CAUSE I LOVE YOU

CAUSE I LOVE YOU
Munculnya mahkluk mitologi


__ADS_3

"Ck! dasar, makhluk sialan itu datang lagi". Cibir Veny


Mendengar suara monster itu dari kejauhan mereka bertiga segera berlari meninggalkan tempat yang digunakan untuk beristirahat dan mencari ruangan yang memungkinkan untuk bersembunyi


Beberapa menit dalam ruangan gelap tersebut yang ada hanyalah suara deru nafas yang beriringan pelan, melihat sosok gorgon datang kearah mereka sesegera mungkin menahan nafas dan tidak menatap mata terkutuknya. Gorgon tersebut beberapa menit mondar mandir di sekitar lorong tersebut namun tak menemukan apa apa


Tak lama kemudian, Gorgon tersebut kini pergi mencari mangsa lain setelah hasilnya nihil. Ketiga insan itu segera mencari celah agar keluar dari rumah mengerikan itu yang menyimpan banyak misteri terkhususnya bagi syahwa yang masih berpikir banyak


***


Disisi lain Rainan dan teman temannya dipertemukan oleh sosok monster lainnya. Sosok itu memiliki ciri khas monster dengan bentuk manusia berkepala banteng yang dikutuk oleh Raja kreta. Sosok ini biasa dikenal dengan sebutan minotaur. Sedangkan teman teman lainnya bertemu dengan sosok lainnya yakni Hydra, Talos, Typhon, siren, pegasus, dan centaur. Mengalahkan mereka bukanlah perkara yang mudah, tidak semudah memutarbalikkan telapak tangan


Menemukan sosok yang tidak pernah dilihat adalah sebuah hal yang menakutkan bagi mereka terlebih lagi bentukan rupanya sangat menyeramkan dan berbagai cara untuk menaklukkan mereka adalah hal yang sulit


***


Kini syahwa, veny dan Zan menemukan sebuah cahaya diujung lorong, mungkinkah mereka selamat dari cengkeraman gorgon? ternyata tidak, dari arah belakang sudah sangat jelas sosok itu menyadari keberadaan mereka dan mulai mendekati dan alhasil semua panik dan langsung berlari secepat mungkin menyusul cahay lorong yang terpajang rapi diujung sana


"Arrgggh dia datang lagi". Teriak veny


"Kita harus cepat". Cetus Zan tidak memedulikan sekitarnya, intinya mereka semua hanya ingin segera keluar dari tempat terkutuk ini


Semua nampak menegangkan tatkala ketiganya baru saja mencapai pintu keluar karena pada saat itu gorgon juga telah menyusul mereka bahkan tak segan langsung menyerang mereka alhasil ketiganya segera menghindar secepat mungkin, mereka bertiga berhasil keluar dari rumah itu


Namun naasnya, mereka muncul ditempat yang lebih menyeramkan dan tidak tepat waktu. Karena pada saat ini mereka muncul ditengah tengah orang yang aneh. Pakaian mereka terbuat dari kulit binatang dan anehnya lagi mereka memakai bahasa yang sulit dimengerti sehingga syahwa, veny dan Zan dibuat linglung dan kebingungan


Badan mereka tinggi tegap dan berkulit hitam, kebanyakan dari mereka adalah seorang wanita. Mereka menatap ketiga orang itu dengan mata melotot seakan akan ingin memakan mereka bulat bulat.


"Sudah jatuh tertimpa tangga pula, sial sekali aku disini" Gerutu Veny


"Namanya ujian". Timpal Zan mencoba mencairkan suasana yang menakutkan

__ADS_1


"Hidup memang ujian, tapi kalau ini terlalu kebanyakan". Balas veny jelas dia kesal sepertinya pemilik dunia virtual tidak ingin membuat mereka santai begitu saja


Sementara itu terlihat para orang orang aneh tersebut seperti membicarakan sesuatu tak lama kemudian mereka bertiga ditangkap dan disandera oleh pemimpin orang orang tersebut. Mereka ditaruh di tengah dan dikelilingi para perempuan itu


Salah satu dari mereka berbicara kepada mereka, namun tak ada yang mengerti membuat perempuan itu marah


" Waduhh ayo dong bicara aku gak mau pindah alam belum kawin soalnya". Cetus Zan panik


"CK! sempat sempat nya kau bercanda. Kita ini lagi ditengah tengah orang aneh. Ngomong bahasa alien ngang ngong ngang ngong, please deh i just wanna be happier"


"Sok Inggris lu"


"Maaf ya kamu bukan seleraku, seleraku hanya Indihome"


"Heleh_"


"Berisik! bisa diam gak".. Setelah ditegur oleh rekannya mereka pun terdiam menunggu waktu yang akan menjawab semuanya.


kayu dikumpulkan percikkan batu memancarkan warna oranye tungku besar sudah diletakkan ditengah tengah membaranya kilau emas yang siap memanaskan apapun yang berada diatasnya. Deru angin malam memberikan kesan ngeri hingga sesuatu hal yang membuat ketiga orang itu menyadari apakah mungkin mereka akan menjadi santapan para manusia aneh tersebut?


Panik, pastinya walaupun begitu mereka tetap mengamati dalam tentang apa yang selanjutnya yang akan diperbuat para manusia itu, terlihat mereka sedang berbincang-bincang santai sambil tertawa sesekali menatap mangsa siap di rebus dalam beberapa waktu dupa


"Psstt, hey zan". Panggil syahwa setengah berbisik, zan menoleh kearahnya mendapatkan cutter dari syahwa seketika matanya membulat


"Kau yakin?". Tanyanya setengah berbisik walaupun begitu masih dapat didengar oleh veny ia juga mengerti isyarat syahwa ada binaran mata diwajahnya terlihat bahwa kemungkinan bisa selamat dari manusia manusia ini


Syahwa mengangguk, selama manusia itu disibukkan dengan pembicaraan yang menyenangkan mereka pasti sedikit teralihkan lupa sesuatu dan itu terjadi sekarang syahwa memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur sebelumnya memberitahu kepada temannya setelah terlepas dari ikatan tersebut mereka perlu mengacaukan situasi agar dapat mengalihkan perhatian mereka


Beruntungnya syahwa memiliki bom asap yang tadi ia dapatkan diruang sebelumnya, bom asap tersebut dapat membuat mata perih dan terjadi selama beberapa waktu bagi syahwa waktu itu sangat tepat untuk menjauhkan diri dari mereka


Zan punya pistol yang canggih dapat ia bunyikan dari jarak jauh sementara veny menggunakan batu untuk melempar kearah lain dan menghilangkan jejak jejak mereka

__ADS_1


"Pakai ini dan tetaplah bersama sama". Syahwa memberikan sebuah kacamata yang membuat mata terlindungi, awalnya kacamata ini terkhusus untuk menghindari debu dijalan tapi dalam hatinya semoga saja dapat melindungi dari asap yang perih


"Zan bunyikan pistolmu...lalu aku akan meledakkan bom ini setelah itu kita membantu venny menghilangkan jejak. Mereka pasti punya penciuman tajam jadi sebisa mungkin jangan sampai terendus, aku cuma punya 3 dan setelah itu kita lari kearah barat kau lihat tanda dilangit itu? sepertinya kita harus kesana dan terakhir hindari hal hal yang berisiko". Ujar syahwa zan dan veny mengangguk mengerti


"Dalam hitungan ketiga siap".


"Tiga..


"dua..


"satu..


Zan menarik pelatuknya syahwa segera melempar bom asapnya ketengah tengah manusia tersebut


Booomm psssttt


asap mulai menyebar kemana mana, anehnya asap itu berwarna merah syahwa tidak mengerti namun setelah ia mengendus sesuatu segera menarik kawannya dan berlari secepat mungkin karena tertangkap basah oleh mata mata suku tersebut. Para manusia tersebut justru tertawa melihat mereka karena merasa bahwa ketiga orang itu tidak mungkin bisa lolos dari mereka


Namun hal lain yang dirasakan syahwa saat ia mengendus bau serbuk kimia


nitrogliserin, nitrogliserol adalah bahan peledak yang dibuat oleh reaksi asam nitrat dan asam sulfat pada gliserol. Syahwa mengerti itu namun mengapa belum meledak? akhirnya mengerti ternyata itu serbuk bukan cairan dan setelahnya ia tersenyum ini lebih mengerikan dari yang ia kira


BOOM BOOM BOOM


β˜…β˜…β˜…


Bersambung



Selamat hari raya idul Fitri 1443 H

__ADS_1


Author mengucapkan


Taqabbalallahu minna wa minkum wa ahalahullahu'alaik πŸ’š


__ADS_2