CAUSE I LOVE YOU

CAUSE I LOVE YOU
Pertemuan (One)


__ADS_3

#1


Namaku Syahwa khairunnisa, aku anak dari seorang mafia dan pembisnis no 1, aku berumur 18 tahun, kata orang papa dan mama Adalah seorang yang sangat kuat dan bejat padahal dibalik itu semua ada aku juga anak mereka dan saudara kembarku yang menyembunyikan sebuah kehangatan keluarga, aku dan adikku sedikit berbeda sifat Karakterku selalu Ramah sedangkan adikku pendiam dan kejam tapi aku juga bisa berbuat kejam bila seseorang menyakiti salah satu diantara kami.


Identitasku dan adikku semua dirahasiakan di duta maupun dumay agar musuh keluargaku tidak mengetahui bahwa aku dan adikku adalah anak dari Ferasatya djiningrat. Aku dan adikku kuliah di universitas high Quality kami dijuluki oleh mereka sikembar misterius ketika bersama namun saat sendiri Aku dipanggil Siramah cantik tapi adikku Si bisu tak punya hati.


Adikku hanya bisa memaklumi gelar yang diberikan padanya karena dia tau dia memang irit bicara dan memang tak punya hati ketika menghabisi suatu lawan walaupun meminta ampun dan tak menggubrisnya.


"Kak_". Panggil Syahna adik syahwa


"Iya?". Jawab Syahwa seraya menolehkan kepala menghadap syahna, dan kebetulan mereka lagi didalam mobil


"Apa pendapatmu tentang papa dan mama kalau mereka adalah seorang mafia?". Tanya syahna


Syahwa menggeleng tak mengerti


"Aku gak ngerti..". Ucap syahwa


Huffft


"Menurut kamu bagaimana pendapatmu tentang keluarga kita yang katanya seorang mafia". Tanya Syahna menghela nafas


"Ya gak ada sih, menurutku sih normal aja nggak ada aneh aneh". Ucap Syahwa dengan ekspresi biasa


Syahna pun hanya mengangguk tanda setuju lalu memainkan ponselnya, selama beberapa menit sampailah mereka di gedung kuliah yang menjulang tinggi dengan 3 tingkat elegant nan megah.


"Hay Wa, na". Ucap vivin sahabat karibnya


"Hay vi". Jawab Syahwa dengan senyum menawan sedangkan syahna hanya mengangguk membalas sapaan dari sahabatnya


"Wa, itu si syahna kok dia orangnya gitu yah, diakan sahabatku juga".ucap vivin dengan raut sedih


Syahwa yang melihat tatapan sahabatnya merasa bersalah dengan sikap adiknya yang kurang adab meurutnya


"Maafkan dia yah Vi, dia emang suka begitu maklum yah kamu kan tau bagaimana dirinya". Ucap syahwa merasa bersalah


"Yaudah deh gakpapa, Yuk masuk bentar lagi dosen datang". Ujar Vivin


Syahwa pun membalasnya dengan anggukkan dan senyuman menawan


***


"Kepa**t! Berani sekali menentangku Awas saja akan kuremukkan tulang tulangnya". Kata Feras emosi

__ADS_1


Yang mendapatkan informasi bahwa salah satu perusahaannya telah dihancurkan oleh musuh bebuyutannya


"TONY!l". Ucap feras dengan nada dingin dan mengintimidasi


"Siap tuan!". Jawab Tony dengan raut serius


"Hancurkan tanpa melibatkan aku, jangan sampai aku yang turun tangan, buat dia terpukul atas apa yang dia perbuat, beraninya dia membangunkan Singa yang kelaparan". Ucap feras masih dengan nada dinginnya


"Siap tuan! Apakah nyonya muda dan putri muda akan ikut serta andil dalam permainan ini?. Tanya tony tegas


"Tentu, mereka kan ahli strategi". Ucap feras lalu berlalu meninggalkan tony


Tony pun segera mengirimkan chat via Whatsapp kepada saudara kembar, lalu menyiapkan beberapa anak buahnya untuk ikut penyerangan kali ini tanpa melibatkan nama feras.


kedua gadis itupun membaca chat tersebut tanpa minat membalas, keduanya sedang dalam jam pelajaran


*nyonya dan putri muda setelah pulang kuliah anda berdua datanglah ke markas, ada hal yang sangat penting dibicarakan. isi pesan dari tony


Tring


Tring


Tring. bel berbunyi tanda istirahat


"Aku sudah tau, Cuma aku bisa memprediksikan yang melakukan pasti Tikus kecil yang sedang mencari makanan buangan, cih". cibir syahna dengan sinis


"Membangunkan singa yang kelaparan rupanya". gumam syahwa


"Oke selesai ini kita akan langsung balik ke markas". ucap syahwa lalu meninggalkan syahna yang sibuk dengan ponselnya, syahna pun mengacungkan jempol tanda setuju


***


"Masalah apa lagi yang terjadi kali ini?". tanya syahwa kepada tony, rupanya kedua saudara kembar itu sudah menempati markasnya


"Perusahaan tuan besar salah satunya di hancurkan oleh Musuhnya Cakra baj****n itu, Tuan besar meminta kalian berdua untuk menyelesaikannya". jawab tony yg langsung to the point


"oh, rupanya tua bangka itu belum pernah merasakan hantaman dari sikembar ya, mencoba membangunkan singa kelaparan maka mangsanya adalah dirinya sendiri". ucap syahna dengan tatapan tak dimengerti.


"Oke, tunggu saja malam ini kita beraksi, lakukan dengan perlahan tanpa jejak sekalipun!". Timpal syahwa


***


Malam pun telah tiba semua sudah siap sambil menunggu sikembar membuat strategi

__ADS_1


"Apa yang harus kita lakukan nyonya dan putri?".tanya tony


"Ini masih terlalu awal, tengah malam barulah kita beraksi, ada baiknya kita memeriksa rumah musuh dulu kemudian barulah kita bertindak, karena bisa jadi musuh mengetahui pergerakan kita". Ucap syahwa


"Baiklah dua anak buahku akan kesana untuk mengawasi setelah itu barulah kita bertindak". Ucap tony kemudian memanggil anak buahnya untuk melakukan pengintaian dirumah Cakra Wijaya.


"Apa yang akan kita lakukan nyonya? Putri?". Tanya tony


"Gini, jika musuh tidak mengetahui pergerakan kita, semua terkendali dengan begitu kita akan mudah mengambil nyawa nya serta aset perusahaannya setelah itu barulah kita membawanya ke gudang penjara bawah tanah". Ucap Syahna


"Namun, jika musuh mengetahui pergerakan kita maka kita harus waspada kalian akan dibagi menjadi empat kelompok, masing masing satu kelompok berada di timur, selatan, barat dan utara, aku dan syahna bagian depan (Utara) dan beberapa pengawal kepung Rumahnya sampai dia gak bisa lari dari genggaman kita, bunuh saja yang kalian dapati disana apalagi mendapat seseorang yang menjadi saksi kecuali keluarganya bawa ke tempat biasa dan lakukan seperti yang diperintahkan syahna, setelah aman hapus jejak kalian dan biarkan rumah mereka seperti itu tanpa warga ketahui bahwa penghuninya sedang tidak berada dirumah, jangan biarkan musuh lepas". Ucap syahwa


Tony pun tertegun mendengarnya


"Strategi yang komplit". Gumam tony yang masih sempat didengar oleh Syahna


Setekah menunggu beberapa menit, chat pun masuk ke genggaman ponsel milik tony, syahna dan syahwa ketiganya saling pandang.


"Lakukan Rencana ke dua". Ucap syahwa dan tony bersamaan lalu diberi anggukkan oleh syahna serta para anak buah lainnya


"Gak nyangka ternyata mereka tau kita akan menyerang". Ucap syahwa


"Kamu gak tau ya, siapa papa kamu kayak anak kecil yang polos, lugu, dan dungu". Ujar syahna seakan akan meledek syahwa


"Komplit banget hinaanmu itu na, dasar adik gak punya hati". Ujar syahwa


"Sorry bercanda mbak ku". Ucap syahna tersungging


Keduanya pun tersenyum renyah lalu saling tonjok untuk menghalau ketidakenakkan dihati


***


Detik jam yang telah dinanti mereka semua pun bergerak kerumah besar cakra wijaya, akhirnya pertempuran tak terelakkan lagi tidak ada yang mendengar semua dilakukan dengan rapi, sampai mereka membawa tuan rumah itu kegudang penjara bawa tanah, esoknya pun rumah tersebut seperti sediakala darah tidak ada bahkan rumah itu layaknya seperti berpenghuni namun nyatanya tidak


>>Bersambung...


jangan lupa like, komen and vote ><


(\_/)


(•‹ •)


💐<\ nih ambil😊

__ADS_1


__ADS_2