
đź’šđź’šđź’šHAPPY READING đź’šđź’šđź’š
“Kamu beli dimana ? “
“di toko kelontong depan”
“Coba cek whatsapp”
“Kenapa ? “
“Cek whatsapp”
“Ukurannya 25 cm”
“Terus ini ? “
“Balikin”
“Apa harus aku”
“Apa harus aku ? “
“Baiklah”
“Hufttt”
“Kenapa ? “
“Ngga ada kok”
15 menit kemudian
“Ini”
“Nahhh ini baru pas”
“Besok aku masakin apa ? “
“Jangan repot, kita delivery dulu kan kamu masih capek”
“Iya atur aja”
“Oke”
“Aku tidur dulu ya”
“Iya”
“Huftttt”
“Kenapa kamu nafas terus sih, berisik”
“Iya aku diam deh”
“Kenapa dia tambah galak sih” Batin Nervian
“Besok kita kemana ? “
“Ke Savana aja gimana ? “
“Ner” ucap Rose lalu membalikan badannya kearah Nervian membuat Nervian gugup.
“Aku minta maaf”ujar Rose
“Ini kan alami Rose masak iya aku marah sama kamu”
“Yahh aku cuma antisipasi aja sih”
“Boleh aku peluk kamu”
“Tentu”
Pagi...
“Kamu kapan pesennnya Ner ? Ujar Rose sambil menguap
Nervian hanya tersenyum lalu membuka apronnya.
“Iya... Aku pesannya pagi buta tadi”
“Berapaan ntar aku transfer”
“Sok banget sih !!! “
“Kamu biasanya sarapan apa ? “
“Paling roti atau kentang rebus kadang Ubi rebus juga”
“Owhh... Jadi nggak makan nasi ? “
“Makan tapi jam sembilan, kalau baru bangun aku biasa makan itu dah”
“Minumannya ? “
“Air putih aja, kan sehat”
“Bagus deh”
“Makanannya berat banget sih Ner”
“Aku biasa sarapan kayak gini “
“HHoammmm ujar Rose lalu mengambil Roti dan memanggangnya .
“Besok aku yang masak deh”
“Jangan dah, aku juga masih ada waktu kok”
“Kamu nggak ngajar”
“Hari ini belum ada jadwal dan sebulan kedepan aku juga libur”
“Ner.... Bantu aku dong “
“Untuk apa ? “
“Buat hitung-hitung gaji sama urus barang”
__ADS_1
“Aku kan CS aja Rose, selebihnya aku belum ada kemampuan disitu minimal aku juga harus sekolah”
“Cihhhh”
“Janet emangnya belum masuk ? “
“Janet ngidam “
“Cepat banget sih”
“Itu urusan dia loohhh “
“Iya iya... “
⏰⏰⏰⏰⏰⏰⏰⏰⏰⏰⏰⏰
“Baru beberapa jam dirumah, aku sudah bosan Ner”
“Nikmati aja dulu Rose, kan Cuma tiga hari looh”
“Iya.... Tapi aku bosan kalau cuma nonton doang”
“Kerjain yang lain aja”
“Iya... Maunya gitu tapi apa ? “
“Bongkar tembok “
“Kadal gurun loo,buat apa aku bongkar tembok”
“Ntar pasang lagi”
“Aku nggak serabut itu looh, aku ke ruang kerja dulu deh”
“Oke”
Diruang kerja Rose sibuk mendesain gaun untuk mengasah kemampuannya.
Bagaimanapun ia harus tetap melanjutkan bisni Papanya yang semakin hari sering Rose lihat keluar bersama Nona Boa.
Biarlah toh juga sudah sama-sama dewasa.
đź’¬
089....
Puas loo hancurkan semua mimpi gue Rose
Gue benci banget sama loo
Mudahan hidup loo hancur sehancur hancurnya.
“Dihh... Aku bosan nerima pesan ini, semenjak aku nikah sama Nervian pesan seperti ini selalu muncul dan aku nggak percaya berapa cewek yang sudah patah hati akibat Nervian”
Aku tidak peduli.....
🌺🌻🌹🌷🌺🌻🌹🌷🌺🌻🌹🌷🥀
Galer
“Terus Mama gimana Pa ? “
“Papa juga butuh seseorang yang bisa merawat Papa, pendamping hidup Papa “
“Nona Boa Pa ? “
“Bukan.... Papa tidak cerita padamu, takut kamu marah”
“Papa harusnya cerita sama aku biar aku tahu dia kayak gimana Pa”
“Papa takut kamu tidak setuju”
“Pa... Siapa dia ? “
Papa Rose menunjukkan photo yang membuat mata Rose terbelalak.
“Pahhh....ini kan Tante Emerald... Aku nggak setuju !!! “
“Rose kamu sesekali pikirin Papa juga dong !!! “
“Jika yang lain aku bisa Terima tapi Tante Emy... Aku tidak sudi !!! “
“Rose.....!!! “
“Papa lupa...apa yang dulu ia katakan saat galeri kita terbakar”
“Kamu dengar semuanya Rose ??? “
“Iya Pa... Semua sangat jelas dan wanita-wanita yang melihat laki-laki hanya dari harta, aku yakin tidak akan lama bertahan Pa”
“Papa tahu Rose”
“Jika Papa tahu,tolong pikirkan lagi Pa, aku nggak mau Papa kecewa dan jangan terburu untuk mengambil sikap terlebih lagi, akupun belum tahu sifat asli Nervian”
“Papa ingin kamu langgeng dengan Nervian Rose”
“Pahhh... Kita nggak tahu kedepannya itu bagaimana, kalau disuruh memilih, semua orang juga ingin hidup langgeng dengan pasangannya “
“Iya Rose”
“Aku bicara panjang lebar karna aku peduli dengan Papa”
“Iya Rose Papa minta maaf”
16.00
“Ner.... Kamu jemput aku ? “
“Iya dong “
“Kok nggak bilang “
“Nggak perlu, apa ada cowok lain yang mau jemput kamu ? “
“Sembarangan !!! “
“Rose kita ke Cafeku yuk, aku mau interview karyawan baru”
__ADS_1
“Boleh”
“Kamu nggak ganti baju ? “
“Cukup gini aja, karyawan lamaku kan sudah tahu aku”
“Oke.... “
Cafe Nervian.... 🥨🥨🥨
Terlihat tiga orang gadis yang sedang menunggu seseorang, dari bajunya mereka bertiga akan melakukan interview.
“Duhh..... Kenapaa sih Cafe ini ngasi orang gembel masuk”ucap salah seorang gadis yang terlihat memegang map merah, saat melihat Nervian masuk
“Iya.... Lihat aja bajunya, apa dia nggak tahu ini Cafe mahal”ucap salah seorang gadis lagi
“Kalian jangan bicara begitu, nggak baik... Kalau didengar gimana , nggak sopan lagipula kalian nggak disuruh bayarin dia kan“
“Biarin aja dia dengar, Keliatannya sih kayak orang berduit gitu padahal kampung “
“Ner.... Aku lama ya, aku masih ambil uang “
“Iya... Yuk kita masuk aja”
“Dihh kelihatan banget ceweknya diporotin ,,, nggak sebanding !!! “
“Kalau aku sih nggak mau sama cowok miskuinnnnn”
“Bener... Modal tampang aja!!!
“Hehh... Kalian kelewatan banget sih”
“Ner....!!! “ucap Rose sambil menahan emosi.
“Sudahlah Rose.... Biarin aja”
“Aku belum dandan, bisa bantu aku nggak ?ucap seorang gadis yang baru saja datang
“Dihhh.....!!! Kita ini bersaing ya... Baru datang dah bikin susah !!!
Gadis itu menunduk....
“Mari aku bantu, tapi aku nggak bisa terlalu bagus sih dandannya”
“Makasih ya”
“Sama-sama”
Gadis yang tadi memberi nasihat hanya mendehem pelan kemudian memungut sampah yang di buang seseorang saat mau keluar Cafe.
“Pihhhh !!! “
“Kamu melamar jadi tukang sampah ya”ucap salah seorang gadis sambil menendang jauh sampah tersebut.
Gadis itu hanya terdiam karna melihat saingannya terlalu berat buat dia, dandan aja dia seadanya walaupun ia tidak bisa tapi ia juga berniat membantu kompetitornya, tanpa memikirkan bisa saja gadis yang ia bantu malah diterima kerja.
“Kamu kok mau bantuin aku sih”
“Ehem... Ngga ada kok, aku hanya ingin kita terlihat menarik saat pertama melamar pekerjaan karna kita itu juga dinilai dari penampilan dan tingkah laku juga”ucapnya sambil tersenyum simpul
“Ciayooo ya”
Gadis itu membalas tersenyum
“Maaf menunggu lama... Bos sudah datang dan dia ingin kalian masuk”
“Kita semua ??? “
“Iya.... “
“Aku duluan !!! “ucap gadis tersebut dan mendorong satu sama lain.
“Tidak perlu seperti itu ya”ucap mbak Cafe yang memanggil mereka.
Saat mereka masuk, ketiga gadis itu sangat terkejut melihat Nervian duduk di kursi Bos.
“Hahhh !!! “ucap ketiganya bersamaan.
“Rima”
“Iya Bos”ucap gadis keempat yang datang terakhir tadi dan dia ternyata adalah suruhan Nervian
“Kamu sudah tahu, atau ada yang seimbang “
“Bos bisa melihat dari CCTV yang terpasang kan”
“Yaaa tentu”
“Saya pilih kamu ya”ucap Nervian lagi sambil menunjuk gadis ketiga.
“Saya Pak “
“Ini ngga adil”
“Kalian sama-sama jurusan tata boga tapi hanya satu yang mempunyai adab yang baik “
“Satu lagi... Apa nanti jika ada customer yang berpenampilan seperti aku, kalian tidak akan melayaninya”
“Jangan pernah menilai orang dari penampilannya”
“Terimakasih Pak”ucap gadis ketiga.
“Silahkan besok sudah bisa langsung kerja”ucap Nervian
“Nervian sangat dewasa, aku merasa salut padanya”batik Rose.
“Rose”nada merajuk
“Apaan”
“Masih lama nggak ? “
“Apaan sih !!! “
“Aku nunggu loohhh”
“Aishhh... Ingin aku tarik kata-kataku barusan”
__ADS_1