
"Jadi dia beneran amnesia". Ujar Rainan terkejut, ia merengkuh gadis itu berusaha untuk menguatkannya beberapa saat kemudian tangis gadis itu pecah dipelukannya
Ia menggeleng pelan untuk menahan amarahnya, sungguh melihat gadis ini meneteskan air mata sangat ia benci, ia tidak mau melihatnya, tangis sedih inu yang menorehkan luka bagi hati kecil disana, ia tidak mau syahwa kenapa kenapa. Meskipun bukan dirinya yang melakukan kesalahan, menyalahkan Reyhan juga tidak tepat sebab Reyhan juga tidak tahu apa apa
"Maafin aku ya Wa, belum bisa bahagiain kamu". Ucapnya lirih sambil mengelus rambut syahwa
Gadis itu cuma diam tak berkata apapun
"Udah ya jangan nangis lagi, nanti kita buat dia ingat kamu lagi". Ucapannya justru membuat syahwa menggelengkan kepala
"Tidak kak, Reyhan udah punya kekasih baru". Lagi lagi pria itu terkejut
"Gak usah dibahas kak, aku akan berusaha ngelupain dia. Kalau ngebuat dia ngingat aku nanti dia makin sakit. Aku gak mau dia sakit karena aku. Kak Rai juga pernah bilang kalau cinta gak harus memiliki tapi kadang cinta itu butuh pengorbanan kan".
Lain dihati
Ikhlas itu bohong, kata siapa aku siap menerima kenyataan yang ada. Pada dasarnya aku masih berharap kalau pria itu akan menyukaiku sama seperti kemarin. Bahkan aku merasa tragedi kemarin tak ada apa apanya dengan yang sekarang. Aku memang gila, bahkan terbesit dipikiran ku untuk membunuh gadis yang menarik tanganku dengan kasar, tapi setelahnya aku sadar bahwa dia adalah wanita yang dicintainya. Menyakitkan
Tuhan bolehkah aku meminta, bawa kebahagiaan sederhana itu kembali sebentar saja aku ingin mengulanginya sekali lagi agar saat ku kembali didetik ini aku tidak merasakan rasa seperti ini yang saat ini ku rasakan
Percuma, ini sia sia tidak ada gunanya aku mengadu.. ini takdir yang tak dapat diubah oleh siapapun
★★★
Rainan menatap wajah syahwa yang berpura pura itu, sakit sekali rasanya melihat gadis kecilnya harus tegar dihadapan semua orang. Acara telah dimulai penyambutan diberikan oleh senior mereka hingga acara pun kini bebas.
Mereka semua berkumpul membentuk lingkaran ditengah tengah api unggun, secara otomatis salah satu senior maju untuk bernyanyi sambil bermain gitar.
Melihat kau dengannya
terluka..tapi tak berdarah
Ajarkan aku,
cara tuk melupakanmu
bila membencimu tak pernah cukup
tuk hilangkan kamu
Ajarkan aku
sebelum merusak kedalam dalamnya
sebelum aku trauma mencintai
sosok yang baru lagi
Syahwa menggelengkan kepala mendengar sepotong lirik yang dinyanyikan seniornya, ia menatap kedua insan yang kini bermesraan dihadapannya. Matanya berkaca kaca dalam hati bertanya ada apa? padahal ia tahu dirinya tengah rapuh.
Ingin tertawa rasanya, kisahnya hanya untuk ia ingat sendiri padahal yang menciptakan kisah itu dua orang. Kisah yang singkat yang berakhir dengan hilangnya pria itu namun saat harapan ia pasti hidup dia benar kembali tapi harapan bersama pupus begitu saja
"Ternyata mengharapkan dia kembali sama saja sakit, aku kehilangan dirimu yang dulu ya"
"Syahwa"
__ADS_1
"Sakit banget kak"
"Syahwa"
"Aku kuat kok, masa gini aja aku cengeng". Ujarnya padahal sebenarnya memang ia hatinya yang menangis
Syahwa maju kedepan dan meminta izin untuk menyanyi, semua orang bertepuk tangan Rainan juga ikut sambil menyemangatinya, syahwa tersenyum ia mengambil gitar dan memulai memetiknya lantunan lagu dizaman lalu membuat semua orang bernostalgia
Pernah ada, rasa cinta
antara kita, kini tinggal kenangan
ingin kulupakan, semua tentang dirimu
namun tak lagi kan seperti dirimu
oh bintangku
Jauh kau pergi meninggalkan diriku
disini aku merindukan dirimu
ingin kucoba mencari penggantimu
namun tak lagi kan seperti dirimu
Oh kekasih
Syahwa masih memetik gitarnya, sambil menyanyi suaranya juga bagus didengar. Matanya tak lepas dari pria yang bernama Reyhan, Reyhan menyadarinya hanya saja mengabaikannya merasa aneh dengannya. Namun dia akui gadis itu memang cantik, suaranya merdu dan halus, dia juga merasa pernah melihatnya tapi entah dia tidak mengingatnya
Kau hancurkan diriku, saat engkau pergi
Setelah kau patahkan sayap ini~
Hingga kutakkan bisa
Tuk terbang tinggi lagi
Dan mencari bintang yang dapat
menggantikanmu~
Sampai kini masih kucoba
Tuk terjaga dari mimpiku
Yang buatku tak sadar bahwa
kau bukan lagi milikku~
Ditatapnya pria yang begitu ia cintai, Reyhan menangkap aksi curi pandang itu, mata keduanya bertemu namun kemudian Reyhan kembali berpaling dan syahwa hanya bisa menahan getir dihatinya, tidak ada lagi tatapan cinta disana yang ada hanya raut bingung
Hatinya mencelos tidak ada harapan. Matanya menemukan pria lain yang juga menatapnya sendu, hatinya merasa aneh dia menghentikan aksi petualangan matanya kini ia menikmati petikan gitarnya hingga akhir
Petikan itu berakhir dengan tepuk tangan dan air mata, syahwa setelah meletakkan gitarnya ia berlari menuju tempat sepi menumpahkan air mata yang sedari tadi ditahannya
__ADS_1
"Satu kenyataan yang membuatku harus disini, kau bukan lagi milikku kak Rey!". Pekiknya entah teriak kepada siapa
Angin berhembus kencang menerbangkan perasaannya, Malam ini menjadi saksi betapa kacaunya hati yang kini terobrak abrik.
"Katakan, kisah apa yang pernah aku lakukan hingga membuatmu seperti ini".
Deg. Suara itu...
"Reyhan".
"Katakan padaku"
"Kau ingin tahu? Kau yakin sudah siap mendengarnya?". timpal rainan menatap syahwa yang berantakan
Reyhan terdiam, siap tidak siap pasti suatu saat nanti ia tahukan? namun dia tak berani menjawab walaupun hatinya begitu penasaran
"Tidak perlu memberitahu" ujar syahwa
"Baiklah, kamu sepertinya harus istirahat, syahwa kamu gak pantas nangisin orang yang gak ingat kamu ayo balik". Sindir Rainan, syahwa mengangguk dan pergi sementara itu Rainan menyusul dengan sengaja menabrak bahu Reyhan
Dalam hati Reyhan bingung ucapan Rainan tadi, hatinya bahkan sakit setelahnya. Apakah mungkin?
"Apa aku pernah membangun hubungan dengan gadis itu? ttapi bagaimana mungkin? aku tidak mengingatnya".
"Sayang, kamu mikirin apa sih"
Reyhan tak menjawab melainkan meninggalkannya dan menuju tempat tidurnya, wanita itu kesal bukan main sedari tadi pria itu mengabaikannya merasa aneh ia menemukan fakta bahwa syahwa dan reyhan tadi bertemu setelah melihat orang orangnya mengirim beberapa foto lewat ponselnya
"Sialan, awas saja kau wanita jalan*". Umpatnya
★★★
Bersambung
★DUKA★
Kau hancurkan diriku, saat engkau pergi
Setelah kau patahkan sayap ini~
Hingga kutakkan bisa
Tuk terbang tinggi lagi
Dan mencari bintang yang dapat
menggantikanmu~
Sampai kini masih kucoba
Tuk terjaga dari mimpiku
Yang buatku tak sadar bahwa
kau bukan lagi milikku~
__ADS_1
gabrut bgttttt sm lagunya😭😭