CEO Ku Suamiku

CEO Ku Suamiku
Sah


__ADS_3

"Maafkan sikap saya yang pernah menyakiti kamu, ternyata di sini yang salah calon mantan suami saya, saya sudah dibutakan nya sehingga saya tidak melihat mana yang salah dan mana yang benar." ucap Leli sambil menangis.


Leli bersimpuh di hadapan Syifa dengan deraian air mata.


Para tetangga yang sedang ada di rumah ALvin melihat semuanya, mereka ikut sedih melihat Leli dengan kondisi seperti itu.


Bu Salma yang memang berhati baik dan mulia, menatap Syifa dan mengangguk kan kepala nya.


Syifa menenangkan diri nya hingga dia sudah benar-benar tenang.


"Bangun lah mbak, aku sudah memaafkan nya." ucap Syifa sambil meraih kedua tangan Leli.


"Benarkah kamu memaafkan aku?" tanya Leli sambil menatap Syifa dengan mata sembab nya, Syifa hanya mengangguk sambil tersenyum.


Syifa merasa kasihan dengan Leli, apalagi kondisi Leli sangat kacau hari itu.


"Sudahlah mbak, kita lupakan semua nya, lagian aku juga mau menikah dengan pria baik yang mau menerima aku apa adanya." ucap Syifa sambil menatap penuh kasih kepada Ramzi.


"Ternyata kamu berhati mulia, aku sungguh malu dengan apa yang sudah aku lakukan dulu, tapi kemarin mata ku sudah terbuka, dan aku akan berpisah dengan mas Bima." ucap Leli sambil menghapus air mata nya.


"Kenapa mbak harus berpisah, kemarin dia ngga ngapa-ngapain saya kok." ucap Syifa yang belum tahu kejadian yang sebenar nya.


"Apa kamu belum tahu? Apa Alvin dan istri nya tidak cerita?" tanya Leli sambil menatap Alvin dan Rara.


"Ngga, mereka ngga menceritakan apapun." Syifa menatap ALvin dan Rara.


"Ada apa sebenar nya." bathin Syifa.


"Berarti Alvin dan Rara tidak menceritakan kejadian kemarin." bathin Leli.


"Saya bercerai bukan karena kamu, saya memutuskan bercerai karena suami saya sudah berselingkuh dengan LIna adik kandung saya sendiri." kembali Leli meneteskan air mata nya.

__ADS_1


"Ya ampun, sabar ya mbak, mungkin dia bukan yang terbaik buat mbak, semoga mbak bisa tabah menjalani nya." ucap Syifa yang kaget mendengar penuturan dari Leli.


Syifa memeluk Leli, dia mencoba menguatkan Leli, Leli pun balik memeluk Syifa, dirinya merasa beruntung karena bisa mendapatkan maaf dari Syifa.


"Mas, itu suara yang jualan kan?" tanya Rara yang mendengar suara mangkuk yang di pukul sendok.


"Kenapa? Pasti mau." ucap Alvin yang sudah bisa menebak isi kepala istri nya, Rara hanya mengangguk sambil tersenyum.


"Bu Lala tolong panggilkan yang jual bakso itu kemari." ucap Alvin kepada bu Lala.


"Baik nak." bu Lala langsung pergi keluar dan memanggil tukang bakso.


Mang Dedi yang suka jualan bakso keliling merasa sangat bahagia sekali hari ini, dirinya baru keluar untuk jualan, dan Alvin memborong semua bakso nya untuk di makan bersama para pekerja nya termasuk Leli yang sudah mendapatkan maaf dari Syifa dan keluarga nya.


Setelah meminta maaf kepada Syifa, Leli meminta maaf kepada bu Salma dan juga Alvin, dan Alhamdulilah hati Alvin luluh setelah melihat kakak nya yang tersenyum sambil mengangguk kan kepalanya.


Kini mereka semua sedang menikmati bakso mang dedi, bukan cuma mang Dedi saja yang bahagia, tapi semua pekerja Alvin pun ikut merasakan kebahagiaan nya.


*


*


Kemarin sore keluarga Syifa dan keluarga Ramzi berziarah ke makam mendiang ayah nya Syifa sekaligus meminta izin menyatukan anak-anak mereka.


Syifa sempat menitik kan air mata nya di depan pusara ayah nya, Ramzi yang selalu ada di samping Syifa selalu menenangkan calon istri nya itu.


Hari ini Syifa terlihat sangat cantik sekali, dirinya bagaikan anak gadis yang baru menikah, aura nya terpancar membuat semua orang kagum melihat nya.


Ini memang pernikahan nya yang kedua, tapi untuk merayakan pesta seperti ini, ini yang pertama bagi Syifa.


Ramzi yang sudah siap dari tadi sudah terlihat tampan dengan tuxedo yang dia pakai.

__ADS_1


Bibir nya terus mengembangkan senyuman masni nya.


makanan sudah di sajikan dan di tata di atas meja panjang, para pekerja sudah rapih dengan batik yang di berikan Alvin.


Penjagaan sangat ketat mereka lakukan, sampai yang masuk di periksa satu persatu.


Alvin tidak mau kecolongan lagi dengan kejadian kemarin, jadi dirinya menyuruh Feri dan Asep lebih ketat lagi penjagaan nya.


Terlihat Leli juga datang dengan anak nya, dia di undang secara khusus oleh Syifa.


Leli sudah terlihat tersenyum kembali, dirinya sedikit demi sedikit sudah melupakan semua yang terjadi, surat cerai nya sudah di setujui dan sudah di tanda tangani, Bima pun dengan terpaksa akan menikahi Lina adik Leli.


Setelah pernikahan Bima dan Lina, Leli akan pergi ke suatu tempat, dimana hanya dia, anak nya dan Tuhan saja yang tahu, Leli akan mengubur masa lalu nya dan akan mejalani kehidupan yang baru di tempat baru, dan orang-orang baru dalam hidup nya.


Dengan suara yang gemetar menahan tangis Alvin menjadi wali nikah Syifa saat itu, Alvn mengingat segala perjuangan kakak nya demi dirinya menuju sukses.


Bu Salma menitikkan air mata nya, dia ikut merasakan kesedihan yang di rasakan Alvin.


Walaupun dengan deraian air mata, tapi akhir nya Syifa dan Ramzi sah menjadi suami istri.


Rangkaian acara demi acara telah di lalui oleh kedua mempelai, Ramzi sangat fasih mengucapkan ijab kobul nya, dan mas kawin yang berupa seperangkat perhiasan dan kunci rumah yang ada di kota pun sudah Ramzi serahkan kepada Syifa.


Para tetangga yang hadir di buat kagum dan kaget dengan mas kawin yang di berikan Ramzi kepada Syifa.


Ada yang ikut bahagia dan ada juga yang sedikit iri dengan keberuntungan yang Syifa dapatkan.


Yang hadir di acara pernikahan Ramzi dan Syifa hanya orang yang ada di kampung tersebut, karena untuk para klien, kayawan dan teman-teman keluarga Ramzi dan keluarga pak Ramly nanti mereka akan mengadakan acara lagi di kota.


Semua tamu sedang menikmati makanan dan hiburan, terlihat senyum bahagia kedua mempelai di atas pelaminan.


"Bagus ya, dari kemarin tidak bisa di hubungi, ternyata kamu sedang melangsungkan pernikahan di sini." teriak seorang perempuan cantik yang memaksa masuk ke acara pernikahan Ramzi dan Syifa.

__ADS_1


Feri dan jajaran pengamanan sudah melarang nya, tapi wanita cantik itu terus berusaha masuk dan mengancam para penjaga, sehingga dirinya berhasil masuk kedalam rumah yang sedang berlangsung nya acara pernikahan Ramzi dan Syifa.


__ADS_2