
\=\=\= Happy Reading \=\=\=
Setelah beberapa hari masa pemulihan akhirnya Dhita di izinkan pulang.
Dengan perasaan senang ia mengemas barang-barangnya.
"Mah..akhirnya Dhita boleh pulang juga ya"ungkap Dhita pada sang Bunda
"iya neng,Bunda seneng banget semoga setelah ini gak ada lagi ujian buat kamu dan Dhaniel ya Neng"ucap Bunda Ipeh sambil mengelus rambut Dhita
Tak lama kemudian pintu ruang perawatan Dhita terbuka dan masuklah dua anak kecil
"mama ella angen ama mama"ucap Sheilla dengan logat cadelnya dan langsung naik keatas kasur dan duduk dipangkuan Dhita
Bayu pria kecil yang tampan dan sedikit dewasa sebelum waktunya itu hanya duduk di kursi "mama akhirnya pulang juga,Bayu kangen dianterin mama sekolah"
Dhita begitu terharu ia mendekap erat kedua anak nya itu.
"maafin mama sayang,mama janji mulai saat ini mama akan lebih hati-hati lagi"
"mam ayo ita ulang an akan aso aya iasa"tutur Sheilla polos
Dhaniel yang baru saja datang dan membuka pintu langsung menghampiri keluarga kecilnya
"isshhh mama gak boleh makan bakso dulu my littelle girl,bolehnya bubur"ucap Dhanil yang langsung mengangkat Sheilla dari pangkuan Dhita dan memindahkan kepangkuannya
"bubur Bb yah"tanyanya polos
Dhita tersenyum lalu mengacungkan jempolnya sambil mengelus lembut kepala Sheilla.
"mam Bayu hanya ingin diantar sekolah lagi sama mama"timpal Bayu tak mau kalah
"iya nanti mama anterin kalo mama sudah kuat jalan ya"Dhaniel dengan sabar menjelaskan pada kedua anak kecil dihadapannya .
__ADS_1
Setelah Andreas mengurus semua administrasi perawatan Nayla merekapun meninggalkan Rumah Sakit.
Setibanya dirumah, Nayla sedikit terkejut karena rumahnya kini sedikit berbeda.
Dhaniel memang sengaja sedikit merenovasi rumah Dhita dan memasang beberapa AC agar Dhita dan keluarganya nyaman.
"Niel ini kamu yang bangun"tanya Dhita seakan tak percaya
"iya,tadinya mau aku tingkat tiga tapi takut kamu gak setuju"jawabnya sambil mengeluarkan barang-barang dari bagasi
"Harusnya gak usah Niel"ucap Dhita tak enak hati pada Dhaniel
"udah gak usah dibahas,ayo masuk"ajak Dhanil menarik tangan Dhita
Sampai didalam.Dhita langsung duduk disofa dan mengatur nafasnya yang terasa sedikit sesak.
Dhaniel yang melihat Dhita kesusahan bernafas langsung menghampiri Dhita
"kamu kenapa beib"tanya Dhaniel khawatir
"kamu kenapa Neng" Bunda Ipeh yang baru datang dan membawa dua gelas teh hangat langsung duduk disamping Dhita
"gak apa-apa Bun cuma belum bisa jalan terlalu lama nafasnya jadi sesak"jawab Dhita sambil memegang dadanya
"aku gak apa-apa Niel"ucap Dhita yang melihat wajah Dhaniel yang khawatir
"kamu yakin gak apa-apa beib,apa kita balik lagi aja kerumah sakit"
Dhita menggelengkan kepalanya"gak perlu Niel"tolak Dhita
Setelah beberapa saat Dhita dapat bernafas normal.
Dhaniel terus memperhatikan wajah Dhita "ishh kamu kenapa liatin aku kaya gitu sih Niel"tanya Dhita penasaran
__ADS_1
"Aku cuma lagi merhatiin kamu beib"
"jangan gitu ah aku malu"jawab Dhita dengan wajah sedikit merona karena malu melihat tatapan Dhaniel
"Aku kangen banget ama kamu beib"ucap Dhaniel sambil mengelus pipi Dhita dengan jari telunjuknya.
"Sama aku juga Niel kangen ama kamu,sekarang aku yakin kalau kamu beneran sayang sama aku"ucap Dhita jujur
"jadi selam ini kamu gak yakin sama aku beib" Dhaniel pura-pura marah pada Dhita
"ihhh bukan gitu Niel...aku gak yakin aja tadinya.."jawab Dhita sambil menunduk tak berani menatap wajah Dhaniel
"Lalu sekarang?" tanya Dhaniel
"sudah yakin Niel soalnya selama kamu jadi duda kamu gak pernah jalan sama cewe lain"
"kamu tau dari mana aku gak pernah jalan ama cewe lain"kini Dhaniel yang menggoda Dhita
"Dari Andreas"
"Kan aku udah bilang Beib aku tuh cinta mati ama gadis kutub"jawab Dhaniel sambil mencubit hidung Dhita
"awww sakit Niel"pekik Dhita sambil mengelus hidungnya yang dicubit Dhaniel
Dhaniel tersenyum sambil mengelus lembut kepala Dhita
Bunda Ipeh yang melihat kemesraan mereka dari pintu dapur hanya tersenyum dan ia pun mengurungkan niatnya yang hendak meletakan cemilan dimeja
Hai para reader terima kasih sudah mampir dikaryaku.
Author mohon maaf jik masih banyak typo,berikan dukungan kalian dengan cara like,rate dan juga kritsarnya author tunggu
salam Manies
__ADS_1
Amellajj/author