Cerita Kita

Cerita Kita
Bab 51


__ADS_3

Setelah menjemput Bayu disekolah, Dhita berniat mengajak kedua bocah yang sudah dianggap seperti anaknya sendiri untuk sekedar jalan-jalan dan bermain disebuah mall.


Setibanya di mall yang lumayan besar itu Dhita mengajaknya bermain diarena bermain nampak wajah bahagia terpancar dikedua wajah anak kecil itu mereka bermain bersama layaknya saudara kandung,dhita tersenyum bahagia melihat keduanya.


"wah anaknya cantik dan tampan ya mbak"sapa seorang wanita yang sedang mengandung


Dhita pun tersenyum manis mendengar pujian dari wanita itu apalagi saat mendengar jika anaknya lahir nanti ia berharap akan secantik atau setampan anak-anaknya.


Ponsel dhita bergetar ia pun segera mencari ponselnya ditas yang ia bawa tertera nama Dhaniel dilayar ponselnya


me "hallo ada apa niel"


Dhaniel "kamu dimana beib"


me "aku lagi di mall sama anak-anak"


Dhaniel " tadi kamu naik apa kesana"


me "tadi naik taksi niel"


Dhanil "ok jangan kemana-mana aku

__ADS_1


jemput sekarang "


belum sempat Dhita menjawab ponsel Dhaniel sudah dimatikan ia pun hanya mendesah pelan mengingat Dhaniel yang semakin posessive terhadapnya


setelah hampir satu jam dhita dan anak-anak menunggu akhirnya Dhanielpun tiba ia langsung memeluk kedua anak-anaknya dengan hangat.


"pantes saja ya mbak anak-anaknya cantik dan tampan ayah sama ibunya juga cantik dan tampan" ucap ibu yang sedang mengandung tadi sambil tersenyum.


Dhaniel yang melihat percakapan Dhita dan ibu hamil itu tersenyum jahil lalu ia mendekat kerah dhita dan membisikan sesuatu ditelinganya "apa kamu mau aku bikin seperti ibu disebelah kamu beib" bisik Dhaniel yang berhasil membuat wajah dhita memerah


tanpa sadar dhita memukul bahu dhaniel lumayan kencang laki-laki tampan itu hanya meringis sambil mengelus bahunya yang terasa panas akibat pukulan Dhita.


"sakit tau beib"ujarnya pelan


"awas ya nanti tunggu aja pembalasanku"ancam dhaniel dengan senyum jahilnya


Dhita tak menanggapi ucapan dhaniel mereka berempatpun pamit pada sang ibu hamil karena sang putra tampannya meminta makan burger.


mungkin bagi yang melihat mereka akan merasa iri karena terlihat sangat harmonis


"semoga saja kita akan selalu seperti ini " pinta Dhaniel pada Tuhan dalam hatinya.

__ADS_1


"niel abis ini kerumah bunda yuk,aku kangen sama bunda dan Niken" pinta Dhita disela makannya


Dhaniel hanya mengangguk tak berapa lama acara makan mereka pun selesai dan segera menuju parkiran.


Akhirnya mereka sampai di rumah Dhita nampak mata dhita berkaca-kaca setelah sekian lama menahan rasa rindu pada bunda dan adiknya akhirnya hari ini terkabul.


Dhita masih mematung didepan pintu ia tak tahu apa yang harus ia katakan pada bunda tentang kepergiannya.


"DHITA suara parau seorang wanita membuyarkan lanunannya dan seketika itu juga ia berlari mendekap sang bunda,dengan ait mata yang terus mengalir ia meminta maaf sambil memeluk sang bunda erat.


"bunda..dhita minta maaf udah bikin bunda susah" ucap dhita dengan masih terisak


sang bunda mengelus punggung putri tercintanya dengan lembut "bunda udah maafin kamu nak" balas sang bunda lalu menarik tangan Dhita untuk segera masuk kedalam rumah.


"sheilla ayo salim oma"pinta dhita pada putri kecilnya


bunda menatap dhita seakan meminta penjelasan.


"bun ini anak temen yang sudah menolong dhita disana,ibunya meninggal beberapa menit setelah melahirkan sedangkan ayahnya entah kemana jadi dhita yang merawatnya sejak baru lahir"jelas dhita yang langsung diangguki oleh bunda


Kalau Bayu bunda sudah kenal kerena dhaniel memang sering membawanya kerumah itu.

__ADS_1


Nampak raut wajah bahagia diwajah keriput bunda saat putrinya kembali dan suasana rumah itu yang tadinya sepi kini menjadi ramai.


__ADS_2