Cinta CS

Cinta CS
75.Pengakuan Wita


__ADS_3

“Aku yang ada buat dia, tapi saat aku kuliah dia malah sibuk berpaling”


“Aku benci kau bahagia bersama dia Rose Edelweis”


“Aku nggak ikhlas”


Air mata Rose tak mampu terbendung lagi, ia mulai terisak, untung saja tempat mereka jauh dari keramaian.


Rose yang terkenal jarang menangis kini terlihat lemah.


“Berapa waktu yang aku korbankan untuk dia, setiap hari ia ketakutan akan hal itu, kamu hanya mendapat ia saat ia baik dan sehat tapi aku, aku tahu semunya saat ia frustasi, aku yang membantu ia lepas dari obat penenang “


“Sosok ia pasti sempurna dimata kau”


“Jika kau jadi aku bagaimana perasaanmu”


“Aku mengenal Nervian dari dia bekerja di tempatku”


“Ini sudah bagian dari rencana Ayahnya buat masukin dia kerja disana, apa kau tahu”


“Kembali dengan hal yang kau katakan, aku tidak mau tahu Wita dan masa lalu biarlah masa lalu”


“Aku harap kau tak akan bahagia bersama Nervian”


“Plakkkkk ! ! ! “


“KETERLALUAN KAMU WITA !! ! “


“Kamu lupa kalau kamu sudah bersuami !!! Pulang sekarang “


“Enggak pokoknya aku dan Nervian harus bersama !!! “


“Sakit Jiwa kamu ya”


“Ayooo”


Rose yang masih tak percaya dengan apa yang dituturkan Wita, kini hanya mematung.


“Nona..... “


“Iya.... “


“Sudah jam dua belas lebih ini, kita pulang nggak ? “


“Emmm.... Iya deh”


“Nona kenapa ? “


“Ngga ada kok”


“Apa cewek tadi menganggu Nona ? “


“Nggak kok”


“Cerita aja sama aku nggak apa Nona”


“Nggak perlu, baiklah ayo kita beberes”


“Rose aku jemput kamu”ucap Nervian.


“Iya... Makasi”


“Gimana hari ini ? “


“Sepi”


“Ada apa dengan wajahmu itu Rose, kau nggak seneng aku jemput “


“Emmm”


“Rose”


Aku penasaran tentang apa yang dikatakan Wita.


Malamnya saat Nervian sudah tertidur, ia membuka twitter Lama Nervian.


“Hari ini pertama kita jadian”


Sebuah foto bersama Nervian dan Wita.


Mereka...terlihat bahagia, aku tak percaya Nervian yang tidak begitu peduli tentang sosmed begitu perhatian disini.


Setiap kegiatan mereka terlihat bersama tapi apa yang membuat mereka berpisah.


Twitter


“Ner... Aku harap kamu cepat sembuh”


Foto Nervian sedang dirumah sakit.

__ADS_1


Tapi jika aku pikir kenapa aku sibuk dengan masa lalu Nervian, akupun juga punya masa lalu dan bahkan masa lalumu masuk dengan Nervian.


Nervian pun tak masalah dengan itu, kenapa aku harus tahu tentang semuanya.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


“Rose... Tidak ada disini Ner, apa dia tidak bilang pergi belanja gitu”


“Biasanya sih dia bilang Pah, apa terjadi sesuatu ? “


“Sepertinya tidak Ner, mungkin memang lagi belanja aja atau dia ke rumah Boa”


“Entahlah Pa, aku coba kesana ya”


“Iya “


Rumah Boa


“Rose ngga ada disini Ner”


“Baiklah jika ia kesini, kau bisa hubungi aku ya Nona”


“Iya”


*nomor yang Anda tuju tidak dapat dihubungi*


Rose.... Aku salah apa padamu....


Sementara itu Rose yang dicari sedang ada di Villa nya.


Semoga dia tidak menjangkau hingga kesini...


“Aku sungguh ingin menenangkan diri dan aku juga sedang promil”


Wita kesini bersama Tante Nervian pasti memiliki tujuan tersendiri, aku yakin itu tapi memang dari sosmed sangat meyakinkan.


Aku meskipun sudah berkeluarga dengan Nervian, aku juga tak pantas untuk mengorek masa lalu Nervian yang mungkin akan membuatnya luka.


“Tante !!! “


“TANTE !!! “


“Ada apa Nervian kamu berteriak di tempat Tante”


“Tante kenapa membawa Wita ke tempat aku !!! “


“Wita yang minta Ner”


“Tapi Ner... Kamu itu emang cocok sama Wita bukan si Rose itu, Wita itu orang kaya dan apa sih yang dipikirkan Ayahmu, Papa Wita itu investor”


“Tante jika Tante nggak pacaran dengan Papanya Wita Tante nggak akan ngomong gini kan !!! Tante nggak tahu kan kalau Wita sudah menikah!!! “


“Aku tidak pacaran dengan Papa Wita dan apa iya dia sudah menikah “


“Tante ingat ya, jika terjadi sesuatu dengan Rose, Tante akan tahu akibatnya”


Tante Nervian gemetar karna baru kali ini ia melihat Nervian marah.


Pikiran Nervian kembali melayang saat ada orang yang merusak hubungan rumah tangga Orang tuanya.


Nervian yang tidak bisa mendengar keributan mulai frustasi, Nervian memang mengingat dengan jelas bahwa Wita yang ada disana namun Wita lah yang memilih untuk pergi bukan Nervian yang meninggalkan dia.


Dan sekarang ia datang kembali saat ia telah menemukan kebahagiaan sendiri, apa yang ia mau sebenarnya.


Hubungan percintaannya seakan mempermainkan dia untuk kesekian kalinya.


Nervian membuka kembali catatan medisnya dan disana selalu ada tanda tangan Wita untuk tanggung jawab atas obat-obatan Nervian.


♋♋♋♋♋♋♋♋♋♋♋♋♋♋♋


“Duduk !!! “


“Duduk !!! “


“Ada apa !!! “


“Beraninya kamu mencari Nervian lagi!!! ‘


“Aku sudah bilang kan bahwa Nervian adalah cinta sejatiku”


“Ingat ya... Kamu yang datang pada anakku bukan anakku yang mencarimu !!! Kurang baik apa anakku padamu bahkan kau melahirkan anak pun tak mau, tapi tidak ada yang mempersalahkannya Wita”


“Aku memang datang pada anakmu tapi kau tahu wahai Ibu mertua, anakmu sangat mencintaiku bahkan ia mah membuka toko batik hanya untuk aku bersaing dengan pabrik dan galeri milik Rose “


“Lihat saja Wita, jika kau bertingkah lagi, aku akan menendangmu jauh dari keluarga ini “


“Aku tidak takut”


“Sialan !!! “

__ADS_1


Villa


Apa Rose disana ?


Sekitar pukul delapan malam Nervian melaju menuju Villa milik Rose ia yakin firasatnya tidak salah.


Dan benar saat membuka pintu Villa Rose sedang mandi disana.


“Rose Edelweis “


Rose masih tak bergeming, ia hanya menoleh kemudian mandi lagi.


“Sayang... Sudah malam.... Ayo keluar kolam”


“Aku lagi pengen disini aja Ner”


“Wita cerita apa saja denganmu Rose”


“Tidak banyak kok”


“Aku tahu memang aku pernah tergantung pada obat-obatan saat itu tapi itu bukan obat terlarang”


“Iya”


“Rose masa laluku tak bisa diubah tapi di masa depanku hanya ada kamu “


Rose menoleh pada Nervian”aku hanya tenangin diri aja Ner dan aku juga merenung bahwa aku juga memiliki masa lalu ,bahkan kau siap masuk bersama jadi akan egois jika aku hanya melihatmu saja tanpa melihat aku seperti apa.


“Rose “


“Ayo kita mandi”


“Baiklah tapi sebentar ya, aku dingin”


“Kan ada aku”ucap Rose tersenyum.


Nervian memeluk Rose didalam kolam dan mencium bibirnya yang ranum, Rose membalas dan adegan itu lebih dari lima belas menit.


Setelah itu adegan berlanjut diatas ranjang dengan Rose yang masih belum berganti baju renang.


“Rose aku milikmu malam ini”ucap Nervian


“Emmphhh.... “ Rose hanya mendesah kecil geli saat Nervian menggeranyangi tubuhnya hingga kedalam dalam.


“Baiklah”Nervian mengangkat tubuh kecil Rose dan mendudukannya diatas meja.


“Kamu terlihat cantik saat ini”


“Apa hanya saat kau membuka saja aku terlihat cantik”


“Enggak lah”


“Semoga malam ini jadi ya”


“Kalau jadi aku kasih nama Villa “


“Ya kalau cewek terus kalau cowok, Villo”


“Pinter banget “


Malam panas itu diakhiri oleh Rose dan Nervian yang kelelahan karna beradu mekanik .


“Deggg.. . . “


“Kalau aku telat terus bisa jadi contoh yang nggak bagus”ucap Rose sambil merapikan bajunya.


Ia melihat Roti sobek yang terlentang diatas kasur.


“Ner.... Balik yuk”


“Rose istirahatlah... aku sudah bilang sama Papa”


“Tapi aku banyak libur lohh akhir-akhir ini”


“Nggak apa kok, aku aja ada jadwal tapi aku pindahin ke sore demi kamu”


“Iya deh”


“Aku buatin kamu teh ya”


“Emang masih ada stok ? “


“Ada kok”


“Baiklah”


“Rose.... “


“Apaan “

__ADS_1


“Morning kiss”


“mmmuuaachhhhh”


__ADS_2