CEO Love Story

CEO Love Story
Chapter 74 - Kenapa Rasanya Sakit?


__ADS_3

Untuk part ini bisa mendengarkan lagu "Serasa - Bondan Prakoso dan Kikan" accoustic version, karena musik ini yang menjadi back sound atau berhubungan dengan isi cerita.


Part suara Kikan akan diisi oleh Dita


Bondan diisi oleh Bayu dan sebagai gitaris


Mike sebagai Pianis


🖤🖤🖤🖤🖤🖤


Sesampainya di Indonesia Mika menolak ajakan Daniel untuk menginap di hotel tempat Kiandra dan Aldi melangsungkan pesta pernikahan. Mika lebih memilih untuk tidur di apartement miliknya.


Drrrt.. Drrt..


Hp Mika bergetar karena pesan dari Kiandra muncul dari balik layar hp nya.


"Ka, tolong temani aku di kamar ku ya, aku di kamar suite room 222, ku tunggu segera." Begitulah isi pesan Kiandra padanya.


Haishhh.. Aku sengaja kesini untuk menghindari Mike dan Daniel, dia malah menyuruhku kesana. - Ucap Mika dalam hati.


Apa mau dikata jika Kiandra sudah meminta maka wajib bagi Mika dan Dita untuk mengikuti permintaannya selama itu tidak ada unsur merugikan untuk sesama mereka.


Hampir setengah jam sudah kendaraan Mika memecah keramaian Jakarta malam itu.


Mika mulai masuk ke dalam hotel tempat Kiandra melangsungkan pernikahan. Saat pintu lift terbuka nampaklah sosok pria yang sangat Mika ingin hindari namun juga begitu ia sayangi. Siapa lagi kalau bukan Mike Anderson, pria yang menolaknya dua kali.


Tatapan mata mereka berdua saling mengunci satu sama lain, untungnya Mika sedang menggunakan kaca mata berwarna gelap dan menggunakan masker untuk menutup wajahnya, ini demi menghindari dua pria yang saat ini sedang sama-sama berusaha mendekati Mika.


Ya Tuhan, untung aku pakai masker, aku harap dia tidak mengenali ku. - Batin Mika.


Benar saja, Mike melewati Mika begitu saja, Mika terburu-buru memasuki lift dan memilih lantai yang ia tuju. Mika terus memencet tombol penutup pintu lift agar Mike tidak bisa mengejarnya.


Ketika lift hampir saja tertutup, Mika kaget karena kaki seorang pria menahan pintu lift agar tidak menutup, dan pintu itu pun benar-benar terbuka kembali, menampakkan sosok yang membuat Mika kaget dan memundurkan tubuhnya ke pojok lift.


Astaga pria ini, apa dia sudah mengenaliku? Ah aku mau berpura-pura saja tidak mengenalinya. - Batin Mika.


Mike masih menatap Mika yang berdiri dihadapannya. Mike mencoba menutup lift tersebut dan memencet tombol rooftop, lantai teratas gedung hotel tersebut. Mika yang melihatnya sangat ingin menghalangi tingkah Mike namun ia menahan suaranya agar tidak terdengar oleh Mike.


"Sampai kapan kau akan menutupi seluruh wajahmu?" tanya Mike. Mika bingung ia harus menjawab atau bertahan dalam diam.


"Masih tidak mau bersuara, Mikaela Wiradmadja?" tanya Mike lagi.


Mika mencoba tetap stay cool dengan tingkah Mike padanya. hingga kini mereka sudah berada di restoran rooftop tersebut.


Saat pintu lift terbuka Mike menarik tangan Mika untuk mengikutinya. Ternyata semua orang sudah berkumpul di restoran tersebut kecuali calon mempelai wanita dan pria, Mike dan Mika bisa bertemu karena Kiandra yang menyuruh Mike untuk menjemput Mika. Hanya saja Mika tidak menyadari bahwa semuanya direncanakan oleh Dita dan Kiandra.


"Duduklah disini bersama ku Mika." ucap Mike, namun Mika memilih untuk duduk berdampingan dengan Daniel alih-alih dengannya.

__ADS_1


Mike yang ditinggal sendirian berdiri terpaku menatap Mika yang lebih memilih bersama orang lain dari pada dirinya.


Dita dan Bayu yang sudah duduk manis di panggung pun mencoba menjalankan misi mereka berdua yang tidak diketahui oleh dua pasangan saling mencintai namun saling membenci ini.


Bayu mencoba membujuk Mike untuk naik ke atas panggung membantu mereka tampil dengan menjadi pianis Bayu dan Dita. Mike pun naik ke atas panggung sebagai pianis.


Semua orang terkaget melihat Mike yang selama ini kaku dan pendiam mau menerima ajakan Bayu untuk bermain musik, dan lebih mencengangkannya lagi Mika baru tahu bahwa Mike adalah seorang pianis handal, namun karena satu dan lain hal kejadian di masa lalu membuat Mike enggan untuk melanjutkan hobinya dan lebih memilih untuk mengabadikan seluruh jiwa raga nya untuk Aldi dan keluarga Nugroho.


"Hari ini aku dan istri tercinta mau membawakan sebuah lagu yang mewakili isi hati kawan ku ini kepada seseorang wanita yang duduk di sebelah sana." ucap Bayu sambil menunjuk ke arah Mika.


Mika pun kaget dengan apa yang diucapkan Bayu saat ini.


🎵Dita


Mungkin apa yang kurasa


Tak pernah kau rasakan


Mungkin semua kulakukan


Takkan pernah berarti


Tak ingin, tak ingin, tak ingin


Semua rasa takutku 'kan datang


Saat ku mengingatmu, saat ku di sisimu.


🎵Bayu


Serasa kutakkan bernyawa


Bila di sisimu, bila di sampingmu


Seakan dunia 'kan hilang


Bersama diriku, temani diriku.


Mungkin kini ku sudah tak pantas lagi


'Tuk jadi teman cintamu (seperti yang kau harap)


Dan tak mampu lagi mengisi kisah indah


Isi hatimu, isi batinmu.


🎵Bayu and Dita

__ADS_1


Serasa kutakkan bernyawa


Bila di sisimu, bila di sampingmu


Seakan dunia 'kan hilang


Bersama diriku, temani diriku, ohhh


Serasa kutakkan bernyawa


Bila di sisimu, bila di sampingmu


Seakan dunia 'kan hilang


Bersama diriku, temani diriku.


🎵Bayu


Mungkin apa yang kurasa


Tak pernah kau rasakan


Mungkin semua kulakukan


Takkan pernah berarti.


🎶


Mike memejamkan matanya menahan gemuruh dihatinya, lama tak pernah menyentuh pianis lagi kali ini ia menyentuhnya untuk Mika, wanita pujaan hatinya yang tidak bertemu sehari saja dengannya membuat oksigennya seperti berkurang setiap harinya.


Mika pun merasakan hal yang sama. Dia berdiri dari kursi yang ia tempati menatap ke arah Mike, saling mengunci tatapan mereka, hingga akhirnya Mika pergi menuju lift untuk turun. Mika sudah tidak mampu lagi menahan air matanya untuk tidak terjun bebas dari tempatnya.


Lift terbuka dan Mika segera masuk ke dalam, ia menangis sejadi-jadinya di dalam lift, ia sesegukan namun menangis dalam diam. Mika sejujurnya sangat merindukan Mike tapi Mika masih belum bisa memaafkan apa yang sudah Mike lakukan padanya lima tahun ini, menyakitinya seakan tidak mencinta, mengacuhkannya seakan tidak rindu, mendamba tapi tak disapa.


Kenapa rasanya semakin sakit ya Tuhan..


Lift pun terbuka tepat di lantai kamar Kiandra.


Mika mencoba menghubungi Kiandra dan terus menggedor pintu kamar tersebut.


"Astaga siapa si itu, kenapa juga harus menggedor pintu kamar ku, berisik sekali." ucap Kiandra kesal. Saat ia buka pintu betapa kagetnya Kiandra Mika terlihat begitu kusut dan tidak seperti Mika biasanya.


"Kau kenapa Ka? Ayo masuk." ucap Kiandra. Mereka memasuki kamar hotel Kiandra. Mereka berdua duduk di sofa kamar tersebut, Kiandra mengambil air minum untuk Mika. Sejujurnya Kiandra sedih melihat Mika terpuruk dalam amarahnya yang sebenarnya tanpa disadari Mika menyakiti dirinya sendiri.


Bersambung..


Next akan up malam jam 8 ya. Thank you.

__ADS_1


__ADS_2