Cewek Penakluk Hati Cowok Cool

Cewek Penakluk Hati Cowok Cool
Pesta Perayaan


__ADS_3

Akhir pekan pun tiba, semua orang menyibukkan diri untuk bersenang-senang dan menghilangkan penat karena terlalu lelah dengan pekerjaan.


Tin... tin...


Klakson mobil Farrel yang menjemput Rossa ke rumahnya.


Gadis itu keluar dengan senyuman di bibirnya.


''Sudah siap.'' Ujar Farrel.


''Iya, ayo jalan.'' Rossa memasuki mobil.


Mereka hendak pergi ke salah satu Butik ternama di kota itu untuk memilih pakaian yang akan di kenakan ke pesta perayaan nanti malam.


Tidak memakan waktu lama mereka telah sampai di Butik dan langsung memilih pakaian yang cocok untuk mereka.


''Yang ini bagaimana?.'' Rossa meminta pendapat setelah mencoba beberapa gaun.


Farrel melongo terpana melihat nya.


Gaun berwarna gold yang di kenakan Rossa sangat menyatu dengan kulit dan bentuk tubuhnya.


''Cantik sekali.'' Jawabnya lirih.


''Yaps, kalau begitu yang ini saja, kamu tinggal menyesuaikan Jasnya yang cocok dengan gaun ku.'' Ucap Rossa bersemangat.


Dia tersenyum melihat wanita nya terlihat bahagia bersama dengannya.


''Tidak akan ragu lagi aku akan segera melamar nya.'' Dalam pikiran Farrel.


''Eh? Rossa Farrel.'' Panggil salah seorang di Butik tersebut.


''Melisa! kamu kesini juga?.'' Rossa juga menyapa nya ternyata itu adalah Melisa.


''Iya, aku bersama yang lain juga kok tapi mereka ada di toko sebrang.'' Ujar Melisa.


''Aah... seru ya shopping sama-sama, ya sudah kita duluan ya bye!.'' Rossa melambaikan tangan nya.


''bye.''


...***...


Di rumah Calysta.


''Mi temani aku ke Butik yu beli gaun, nanti malam ada pesta perayaan perusahaan pasti banyak kalangan atas yang datang, jadi aku harus berpakaian yang sopan dan elegan.'' Membujuk Maminya dengan gaya imut.


''O,ya! tapi Mami gak bisa nemenin kamu, Mami ada urusan, maaf ya sayang.'' Ujar Maminya sambil mengelus rambutnya.


''Ya udah deh.'' Jawabnya lesu.


''Non ada paket.'' Suara pak Satpam dari luar.


''Dari siapa?.'' Tanya Calysta, sambil menghampiri pak Satpam.


Pak Satpam menggelengkan kepalanya tidak tahu.


Calysta membuka paketnya dan di lihatnya ternyata adalah sebuah gaun yang indah berwarna silver dan Heels yang cocok perpaduan dengan gaunnya, juga berwarna silver. Di sertakan surat di dalam nya.

__ADS_1


...'Gaun ini di design khusus untuk kamu, juga heels yang sesuai dengan ukuran kaki kamu. kamu pakai ini nanti malam aku jemput jam 19:30'....


^^^Miss you,^^^


^^^Justin.^^^


Calysta tersenyum bahagia karena ternyata paket itu dari Justin.


''Wow, gaun yang sangat indah, Justin pengertian banget sih benar-benar menantu idaman.'' Ujar Maminya menggoda Calysta.


Waktu berlalu begitu cepatnya.


Malam pun tiba, Calysta telah bersiap untuk pergi ke pesta dan tengah menunggu Justin untuk menjemputnya.


Waktu menunjukkan pukul 19:15


''Sebentar lagi Justin pasti sampai, aku tungguin di bawah deh.'' Pikirnya.


Calysta akhirnya keluar dari kamarnya, ketika menuruni tangga dia melihat Justin sedang mengobrol asyik dengan Papi nya di bawah.


''Justin, kamu sudah datang kenapa nggak panggil aku?.'' Tanya nya sambil menuruni tangga.


Justin tidak langsung menjawabnya, dia terpana akan kecantikan Calysta yang mengenakan gaun yang di berikan oleh nya. Pinggangnya yang ramping dan kulit putih mulus membuat aura nya semakin terpancar.


''Justin, aku tanya sama kamu, kenapa kamu nggak panggil aku?.'' Tegas Calysta setelah menuruni tangga.


''Ah? eh, gapapa kok waktunya masih lama.'' Jawab Justin yang baru tersadar.


''Oh Iya, bagaimana cocok tidak aku mengenakan gaun ini.'' Calysta berputar-putar memperlihatkan gaun yang di pakainya.


''Justin bagaimana menurut mu?.'' Tanya Papi Calysta kepada Justin.


''Cantik, sangat cantik.'' Jawabnya masih dengan mata terpana.


Mendengar itu dari mulut Justin wajah Calysta memerah tersipu olehnya.


''Kamu sadar tidak Calysta tersipu seperti itu kamu semakin imut.'' Gumam Justin dalam hati nya.


Mereka berangkat dan berpamitan kepada kedua orang tua nya.


Justin membukakan pintu mobil nya untuk Calysta. Mobil yang berbeda dari waktu itu dan lebih bagus. Mungkin hanya kalangan atas yang sanggup membelinya.


''Kenapa pakai mobil ini?'' Tanya Calysta.


''Suka-suka aku dong, aku kan orang kaya.'' Jawabnya bangga.


''Sombong.'' Calysta mencubitnya.


''Aw...'' Justin tersenyum.


Sampai di pesta, Calysta menggandeng tangan Justin memasuki aula pesta berjalan di atas karpet merah membuat semua orang yang hadir matanya tertuju kepada mereka.


Tampak di sana Farrel dan Rossa juga sudah datang duluan, begitu juga karyawan kerjanya yang lain serta para undangan dari kalangan atas.


''Selamat malam nona cantik.'' Salah seorang pria muda memberi salam kepada Calysta.


Calysta hanya mengangguk dan tersenyum.

__ADS_1


''Ck.. kenapa design gaunnya sangat terbuka. Orang lain tidak boleh melihatnya dia milikku.'' Gumamnya Justin sambil menutupi pundak Calysta dengan Jasnya.


Calysta menoleh seakan ingin bertanya.


''Sangat dingin seperti itu.'' Justin lebih dulu berkata kepadanya, seolah tahu apa yang ingin di tanyakan oleh Calysta.


''Hai bos!'' Dari kejauhan Febi memanggilnya dan menghampiri mereka.


''Kamu sendiri? mana Aldo'' Tanya Justin.


''Ck.. orang itu tidak setia kawan bisa-bisa nya mengajak Melisa menjadi pasangannya.'' Gerutu Febi dengan wajah sedikit masam.


''Lalu kamu?'' Calysta bertanya.


''Aku mana ada pasangan, kalaupun ada aku ingin yang import. Si Danu sialan belum juga mengirim pesanan ku.'' Lagi lagi mengomel dengan kesal.


''Kamu kira barang, bisa di paketkan.'' Ucap Justin menjitak kepalanya pelan.


Calysta hanya tertawa kecil melihat tingkah laku Febi.


''Tidak apa-apa walaupun tidak membawa pasangan, di sini masih banyak cewek gatel yang menggoda ku.'' Celetuk nya sambil pergi.


Melihat waktu sebentar lagi acaranya akan segera di mulai Justin bersiap untuk naik ke panggung dan membuka pestanya.


Sambutan dan pembukaan telah di sampaikan dan kini giliran Justin untuk berbicara.


''Terimakasih kepada semua yang telah hadir, di malam yang indah ini saya akan mengumumkan sesuatu yang penting bagi saya. Saya akan memperkenalkan tunangan saya,'' Ucap Justin lantang di atas panggung.


Semua orang penasaran dan tidak sabar ingin segera tahu siapa wanita yang di maksud Justin.


Calysta dengan senyumnya yang manis muncul dari belakang panggung dan menempatkan dirinya di sebelah Justin.


Semua orang tidak mengira bahwa itu adalah Calysta, ternyata dia bukan hanya sekedar sekertaris pribadi tetapi juga tunangannya.


Mereka memberikan selamat dan doa kepada Justin dan Calysta.


Memang pasangan yang serasi.


''Terimakasih untuk semua nya, dan kabar bahagia lagi bagi saya. Bahwa beberapa hari lagi kita akan menikah.'' Jelas Justin dengan wajah yang sangat bahagia telah mempublikasikan hubungannya dengan Calysta.


Ternyata Radit juga menghadiri pesta itu dan melihat semua yang terjadi.


''Aku terlambat.'' Gumamnya lirih dengan wajah kecewa, dan lalu pergi meninggalkan pesta itu.


''Semoga kamu bahagia Calysta''


''Mari semuanya nikmati malam yang berbahagia ini.'' Lanjut Justin dengan kata penutup.


Semua orang bersenang-senang dan bergembira ria. Apalagi Febi yang di kelilingi banyak cewek.


Justin tersenyum bahagia menatap Calysta dan memeluk pinggangnya sembari menikmati malam pesta yang indah ini.


''I Love you.'' Bisik Justin di telinga calon istrinya


''I Love you to.'' Balas Calysta dengan senyuman nya.


Mereka berciuman sangat mesra dan romantis.

__ADS_1


__ADS_2