Cinta CS

Cinta CS
24.lelah 2


__ADS_3

Rose dan Evy mulai mengukur dan Joe membantu mencatat.


Setelah semua selesai, Rose langsung kembali ke pabrik karna ia akan membuat desain untuk kelas Mr. Roland.


Rose bergumam sendiri, jika satu atau dua desain pasti dia mampu namun kali ini 20 desain, apa dia mau membunuh tanpa menyentuh sih ini namanya penindasan.


Big Papa datang....


“Sudah selesai semua urusan kamu ? “


“Sudah Pa”


“Lain kali kamu jangan membuang banyak waktu”


“Ya... “


“Kamu harus tahu mana yang lebih penting dari sekedar jalan-jalan”


“Yaaa” jawab Rose dengan malas


“Bagaimanapun kamu tidak akan pernah kembali dengan Rey”


“Iya” jawab Rose datar


Big Papa pun berlalu dan Rose masih anteng dengan kertas-kertas yang belum ter coret sedikitpun.


Rose melirik jam, lagi sebentar jam makan siang dan ia belum membuat apapun.


“permisi Nona”


“Iya”


“saya mau bersih-bersih siang”


“baik”ucap Rose tanpa menoleh pada Dika


Rose menyandarkan punggung pada kursinya yang empuk.


“Hahhhhh hidup dengan target” umpat nya lirih


“Sabar Nona”ucap Dika kelepasan


“Iya memang harus begitu Dika”


“Eheheh maaf Nona saya tidak bermaksud menyahut”


“Nggak apa kok”


Kini Rose menghadap Dika, ia memperhatikan Dika hari ini, Dika nampak berbeda dengan kemeja putih dan celana jeans, ya bisa dibilang terkesan rapi hari ini.


“Hari ini kamu agak beda ya”


“Hahh masak sih Nona”


“Iya.... Lebih rapi gitu”


“Hari ini saya ada konsul Nona”


“Owhh gitu ya, good luck ya”


“Iya, makasi Nona”


Rose melupakan makan siangnya dan fokus dengan pesanan baju serta desainnya yang berjumlah banyak itu.


“Permisi Nona”


“Iya” Dika lagi


“Ini makan siang dari Bos Papa”


“Owhh iya makasi Dika, taruh aja dimeja “


“Nona jangan lupa makan ya, jangan sampai sakit”


“Makasi” ucap Rose dan kemabli fokus pada layar laptopnya.


“Papa masih juga perhatian walaupun tadi pagi ia mengomel”


Rose adalah orang yang menghargai makanan ia meletakkan pekerjaannya dan mulai makan.


Sesekali ia berfikir ingin rehat sehari saja dan kenapa justru disaat pekerjaannya banyak ia malah patah semangat.


“Nona belum pulang ? “


“Belum ehhh Dika.... Kok kamu disini ? “


“Kebetulan aku sudah pulang konsul dari tadi jadi aku mampir dan liat masih jam kantor dan aku berniat untuk bersih-bersih”


“Owhh gitu, bagus deh kamu rajin dan aku suka” ucap Rose


“Terima kasih Nona”


Suara hape Rose berdering dan itu dari Papanya.


📞


“ kamu lagi dimana ? “


“Masih dipabrik Pa”


“Ya sudah kalau sudah selesai lekaslah balik “


“Baik”


Rose menutup laptopnya dan kertas yang akan di desain masih kosong belompong.


“Aku butuh refresing “ ucap Rose kemudian menutup pintu ruang kerjanya.


Suasana nampak lengang dan terlihat Dika yang masih duduk di kursi depan.


“Nona akan pulang ? “


“Iya, kamu sendiri nunggu aku atau gimana ? “


“Iya Nona” ucap Dika sambil tersenyum manis


Duaarrrr entah mengapa kali ini Dika terlihat berbeda, dan dada Rose sedikit bergetar.


“nggak.... Nggak ini nggak boleh sumpah”batin Rose

__ADS_1


“Kalau begitu ayo kita pulang “


“Baik Nona”


Dika dan Rose akhirnya pulang Rose dengan mobilnya dan Dika dengan motornya.


Rose bernyanyi kecil untuk meredakan mumet otaknya bukannya pulang ia malah berbelok ke tempat yang jauh dari titik rumahnya.


Rose dengan wajahnya yang tanpa dosa mulai memutar mutar jalan hingga ia sampai disebuah pantau yang jaraknya lumayan jauh dari rumahnya.


Pantai itu nampak lengang dengan beberapa pengunjung yang berganti akan menikmati makan malam disana.


Pantai batas senja baca Rose dengan perlahan, Rose memesan sebuah minuman dan kentang goreng.


Rose menghirup udara pantai dengan seksama ahhh.... Plong rasa otakku.


Kemarin dengan Rey bukannya liburan malah macet dijalan dan kepala jadi tambah pusing.


Hhmmmmhahhhh Rose menghembuskan nafas perlahan. Ketenangan ini hanya sementara besok ia harus berkutat lagi dengan kesibukannya.


Jika ada tombol waktu bisakah aku mengulang tahun-tahun dimana aku berumur 10 tahun karna ditahun aku sangat bahagia dan bebas.


“Sebentar saja... Izinkan aku Tuhan “ucap Rose sambil memejamkan matanya dan meneteskan air matanya.


..... 🎤🎼🎹🎶🎤🎼🎹🎶🎤🎼🎹🎶Hape Rose


“kali ini Pa.... Maaf tidak akan aku angkat” ucap Rose sambil menutup matanya.


Aku ingin istirahat.... Sekali saja !!! Pemikiran Rose.....


Maafkan Rose....


Rose menekan mode pesawat.... Apa yang akan dilakukan Rose


4 jam telah berlalu, Rose menenteng es kantong dan gorengan.


Tiba-tiba sebuah tangan menggamit nya dari belakang.


“Sudah aku duga kamu disini”


“Rey ? “


“Kenapa .....? Kamu kaget kalau aku yang datang “


“Tidak”


“Rose Papamu khawatir “


“Aku hanya ingin tenang sehari saja, apa tidak bisa ? “


“Bisa jika kamu bilang dulu dan tidak mematikan ponselmu”


“Ihhh kami tahu apa sih Rey”


“Rose... Papamu membuang gengsinya padaku dan langsung meneleponku”


Rose terdiam...


“Mana mobilmu, aku antar kamu pulang ya”


“Terus kamu ? “


Rose tidak sanggup lagi membendung air matanya.


“Rey... Malam ini aku pinjam kamu dan besok aku akan bilang pada Evy”


“Rose kamu tahu ? “


“Aku sudah mengenalmu begitu lama Rey, apa yang tidak aku ketahui”


“Evy sudah menungguku cukup lama Rose”


“Iya... Aku tahu itu”


Rose menunduk, “Maafkan aku Rose”


“Tidak ada yang perlu dimaafkan Rey, kamu dan aku memang sudah tidak mungkin lagi”


“Aku akan mencoba mencintai Evy” remuk dada Rose dan hancur saat mendengarnya tapi bagi Rey inilah yang harus dikatakannya agar Rose cepat melupakannya.


Mobil mulai melaju, menerobos dinginnya malam yang menusuk hingga ketulang-tulang.


“Berhenti sebentar Rey”


“Iya”


“Cupppp” sebuah ciuman kecil mendarat dipipi Rose.


“Rey”


“Aku tidak bisa memberi yang lain”


“Aku adalah temanmu sekarang “


“Aku berdosa Rey”


“Malam ini kau boleh denganku Rose”


Rose mulai tersenyum kecil pada Rey, entah mengapa hatinya menjadi lebih baik.


Ikhlas.... Itulah yang harus dilakukan keduanya.


Keesokan harinya.....


“Rose maafkan Papa”


“Rose yang salah Pa, Rose terlalu keras kepala”


“Sudahlah jika kamu merasa tertekan, Papa bisa membatalkan pertemuan Papa dan kita bisa liburan”


“Nggak usah Pa”


“Kenapa ? “


“kemarin aku hanya lelah Pa”


“baik Rose, Papa sudah atur jadwal agar kamu bisa ke Jawa sekitar dua minggu lagi”


“Buat apa Pa ? “

__ADS_1


“Kamu belanja langsung ke supplier kain dan bertemu dengan langganan Papa”


“Tapi aku belum pernah kesana Pa”


“Makanya kamu kesana biar kamu tahu”


“Baik Pa”


“Terus aku sama siapa kesana Pa ? “


“Nanti Papa aturkan kamu jadwal sama Dika”


“Lohhh kok Dika”


“Dia sudah pernah ke Jawa kok”


“Tapi dia nggak bisa nyetir kan”


“Nyetir buat apa, kamu naik pesawat kok”


“Owhhh”


“Tapi Pa, kenapa Dika”


“Kan kamu tahu sendiri yang lain lagi sibuk untuk pembuatan baju batik pesanan mantan pacarmu Rey”


“Nggak usah dipertegas kelezzz Pa”


“Hahha kenapa Baper ? “


“Nggak lah Pa”


“Kirain baper”


“Ya udah Rose pamit dulu Pa”


“Emmm tunggu Rose, sebenarnya ada yang Papa mau bilang sama kamu”


“Apa Pa”


“Alasan Papa suruh kamu berhenti sama Rey karna kamu sudah Papa jodohkan”


“Hhahhh jodohkan ? “


“Iya Rose”


“Coba Papa ulang lagi Pa ? “


“Papa sudah jodohin kamu”


“Sama Anggara ? “


“Bukan”


“Terus, kenapa Papa biarin Anggara nyari aku terus”


“Anggara sudah tahu kamu bakal Papa jodohin tapi ia masih usaha”


“Obsesi”


“Kamu nggak marah kan Papa jodohin”


“Nggak Pa, aku yakin pilihan Papa yang terbaik buat aku”


“Makasi Rose”


“Aku ke kamar dulu Pa, aku mau istirahat “


“Baik”


Kriiiiet........


Rose menutup pintu kamarnya dan langsung mengalir lah butiran bening ke pipinya.


“Apa ini adil ya Tuhan”


Rose memandangi ponselnya yang menyala....


📩


Rey...


Rose.... Aku sudah jadian dengan Evy


💬


Rose


Kenapa aku harus tahu ?


. 📩


Rey


Karna kau adalah sahabatku sekarang


💬


Rose


Itu tidak baik Rey, itu akan menyakiti Evy


Kau tahu perempuan sangat sensitif


Dengan yang namanya mantan


📩


Evy tidak akan tahu


. 💬


Rose


Lama-lama ia akan tahu


Rose menutup layar hapenya dan langsung memeluk bantalnya dengan isak tangis dan sakit didada yang luar biasa.


“Aku ikhlas tentang Rey tapi mass karna perjodohan aku harus mendapat semua ini, aku salah apa hingga kebahagiaan ku

__ADS_1



__ADS_2