kamu pantas marah sama aku dan aku siap jika kamu mau menghukum aku. asalkan kamu jangan begini sayang, kasian dede bayi kita. " ucap lukis lirih dan mengelus perut nya, seketika bayi itu menendang nendang.


" sayang, kamu liat bayi kita sudah bisa menendang. aku tak percaya tapi ini nyata. " kata lukis bahagia


Tapi tak ada tanggapan dari renita, lukis kini mengusap wajah nya beberapa kali. lalu beranjak di kamar nya meninggal kan renita sendiri, ia tau kalau istri nya itu butuh waktu sendiri. Tapi baru beberapa langkah, renita memanggilnya.


" Maaf.. " ucap renita lirih dan berusaha duduk menyandarkan nya di kepala ranjang


lukis berbalik dan duduk di hadapan renita serta memegang kedua tangan renita. lalu lukis memeluk renita dengan erat, kini mereka menangis bersama.


" kamu nggak harus minta maaf sayang, ini salah aku. aku tak bisa menjaga kehormatan kamu sebagai wanita, seandainya aku bisa menjaga dan menghormati kamu pasti kamu nggak bakalan di cemooh kaya gini. aku gagal sebagai laki-laki karena tak bisa membela kamu, kamu pantas marah sama aku. " ucap lukis dalam pelukan renita

__ADS_1


" ini bukan salah kamu saja, tapi ini juga salah aku. aku yang gak bisa menolak kamu, tapi aku terbuai akan sentuhan kamu. jadi ini murni kesalahan kita berdua, apa yang terjadi sama kita sudah kehendak allah sayang. mari kita perbaikan kesalahan kita, untuk masalah kuliah kamu tenang aja. aku nggak masalah mau semua orang ngomong kaya apa dan bagaimana yang penting kamu slalu di dekat ku. " ucap renita setelah melepaskan pelukan nya


" makasih sayang, mulai sekarang kita nggak usah lagi mempedulikan orang lain, pada akhir nya mereka juga yang menyakiti kita. stop sampai di sini saja sayang kita berbaik hati. tidak ada kata bantahan. " kata lukis final


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


beberapa hari kemudian....


Kini lukis dan renita hanya menjalani hari - hari nya berdua, renita tetap memaksakan diri untuk kuliah meski orang masih ada beberapa yang menatap dia dengan tatapan jijik tapi lukis terus berada di samping renita dan memegang erat tangan nya menandakan bahwa ia tidak sendiri.


renita serta lukis kini tak lagi berkumpul dengan teman - teman nya, entahlah mungkin lagi pada sibuk pada kegiatan nya masing-masing. bahkan WA grup pun sepi ketika bertemu pun hanya sekedar sapa hello doang tak ada pembicaraan.


Sedangkan yang di cari lagi asyik di rumah nya, ya yuli slalu menghindar saat reno ke rumah nya. yuli menghabiskan waktu nya didalam kamar dan rumah, selama di rumah pun ia hanya melihat ibunya saja yang pulang, sedangkan ayah nya jarang pulang.


iya lah jarang pulang, orang bapak mu lagi indehoy sama yang lebih glowing. ..

__ADS_1


yuli keluar dan duduk di depan teras dengan secangkir kopi di tangan nya, ia menikmati pemandangan yang menurut nya sejuk di mata. saat sedang asyik menikmati kopi, reno datang ke rumah nya. yuli yang melihat reno segera masuk ke dalam dan mengunci pintu nya, ia begitu kesal sama reno karena orang yang di cintai nya tak bisa di harap kan.


" yuli tolong buka pintu nya, aku mau ngomong sama kamu. please buka pintu nya kita perlu bicara sebentar saja setelah itu terserah kamu mau bagaimana hubungan kita. " ucap reno, pada akhir nya yuli mengalah dan membiarkan dia bicara di ruang tamu


" makasih sebelum nya, aku mohon sama kamu bicara lah dengan lukis dan renita bagaimana pun mereka sahabat kita, kalau pun aku punya salah atau ada masalah kamu bisa cerita sama aku. jangan kaya gini yul, aku rindu sama kamu yang dulu, rindu akan kehangatan kamu, perhatian kamu, senyuman kamu bahkan canda tawa kita yul. aku merasa bener - bener kehilangan kamu yang dulu. " ucap reno


" ya kamu bener aku bukan lah yuli yang dulu, lebih baik kamu cari cewek lain aja, aku sudah bosan sama kamu. " kata yuli


" tapi yul, aku nggak bisa ninggalin kamu selain karena cinta dan sayang, tapi kita sudah sering melakukan nya. " kata reno memohon kepada yuli


" kamu nggak usah bertanggung jawab apa pun atau merasa bersalah sekali pun, aku nggak akan hamil anak mu toh kita sudah sering melakukan nya tapi tak kunjung hamil juga kan. jadi kamu nggak usah khawatir hal itu. " kata yuli santai


" tapi aku mohon jangan putuskan aku yul, aku masih sayang banget sama kamu. aku belum siap kalau harus jauh apalagi kehilangan kamu. " kata reno sambil mengeluarkan air mata nya tapi tak urung membuat yuli iba


" maafkan aku ren, mungkin ini berat buat kamu tapi seiring nya waktu pasti kita bisa melupakan satu sama yang lain nya. lebih baik kita sudahi saja hubungan kita. " kata yuli

__ADS_1


" nggak mau, pokoknya aku nggak mau putus sama kamu. apa karena aku belum bisa menyaingi lukis.? " tebak reno dan di balas anggukkan oleh yuli


" oke jika itu masalah nya aku akan bukti kan sama kamu kalau aku bisa sukses lebih dari lukis. " kata reno pergi meninggalkan yuli. sedangkan yuli hanya tersenyum.


__ADS_2