CEO Love Story

CEO Love Story
Chapter 66 - My Handsome Man


__ADS_3

Mika dan sekeluarga serta Aldi dan Kiandra pagi-pagi buta sudah berada di bandara, mereka memilih untuk melakukan penerbangan di pagi hari. Michelle dan istri memilih untuk pergi menggunakan jet pribadi mereka sendiri karena setelah acara selesai mereka harus kembali ke NY.


Saat jet pribadi keluarga Nugroho sudah lepas landas, Mika belum juga menemukan sosok Mike.


"Al, kenapa hanya ada kita bertiga saja?" tajya Mika.


"Siapa bilang bertiga, ada kita bertujuh disini." ucap Aldi.


"Ish kau ini, sudah lah percuma.. " ucap Mika.


Mika kali ini duduk sendiri.


Kenapa hatiku terasa ada yang hilang ya, apa Mike begitu marah padaku hingga tidak ingin melihat ku lagi. Mungkin dia saat ini sedang bersama kekasihnya.


***


"Honey ku dengar hari ini mereka akan tiba di Djogja, apa kita minta mereka tinggal di villa mu saja?" tanya Dita.


Dita dan Bayu sedang menonton TV bersama di villa utama milik Bayu. Bayu merebahkan tubuhnya di sofa, kepalanya bersandar ke paha mulus sang istri.


Dita dan Bayu sedang menikmati 'Quality time' mereka di Djogja. Mereka datang ke Djogja khusus untuk menghadiri wisuda Kiandra dan Mika.


"Honey, jadi kah kita pergi ke pantai hari ini?" tanya Dita.


"Ya Sayang." ucap Bayu sambil memeluk perut Dita.


"Ya sudah aku mau mandi bersiap going to the beach.." ucap Dita kegirangan sambil merenggangkan tangannya ke atas. Bayu pun memposisikan dirinya untuk duduk.


"I love you" ucap Dita sambil mencium pipi Bayu, dan kabur ke kamar mandi.


"Haish.. Dasar istri kecil penggoda iman..." ucap Bayu.


Sejak menikah dengan Bayu, Bayu menerapkan aturan bahwa Dita tidak boleh mengunci pintu kamar mandi saat Bayu sedang berada di kamar bersama dirinya. Perintah konyol ini menguntungkan Bayu untuk selalu bisa menyelinap masuk saat istri kecil nya sedang mandi, seperti yang terjadi hari ini Bayu lagi-lagi menyelinap masuk saat Dita sedang mandi.


Tubuhmu sungguh candu untuk ku, Anindita.


Bayu ikut menanggalkan pakaiannya dan hanya menyisakan celana cotton boxer miliknya, Dita yang masih belum tahu akan kehadiran Bayu pun masih asyik mengguyurkan tubuhnya dibawah shower.


Bayu yang sudah tidak bisa menahan gejolak di dalam dirinya, akhirnya memeluk sang istri, tingkah Bayu sontak membuat Dita terkaget.


"Astaga kenapa senang sekali menggangguku mandi?" tanya Dita sambil mencoba melepaskan pelukan Bayu, dan mematikan shower tersebut.

__ADS_1


"Honey... aku ingin kau menggosok tubuh ku, ya." rengek Bayu.


"Baiklah.. tapi aku akan memakai kimono handuk ku dulu." ucap Dita.


"Begini lebih baik, apa kau sudah bosan memanjakan ku, honey?" tanya Bayu memelas.


"Ih.. apaan si kamu tuh, dasar Bayi besar." ucap Dita.


"Honey... aku hanya sedang berusaha melakukan gencatan senjata agar Bayu junior segera hadir disini. Aku hanya ingin kau tidak merasa kesepian di Jepang saat menunggu ku pulang kerja." ucap Bayu.


"Ya.. Berusahalah sekuat tenaga mu, aku akan mendukung hal positive apapun yang akan kau lakukan selama itu untuk kebaikan bersama, tapi kalau kau selalu mengganggu jam mandi ku, aku tidak bisa mandi dengan baik, karena setiap ajakan mandi bersama dalam kamus mu itu bukan mandi manusia normal pada umumnya." cibir Dita.


"Hahaha, kau memang sangat paham tentang ku Honey. Ku akui kau memang cerdik. Aku sempat berfikir kau ini sangat cerdik, tubuh kecil mu ini selalu menggairahkan, dan juga sexy, apa kau seekor kancil yang menjelma menjadi manusia?" ledek Bayu.


"Enak saja! aku bukan kancil tapi titisan dewi khayangan." ucap Dita asal.


Ucapan asal Dita sukses membuat Bayu tertawa lepas. Istri kecilnya ini sudah mampu membuat jokes receh yang selalu membuat Bayu tertawa. Bayu tidak pernah merasa hidupnya berwarna sebelumnya, sejak Dita masuk ke dalam kehidupan Bayu semua berubah lebih baik dan rumah terasa lebih hangat karena tingkah dan kehadiran Dita.


"Sudah lah mari lanjutkan kegiatan kita, aku sungguh mendamba setiap inchi sentuhan tangan mu Honey." ucap Bayu yang mulai menyusuri setiap lekukan leher jenjang istrinya, tangannya sudah melanglang buana ke setiap bagian terindah dari tubuh istrinya.



Bayu dan Dita bersiap pergi ke tempat dimana Dita sangat ingin mengunjunginya.


"Kau sudah siap Cantik?" tanya Bayu.


"Sebentar aku mencari ponsel ku dulu, aku lupa aku menaruhnya dimana ya tadi." Dita merogoh tas kecil miliknya.


"Ini?" tanya Bayu sambil mengacungkan ponsel tersebut dari tangannya.


"Haishh.. kau sengaja?" tanya Dita.


Saat Dita ingin merebutnya dari tangan Bayu, Bayu memindahkannya ke tangan yang lain.


"Oh ayolah.. nanti kita terlambat Sayang.. " rengek Dita.


"Kiss me!" ucap Bayu sambil menyodorkan pipi kirinya.


Cup..


Dita mencium pipi Bayu agar Bayu memberikan ponselnya. Bayu hanya tersenyum manja ke Dita. Ketika tangan Dita meraih ponselnya sejurus kemudian Bayu mendaratkan ciumannya ke leher jenjang sang istri kecilnya.

__ADS_1


"Aku suka wangi mu, ayo berangkat.. " ucap Bayu sambil menggandeng tangan Dita.


Sejam sudah Dita dan Bayu memecah jalanan kota Djogja menuju pantai.


Sesampainya mereka disana Dita langsung menarik tangan Bayu yang baru turun dari mobil.


Dita begitu antusias bahwa dirinya saat ini sudah kembali ke pantai ini lagi, Dita sangat menyukai pantai seperti sang Kakak. Dulu saat keluarga Nugroho masih menetap di Bali Dita dan Aldi hampir setiap hari ke pantai, karena villa mereka berada di pinggir pantai.



"Kau sangat suka pantai?" tanya Bayu.


"Hmm.. aku sangat menyukai hal di pantai, pasirnya, bau air lautnya, udaranya, bahkan suara ombak seperti alunan musik di telinga ku. Dulu saat di Bali aku dan Kakak menghabiskan banyak waktu bermain di pinggir pantai, tapi karena saat itu Kakak pernah hampir tenggelam karena menyelamatkan ku jadi Papih dan Mamih membatasi aku untuk ke pantai. Tapi tak apa, sekarang aku tidak perlu khawatir lagi ke pantai, ada kamu yang akan melindungiku, bukankah begitu My handsome man?" Dita meluncurkan senyuman menggodanya ke Bayu.


"Kau panggil aku apa tadi?" tanya Bayu pura-pura tidak mendengar.


"My handsome man.. " ucap Dita lagi sambil berjalan mundur manjauhi Bayu dengan mengulangi senyuman menggodanya lagi.


Bayu tertawa dan membuang mukanya ke arah lain sejenak untuk menyembunyikan mukanya yang sedang tersipu malu.


"Kau sedang menggoda ku, hah?" teriak Bayu sambil berkacak pinggang.


"Awas kau ya.." Bayu mengejar Dita yang sudah mengambil langkah untuk lari.


Sejurus kemudian Bayu menangkap Dita dari arah belakang.


"Kau mau lari? lari lah kemana pun aku pasti akan mengejar mu." ucap Bayu sambil memutarkan tubuh Dita agar menghadap padanya.


"Hahaha, aku hanya bercanda Bay..." ucap Dita sambil tertawa.


Tanpa banyak berucap Bayu sudah mencium bibir Dita dan menyesapnya dengan penuh gairah, disambut dengan riuh deburan ombak di pinggir pantai seperti sedang bertepuk tangan melihat adegan romantis yang mereka berdua suguhkan.


Bersambung...


🖤


Nah... yang baper ayo jangan lupa klik love dan like nya, kalau perlu vote mereka supaya kamu ga baper sendirian..


jangan lupa tinggalkan jejak ya, love you Guys..


Bye..

__ADS_1


__ADS_2