CAUSE I LOVE YOU

CAUSE I LOVE YOU
Mystery book, Gilbert Z


__ADS_3

"Mystery book? Buku apa ini?". Kata syahwa tertarik dengan buku itu


Ia membolak balikkan buku itu, buku yang menggunakan bahasa inggris itu tidak begitu tebal hanya saja sampulnya yang memiliki simbol aneh dihadapannya benar benar membuatnya tertarik


Tidak ingin berlama lama, gadis itu segera menuju kearah penjaga perpustakaan untuk meminjamnya. Air muka penjaga terlihat biasa saja saat melihat buku itu


Penjaga perpus yang dikenal dengan nama Asila itu mencatat daftar nama yang meminjam buku. Peminjaman buku perpustakan hanya dalam jangka waktu 7 hari alias sepekan


"Buku ini benar benar menarik". Gumamnya saat langkah kakinya bergerak meninggalkan gedung pencakar langit itu.


Diruangannya sabrina sudah menunggunya, tak lama iapun masuk kedalam melihat sabrina yang sedang fokus dengan kode kode dikoran


"Aku menemukan huruf pertama kode ini". Ucap Sabrina menunjuk buku pramuka yang ada dihadapannya


"Benarkah? Baiklah mari cari huruf selanjutnya". Tukas Syahwa


"Tunggu, itu buku apa? Sepertinya bukan novel".


"Aku menemukannya tadi, kau tau ini membuatku tertarik. Lihatlah simbol ini". Jarinya menunjuk kerah buku yang ia pegang sembari memperhatikannya dengan teliti


"Itu bukannya tulisan kuno? Simbol aneh ini_"


"Iya aku baru ingat tulisan ini seperti tulisan kuno, tapi simbol ini aku tidak tau".


"Mystery book ya...Pasti buku itu penuh dengan misteri misteri yang ada dimasa lampau". Syahwa menanggapi ucapannya mengangguk ia sependapat dengan gadis itu


"Tapi kenapa bisa nyasar disini?"


"Jangan jangan_". Kedua insan itu saling melempar pandang


"Mungkin saja, tapi alangkah baiknya kerjakan kode itu dahulu".


Mungkin saja, Buku misteri itu berhubungan dengan markas ini lebih tepatnya asal dan usul markas militer ini. Itulah yang terlintas dalam pikiran mereka berdua.


"Huruf pertama adalah M yang kedua adalah Y.. Emm yang ketiga adalah S, yang keempat..Emm T, Myst yang kelima..E, yang keenam R Myster Selanjutnya Y Emm Mystery? What? Sepertinya kode yang tertulis ini adalah buku yang kau pegang".


"Coba kata selanjutnya apa?"


"Emmm B, O, o, k. Nah benerkan aku gak salah".


"Jawabannya ada dibuku ini". Sabrina mengangguk


Kedua gadis itu beralih pada buku yang Syahwa letakkan di meja, mereka duduk dihadapan meja menelah isi buku itu. Buku itu mereka baca dengan serius, Awalnya masih normal tapi dipertengahan kata mereka terkejut

__ADS_1


"Ini.. "


"Kuburan dan bekas markas besar pasca perang".


Dalam buku itu tertulis asal usul markas itu, yang anehnya dihalaman terakhir tertulis bersambung yang artinya masih ada bab berikutnya, tapi dimana letak buku selanjutnya?


Markas ini didirikan pada tahun 1972 markas utama seorang mafia yang bernama Gilbert Z. Awalnya tujuan utama mereka adalah melindungi semua orang yang berada ditengah ini, Alasan mengapa diletakkannya dibagian puncak adalah karena mereka bisa melihat dari atas keadaan masyarakat disekitar


Semua orang yang merasakan damainya kota itu merasa begitu tenang, namun pada beberapa tahun berikutnya Gilbert Z dikabarkan telah meninggal dunia dan alhasil posisi pemimpin kosong dan akhirnya digantikan oleh Gavin cucunya.


Gavin Z. merupakan salah satu pewaris tunggal saat itu, Dia bukan seorang yang pandai bersilat seni bela diri hanya mengandalkan teknik bermain senjatanya. Diawal bulan dirinya posisi pemimpin seperti biasanya namun semakin lama terlihat ambisi pria itu untuk menguasai kota itu dan berbagai hasutan para anggota yang mulai menyimpang dari tujuan awal mereka.


Ketamakan dan ambisinya membunuhnya tanpa sadar, merampas dan memperk**a wanita dan anak dibawah umur dijadikannya budak bak hewan


Semua peristiwa akhir dari runtuhnya nama baik markas itu dalam satu kesalahan dimana Gavin dalam keadaan mabuk dirinya menghadiri rapat tertutup dilokasi dekat dengan pabrik yang berisikan banyaknya zat kimia


Dia benar benar lupa diri, lupa aturan yang ia tetapkan sendiri. Saat dirinya pamit keluar untuk menuju toilet dirinya menyalakan korek api dan korek itu terlepas dari jerat tangannya dan jatuh ketong minyak yang sempat ia jatuhkan tanpa sadar


Alhasil menimbulkan percikkan api yang semakin lama semakin berkobar kemerah merahan. Dirinya tidak sempat untuk menghindari apalagi dirinya sedang dalam keadaan mabuk. Dirinya menjadi debu bersama api yang semakin lama semakin membesar.


Dan akhirnya terjadi ledakkan besar dipabrik itu karena selain jaraknya yang begitu dekat panas api tidak main main. Zat kimia dan senjata yang berupa bom itu meledak menghancurkan isi pabrik dan merembes kearah markas utama.


Tidak ada cara lagi untuk menghentikan api itu bahkan untuk menyelamatkan diri tidak bisa, Hanya bisa pasrah menanti ajal yang sudah tiba didepan mata dan markas itu menjadi tanah kuburan


Cerita Mystery book sampai disini, Bab kedua ada dibuku selanjutnya yang entah letaknya dimata.


"Benar benar mengejutkan". Ujar sabrina, sementara syahwa terlihat sedang memikirkan sesuatu


"Kau kenapa?". Tanya sabrina


"Ada yang aneh"


"Ya iya ada yang aneh, karena cerita dari buku ini".


"Yah mengenai peraturan yang berlaku pada saat dipimpin oleh gavin Z. Juga masih banyak yang belum kita ketahui. Nama lengkap mafia ini, Lalu buku selanjutnya kira kira dimana?. Kau ada solusi?".


"Gak ada, bentar otak ku lagi ngelag".


"Hadehh"


"Aha!"


Tok

__ADS_1


Tok


Tok


"Ish siapa sih ganggu orang lagi serius juga".


"Simpan ni buku, Biar aku yang bukain pintu". Tutur syahwa, Setelah itu ia pun beranjak berdiri melangkah dan menarik kenop pintu yang tadi terkunci


"Yuria?"


Gadis yang disebut namanya tersenyum


"Boleh aku masuk?"


"Emm, Silahkan"


"Siapa Wa? E-eh Yuri? Tumben, ngapain kesini? Punya utang sama si syahwa?". Celetuk Sabrina


"Gue ada urusan sama dia, lo juga ngapain disini? bikin curiga. Gue gak pernah tuh ngutang sama siapapun".


"Urusan? lo berurusan sama dia? kalian itu bagai minyak dan Air tidak mungkin untuk memiliki keseimbangan dan pendapat yang sama"


"Sstt, Berisik diam gak atau aku usir kalian berdua dari sini".


"Dia duluan".


"Lo"


"Lah emang lo yang duluan".


"Lo yang mancing"


"Dah kalian berdua keluar, Sabrina nanti kita lanjutkan lain kali dan lo teman Vio Gue capek gue gak ada waktu buat berurusan sama lo dan gue gak mau peduli apapun, lo mau butuh bantuan pun gue gak mau, lo tau sendiri lo hidup sejauh ini salah banget seharusnya lo dah mati". Ujarnya


BRAAAAK.


~Gue tau gue salah dan itu tidak bisa dimaafkan tapi dengan cara lo yang seperti membuat gue kali ini harus egois lagi. Gue jadi benci sama lo lagi. Gue gak peduli lo mau sebaik apapun sekarang, gue jadi musuh lo sekarang syahwa. Manusia sombong!


"Sebaiknya kembali keruangan"


* * *


Next...

__ADS_1


__ADS_2