Cinta CS

Cinta CS
63.Cerita kecil


__ADS_3

đź’šđź’šđź’šHAPPY READINGđź’šđź’šđź’š


17.00


Taman Sangkareang


“Kamu jadi pergi ke nikahan Janet ? “


“Jadi dong kamu mau ikut ? “


“Ikut.... Kebetulan aku juga nggak ngajar”


“Ner.... Pas kamu dikampus ada nggak yang pernah nyatain cinta gitu ke kamu ? “


“Ada”


“Banyak”


“Lumayan”


“Ada yang kamu Terima ? “


“Ngga ada, aku nggak niat pacaran sama mahasiswi”


“Oohhh.... “


“Kamu sendiri gimana, rekan bisnis kamu banyak yang muda”


“Sejauh ini ngga ada, kan aku sudah tunangan”


“Tapi mereka kan nggak tahu, kadang juga mereka nggak peduli”


“Iya... Tapi aku bisa menjaga kok”


“Dulu aku takut pada Anggara”


“kok”


“Iya... Aku takut jika ia mengambilmu”


“Sebelum kita jadian ? “


“Iya.... “


“Emm... Aku kira kamu nggak ada pikiran begitu”


“Aku merasa belum cukup punya apa-apa jika bersaing dengan Anggara”


“Emmm..”


“Tapi akhirnya aku menyadari jika memang tulus pasti ada jalan”


“Yahhh terkadang segala sesuatu tidak bisa kita dapatkan sekaligus Ner”


“Setidaknya sekarang aku akan menjaga sesuatu yang sudah aku perjuangkan “


“Tapi aku pernah lihat orang buru-buru terus jatuhin roti bulanan di minimarket “


“Oeee.... Inget dah itu terus padahal aku sudah lupa”


“Hehehe gitu aja marah “


“Makasi ya Ner”ucap Rose


“Jangan bilang makasih”


“Yuk deh kita siapan “


“Mau kemana ? “


“Ke toko kado, mau beli kado buat Janet sama Joe”


“Ikut nggak ? “


“Ikut dong “


Di pabrik


09.00


“Nona Rose... Aku adalah Mr. Y”


“Silahkan duduk Mr. Y”


“Iya.... Aku ada tawaran inves buat kamu “


“Baik”

__ADS_1


“Tapi aku tidak mau disini ngomongnya”


“Terus anda maunya dimana ? “


“Hotel dong “jawabnya dengan enteng seenteng kresek.


“Maaf tapi saya tidak bisa, jika ada investor biasanya selesai disini “


“Jadi anda menolak saya, dengar ya toko saya sangat banyak, saya juga memiliki relasi yang luas dan anda pasti rugi karna menolak kerja sama dengan saya”


“Maaf maaf ya Mr. Y tapi saya lebih baik tidak punya investor dari pada harus pergi bersama anda”


“Setidaknya aku lebih baik dari tunangan anda yang aku dengar hanya seorang CS maaf ya cleaning service upsss..... “


“Urusan pribadiku apa ada sangkut pautnya dengan anda”


Ujar Rose dengan nada yang tenang meskipun hatinya sakit.


“Aku malu mendengar bos besar seperti anda punya tunangan CS”


“Aku tidak minta makan pada anda, apa haknya anda menggunjing urusan pribadi saya, pintu keluar ada disana “


“Tanpa di suruh pun aku akan akan pulang sendiri “


Rose menarik nafas panjang karna menahan kesal, baru kali ini ada investor yang punya tingkah laku seperti ini, sangat tidak sopan dan tidak punya etika.


Rose meneguk air putih di mejanya dengan kasar.


Sick banget sih jadi orang, baru punya uang dia pikir aku cewek nggak bener.


Rumah Nervian


“Ibu... Aku belikan beberapa make up untuk Ibu”


“Kamu repot sekali sih Ner, seharusnya Ibu yang kasih kamu hadiah karna mau menikah”


“Ya karna ada uang lebih Bu”


“Rose sudah kamu belikan ? “


“Belum Bu, Rose itu apa-apa nya mahal rasanya aku belum sanggup untuk membelikannya”


“Kamu ini belum saja mencoba sudah bicara seperti itu”


“Aku kadang minder Bu, dengan Rose karna aku tidak sebanding dengannya”


“Jangan bicara seperti itu, Rose adalah gadis yang baik”


“Kamu ini selalu ngomongin materi terus”


“Wajar sih Bu, apa tidak bisa ditunda pernikahannya”


“Sudah pas umurnya Ner”


“Hahh... Banyak ketakutan yang aku pikirkan Bu”


“Jangan khawatir Ner... Pasti kamu bisa membahagiakan Rose”


“Dia terlalu banyak tersakiti Bu, apalagi Ibu tahu kan cerita aku tentang Diana”


“Iya... Itu sudah jalannya jangan terlalu memikirkan hal yang belum terjadi Ner, lihat saja Ayahmu, kamu kira dia langsung bisa punya segalanya seperti sekarang ini”


“Benarkah Bu ? “


“Iya.... Awal bisnis Ayahmu dulu warung kopi, dia berhenti dari pekerjaannya sebagai koki dan membuka usaha sendiri, kakekmu sangat menentangnya , mereka sering adu mulut dan mulai membandingkan Ayahmu dengan saudaranya-saudaranya”


“Terus gimana Ayah Bu ? “


“Dia tetap dengan pendiriannya”


“Berapa tahun baru Ayah sukses Bu ? “


“Lama dan dalam prosesnya itu ada pelanggan yang setia datang dari awal warung kopi itu buka, awalnya ia datang sendirian kemudian ia datang bersama kekasihnya, dia tidak pernah absen datang, minimal seminggu sekali pasti ia mampir”


“Terus Bu... “


“Lama-kelamaan Ayahmu dan orang itu mulai akrab dan akhirnya ia membantu Ayahmu dalam bisnisnya “


“Kalau boleh tahu siapa orang itu Bu dan mungkin aku bisa membalas jasanya “


“Yakin kamu mau balas jasanya ? “


“Tentu Bu, minimal aku bilang makasi”


“Bilang makasi aja sama Tuan Edelweis “ucap ibunya sambil tertawa kecil


“Jadi Ibu cerita tentang Tuan Edelweis “ucap Nervian sambil memicingkan matanya.

__ADS_1


“Iya... “


“Berat memang urusan bisnis jika keluarga tidak mendukung tapi hebatnya Ayahmu ia bisa bertahan “


“Tentunya karna ada Ibu juga yang mendukung dia kan Bu”


“Iya... Ibu menghabiskan semua tabungan Ibu untuk bisnisnya “


“Ibu benar-benar cinta sejati Ayah”


Ibu Nervian hanya tersenyum dan memandangi pelataran rumahnya.


“Bu... Aroma apa ini ? “ucap Nervian karna mencium aroma dari dalam dapur


“Ohh iya Ibu bikin kue hampir aja gosong kalau kamu nggak ingetin, keenakan cerita sih”


Tak lama kemudian Ibu datang dari dalam dapur membawa sebuah kotak.


“Apa ini Bu ? “


“Ini Kue red velvet kesukaan Rose bawakan dia ke pabrik gih, pasti dia suka”


“Iya Bu... Makasi banyak”


“Sama-sama dan hati-hati dijalan “


Hati Rsoe masih dongkol dengan Mr. Y tadi.


“Dasar cabul”gumamnya sendiri


“Siapa yang cabul ? “


“Ehhh.... Ner.... Aku lagi kesal nih”


“Kesal dengan siapa ? “


“Dengan Mr. Y investor itu”


“Emangnya kamu diapain sama dia”


“Dia mau investasi disini tapi ngajak aku tanda tangan kontrak di hotel kan gila !!! “


“Terus pas kamu nolak dia bilang apa ? “


“Yahhh dia ngomel sambil hina-hina kamu”


“Sudah biarin aja tapi kamu nggak dapat investor dong”


“Biarin aja, aku nggak peduli soal itu Ner, aku nggak sudi punya investor yang otaknya kotor”


“Sabar nanti pasti ada gantinya kok, oh iya ini Ibu aku buatin kamu kue”


“Kue apa Ner... “


“Buka aja sendiri “


“Emmmm.... Ini red velvet kesukaan aku”


“Dan aku beliin kamu es boba rasa strawberry “


“Pas banget deh, yuk kita makan”


“Yuk deh.... “


“Duhhh mood booster banget sih”ujar Rose sambil menyuap kue yang masih hangat itu.


“Iya.. “ucap Nervian yang ikut menikmati kue buatan Ibunya.


“Salam sama Ibu ya Ner”


“Iya sayang”


“Oiya aku ngga ada lihat Janet “


“Kan dia persiapan buat nikah”


“Oh iya lupa”


“Aku ngomongnya belum lewat satu hari, sudah lupa”


“Namanya juga manusia “


“Manusia hanya bentuknya saja mungkin isi otakmu setara dengan kucing”


“nggak apa kucing kan imut”


“Suka-suka kamu deh Ner”

__ADS_1


“Jangan dongkol lagi, biarin aja si investor yang mulutnya kasar itu, jangan dipikirin lagi ya Rose”


“Baik”


__ADS_2