CEO Love Story

CEO Love Story
Chapter 57 - Keluarga Besar


__ADS_3

"Bunda, boleh Aldi bicara sesuatu?" tanya Aldi pada Aurora.


"Boleh, kau ingin bicara apa Al?" tajya Aurora balik.


"Bunda, karena proyek Jepang sudah rampung dan Bayu yang akan bantu handle untuk kedepannya, Aldi dipercaya Papih Adam untuk handle next projek di NY, kali ini akan bekerja sama dengan peruasahaan Om Wiradmadja. Berkenaan dengan ini, Aldi mau minta restu dan izin Bunda untuk menikahi putri Bunda satu-satunya tiga hari setelah Kiandra wisuda, dan lagi Aldi akan membawa Kiandra ke NY untuk tinggal disana selama masa projek berlangsung. Aldi sejujurnya sudah mempersiapkannya selama ini tanpa sepengetahuan Kiandra, jadi Bunda, bolehkah?" tanya Aldi.


"Apa Richard yang menyuruhmu bicara seperti ini padaku?" tanya Aurora.


"Ya Bunda, terlepas karena itu, di lain hal Bunda adalah sosok yang melahirkan Kiandra, maka aku pun harus meminta restu pada Bunda. Jika benar diizinkan, Bunda boleh jenguk Kiandra kapanpun Bunda mau, pintu rumah kami terbuka lebar untuk keluarga Bunda jika ingin berkunjung, Aldi tidak akan membatasinya Bunda, tapi Jika Kiandra yang ingin ke Indonesia, Kiandra harus menunggu urusan Aldi selesai, Aldi akan sesekali mengunjungi Indonesia, seperti yang Bunda tahu proyek di NY akan kejar tayang sebab itulah Aldi dan Kiandra mungkin tidak akan seleluasa itu untuk bolak balik Indonesia." jelas Aldi.


"Al.. Sejujurnya Bunda tidak masalah apapun keputusan kalian selama itu keputusan bersama silahkan saja, Bunda tahu semua detail kisah kalian, tapi Bunda minta tolong, tolong jangan sakiti Kiandra seperti dulu lagi, jika itu terjadi lebih baik kamu kembalikan saja Kiandra ku. Aku membesarkannya bukan untuk disakiti seorang pria, aku membesarkannya dengan penuh kasih agar ia bisa mengasihi suami dan anak-anaknya kelak. Bagaimana jika nanti wanita masa lalu mu muncul diantara kalian setrlah menikah, masih adakah perasaan cinta mu untuk eanita itu Nak?" selidik Bunda.


"Dia hanya puing masa lalu ku Bunda, jika pun sosoknya muncul itu tidak mempengaruhi semua tentang Kiandra terhadap ku, sejujurnya aku sudah menyukai Kiandra sejak aku masih menjalani hubungan dengannya, namun aku selalu menepis bahwa perasaan yang muncul hanya sekedar suka karena terbiasa, tapi ternyata perasaanku untuk Kiandra jauh lebih besar dan semakin besar saat Kiandra menjauhi Aldi. Aldi tidak ingin kehilangan Kiandra untuk kesekian kali Bunda, jika nanti terjadi kesalah pahaman aku yang akan mengejarnya dan menahannya untuk tidak pergi lagi dari hidup Aldi, seperti dulu. Apa Bunda percaya padaku?" Aldi tertunduk lesu jika diingatkan kembali masa-masa saat Kiandra lebih memilih pergi dari pada meluruskan kesalah pahaman saat itu.


"Bunda percaya padamu." ucap Aurora sambil mengelus pucuk kepala calon menantunya itu. Aurora sungguh terharu Kiandra benar-benar mendapatkan pria yang baik sesuai harapannya selama ini.


"Terima kasih Bunda, terima kasih atas kemurahan hati Bunda untuk Aldi." ucap Aldi terharu.


Seusai pembicaraan mereka dari hati ke hati akan rencana pernikahannya, pengantin baru yang ditunggu pun tiba.



"Hai Kak" sapa Dita berhamburan memeluk Aldi.


"Hai Adik kecil Kakak yang sudah tidak kecil lagi. Apa kau tidak takut suamimu akan membunuhku jika kau memelukku seperti ini lagi? aku masih sayang dengan nyawaku loh.." ledek Aldi.


"Ish Kakak ini" cibir Dita.


__ADS_1


"Kau masuklah terlebih dahulu, Mamih sudah menunggumu." ucap Aldi.


"Oke, aku akan kesana. Honey, ingat janjimu tadi, jangan mengecewakanku ya, aku akan menyapa Mamih dulu." ucap Dita.


"Hmm.. " balas Bayu singkat.


"Apa kau sungguh takut dengannya, Bro? Yah ku akui Dita ini memang galak sekali, apa malam pertama mu dia juga yang mendominasi?" selidik Aldi.


"Hahaha, apa kau bercanda? tentu lah aku yang mendominasi, ahhh rasanya nikmat sekali, Bro. Kau harus merasakannya segera, aku jamin kegiatan mu tidak akan jauh dari urusan ranjang, hahaha." Bayu merasa menang dan senang memprovokasi Aldi.


"Apa kau sedang mengguruiku? sial!" Aldi merangkul leher Bayu seperti ingin mencekik Bayu sebagai balasan candaan diantara keduanya.


Tiba-tiba Mike datang menghampiri mereka berdua.


"Maaf Boss, Tuan dan Nyonya sudah menunggu untuk makan siang, dan lagi agent photoshoot prewed Boss dan Nona Kiandra akan siap jam tiga sore ini yang artinya jam setengah tiga kita sudah bisa berangkat, Tuan." ucap Mike.


"Mike, apa kau tidak ingin menikah? bukankah Mike yang Mika maksud adalah dirimu? kenapa kalian tidak menikah saja, Mika pasti butuh kepastian, Mike." pertanyaan Bayu sontak membuat Aldi tergelak.


"Maaf Tuan, saya tidak mengerti maksud Anda." jawab Mike dengan santainya.


"Hahaha, biarkan saja Bay. Ku dengar setelah lulus Mika akan menetap di NY dan mewarisi kursi sang Ayah. Ingat Mike, wanita yang tulus mencintaimu tidak akan datang berulang kali, silahkan saja kau menyendiri jika kau ingin melihat Mika menikahi pria lain, dan pada saat itu pula kau tidak akan pernah mendapatkannya lagi seumur hidupmu." ucap Aldi.


Tangan Mike mengepal hebat mendengar ucapan Aldi, entah kenapa rasanya sedikit tidak rela jika ada pria yang memiliki Mika, tapi Mike juga sadar diri akan posisinya sekarang, itu lah yang membuat dirinya membatasi segala bentuk perasaan yang muncul setiap kali dirunya dekat dengan Mika.


"Terima kasih Boss atas wejangannya." ucap Mike.


"Cih, benar kata Mika, kau cupu sekali, dan sedikit pengecut! sudahlah oercuma bicara padamu, aku tunggu diruang makan." ucap Aldi.


"Terima kasih atas pujiannya Boss." balas Mike dengan senyuman.

__ADS_1


Aldi pun berlalu pergi meninggalkan Mike, Bayu pun mengekor. Namun berbisik sejenak ke telinga Mike.


"Jangan sampai kau kalah langkah dengan dokter Faisal, Bro." ucap Bayu ikut. memprovokasi Mike. Bayu menepuk pundak Mike dan berlanjut pergi keruang makan.


Apa Mika akan jadi kelemahanku saat ini? Oh God pls save me. - Mike.


Mike akhirnya ikut menyusul Aldi dan Bayu yang sudsh lebih dulu sampai di ruang makan keluarga.


"Duduklah Mike, apa kau lupa ucapan ku bahwa kau adalah anak ku juga? duduk dan makanlah makananmu." ucap Adam.


"Baik Tuan Boss." ucap Bayu dengan sungkan.


"Cih, mana ada seorang anak memanggil ayahnya seperti itu." ucap Adam kesal karena sampai saat ini ia masih enggan untuk memanggil Adam seperti Aldi dan Dita.


"Pih.. sudahlah. Mike kau duduklah dan makan makananmu. Mari semua kita mulai makan siangnya." ucap Mamih Lita dengan penuh senyuman.


Makan siang pun berjalan riuh gembira.


Seusai acara makan siang, mereka semua berkumpul di ruang tengah, dimana para orang tua duduk di sofa dan para anak duduk di karpet lembut berkumpul bersama bak potret keluarga harmonis.


"Terima kasih semuanya yang sudah hadir dan menetap di kediaman Nugroho, terima kasih atas dukungan terbaiknya untuk acara pernikahan putri ku Anindita dua hari yang lalu. Mengenai hal ini, untuk kedepannya Bayu dan Dita akan tinggal di Jepang, syukurnya Dita saat ini sudah diterima sebagai mahasiswi University of Tokyo dan menantuku akan ikut tinggal disini mengisi kursi CEO untuk Tokyo Fashion Retail (TFR), dan saya akan mengumumkan satu hal penting lagi bahwa putra pertama ku akan menikah minggu depan, terhitung tiga hari setelah Kiandra wisuda, dan akan berlanjut ke NY untuk menghandle proyek baru disana. Semua ini sudah atas kesepakatan bersama dengan kedua belah pihak, saya harap semua yang hadir disini bisa berkenan hadir untuk acara anak ku minggu depan." jelas Adam dengan begitu lugasnya.


Gila! tinggal aku doang dong yang single, arghhh menyebalkan sekali, aku jadi terlihat seperti perawan tua sekarang, sial.


🖤🖤🖤


Jangan lupa mampir ke My Addiction ya..


bye bye 😘

__ADS_1


__ADS_2