Cinta CS

Cinta CS
60.Gemerlap Panggung


__ADS_3

... 💛💛💛Happy Reading💛💛💛...


Kamu ada mimpi apa, mau ikut fashion lagi”


“Yahhh lagi pengen aja”


“Kamu hiatus lama banget lohhh”


“Iya aku tahu kok, jadi bisa nggk langsung ke acaranya”


“Slowww..... Aku minum dulu ya”


“Iya”


“Aku suka kamu kalau lagi serius “ Tertawa kecil


“Nona Boa.... 🥺🥺🥺🥺”


“Iya.... Ini yang harus kamu pelajari, untung aja kategori umur kamu masih ada”


“Iya juga sih, tapi pesaingnya jauh lebih muda”


“Iya... Jangan pikirkan itu dulu yang penting kamu siap dengan penilaiannya nanti”


“Hemmmm.... Aku tahu agak berat memulai ini lagi, tapi kali ini aku hanya mau masuk tiga besar saja”


Nona Boa terbelalak mendengar ucapan Rose, matanya hampir meloncat keluar.


“Aneh.... Biasanya selalu juara satu yang kamu kejar”


“Di usiaku yang segini dan hiatus aku yang cukup lama kurasa masuk tiga besar tidak terlalu buruk”


“Heyyy... Jangan begitu dong Rose, aku yakin kamu bisa kok”


“Iya.... Tapi gimana ya, aku kok nggak pede”


“Bb kamu masih ideal nggak ? “


“Masih kok, aku kan juga te apa jaga bb”


“Berarti kita latihan speaking sama jalan aja, itu yang paling penting “


“Baik”


“Acaranya lagi dia minggu, mudah bagi yang masih menggeluti model saat ini tapi susah untuk kamu yang telah lama hiatus”


“Iya”


“Waktu kita mepet, besok kita langsung latihan ke galeri aku ya”


“Baik Boa”


Nona Boa melanjutkan meminum pesanannya sambil melihat daftar peserta.


“Nona Boa, kau tahu sesuatu tentang peserta yang bernama Mila ini ? “


“Nggak sih, tapi wajahnya familiar”


“Masak sih”


“Ya... Kayaknya di aplikasi kencan online “


“Ahhh.... Serius”


“Iya... “


Rose melirik Nona Boa”Nona Boa bukannya anda baru saja bercerai ? “


“Kamu update juga ya” ucap Nona Boa padanya


“Pasti kau biang keroknya ya”


“Bukan.... Suami aku ada wanita lain”


“Aku nggak percaya sama kamu deh”


“Ya udah tapi malah bahas suami aku, kan kita bahas siapa nih namanya Mila”


“Kamu ada trouble sama dia ? “


“Nggak kok”


“Rose jangan bicara seolah aku baru kenal denganmu, seseorang jika tanya tentang sesuatu pasti ada sesuatu dibalik sesuatu “


“Nona bicara apa sih ? “


“Mila itu mantan karyawan pabrik aku Boa”


“Boa Boa,,, Nona Boa”


“Terserah “


“Kamu persiapan aja, jangan pikirin yang lain”


“Iya.... Iya”


“Tunangan kamu sudah setuju kamu ikut fashion show ini ? “


“Iya dong”


“Bagus jadi aman kan ? “


“Iya”


Tiga hari kemudian Rose mulai belajar kembali, dia sibuk bersama Nona Boa hingga hari seleksi tiba.


Semua yang mengenal Rose tidak percaya jika Rose comeback karna ia sudah lama hiatus.


Sambutan yang sangat membuat Rose bangga akan dirinya, sesekali pamer boleh kan”batinnya.


Mila terlihat disana dan ia tidak menyapa Rose sama sekali.


“Rose... Kita akan seleksi tunjukin yang terbaik ya”

__ADS_1


“Baik Nona Boa”


Nervian nampak hadir untuk melihat belahan jiwanya itu dan tak lupa juga Anggara.


Kedua cowok cool itu menjadi pusat perhatian semua orang disana yang saat ini mayoritasnya sebagian adalah perempuan.


“Isshhh.... Bangga banget ya lu Rose, cowok kayak gitu juga banyak dijalan”batin Mila sambil memperhatikan Rose.


“Semangat ya Rose”ucap Nervian


“Aku yakin kamu bisa”Tambah Anggara


Rose mengangguk dan acara pun dimulai.


Rose dengan mudah mengikuti segala seleksi karna ia sudah biasa dengan hal seperti ini dan tentunya ia lolos .


“Yes..... Aku lolos”


“Selamat ya”ucap Nervian dan Anggara bersamaan dan kemudian keduanya saling lirik.


“Rose ayo kita pulang “ajak Nervian


“Iya.... Tapi aku nggak bawa mobil, pesan taxi aja ya”


“Nggak usah, ayo deh kita keluar dulu”


Rose tidak paham akan maksud dari Nervian.


“Ayo masuk”


“Cieeee... Kamu punya mobil sekarang “bisa nyetir nggak ?


“Bisalah.... Aku kan orangnya nggak pamer”


Rose melihat mobil itu dengan seksama”btw ini kan mati plat nya tahun ini, ini mobil lama ? “


“Iya... Ini mobil aku sudah lama”


“Tapi aku nggak pernah lihat dan kenapa kau biarkan selalu aku yang nyetir mobil aku”


“Sengaja dan sekarang aku juga mau kamu yang nyetir”ucap Nervian dengan polosnya


“Nggak ahh... Aku capek sesekali aku mau disupirin sama kamu”


“Iya deh... Yuk dah panas banget ini ntar aku kusam lagi”


“Dihhh..... “


đźš—đźš—đźš—đźš—đźš—đźš—đźš—đźš—đźš—đźš—đźš—đźš—


“Anggara itu masih aja ngintilin kamu Rose, aku nggak suka”


“Dia kan hanya datang, kamu jangan seperti itu, gimanapun ia kan sudah nggak ngejar aku lagi”


“Tapi aku nggak suka sama dia”


“Sudahlah Nervian”


Rose memperbaiki letak bajunya.


“Aku nggak mau kau dekat dengan cowok apalagi yang pernah suka padamu”


“Iya.... Aku Cuma sama kamu aja kok “


Nervian menurunkan semua kacanya yang memakai Skotlet hitam.


“Nervian ini dijalan loo”


“Kamu mau dimana ? Di hotel “


“Ngaco” ucap Rose yang membuang muka.


Nervian kemudian melanjutkan perjalanan lagi dan Rose bisa bernafas lega.


“Aman”


“Pikiranmu pasti jorok ya”


“Ihhh... Apaan sih !!! “


“Aku bisa baca... Nih terlihat jelas di kuku jempol aku”


“Kamu mau belajar jadi cenayang tapi sayang banget ngga ada orang yang percaya sama kamu” mencibir


“Aku nggak minat jadi cenayang”


“Terus mau jadi apa ? “


Dreetttt....


Rose melirik ponsel Nervian”ada pesan tuh”


“Buka aja “


đź“©


Pak....


Kenapa skripsi aku nggak lolos


Butuh duit berapa ?


“Sialan....!!! “umpat Nervian


“Aku sih nggak heran baca yang ginian”


“Jangan dibalas, dia pikir aku orang yang kekurangan uang apa”


“Iya... “


“Kamu nggak mau mampir ke cafe dulu ? “


“Nggak usah deh”

__ADS_1


“Langsung aja deh, aku lelah”


“Baik”


“Aku balik dulu ya”


“Nggak masuk dulu”


“Masuk kamar ? “


“Jorok !!! “


Nervian tertawa kecil”uhhh manis banget pangeran aku” batin Rose kemudian masuk ke rumah.


“So handsome”


Dirumah Rose sibuk menghafal aktivitas untuk fashion show besok, ia mengulang apa yang diajarkan Nona Boa.


Papanya melihat tingkah Rose hanya bisa tersenyum senang dan bahagia.


“Hemmm.... Semoga saja ia bisa sukses tanpa aku nanti”


“Bik Karsi... “


“Iya Tuan”


“Apapun yang terjadi nanti, kamu jangan tinggal Rose ya, anggap saja ia anakmu sendiri “


“Tuan ngga ada niat untuk menikah lagi ? “


Tuan Edelweis menggeleng “aku takut ia nanti menyia-nyiakan Rose dan hanya mengincar kekayaan saja, aku tidak tahu siapa yang duluan pergi kan dan jika aku yang duluan, kamu jaga Rose baik-baik”


“Baik Tuan Edelweis “


“Tapi aku selalu mendoakan Tuan agar panjang umur”


“Terimakasih Bik”


“Sama-sama Tuan”


“Sepatunya licin sekali lohh, makanya aku kepleset “


“Aku yakin sudah bersihin kok Rose”


“Kamu terluka ? “


“Aku nggak pikirin luka kecil ini, tapi poin aku jadi kurang”


Rose merasa gusar karna ia terpleset di panggung.


“Aku takut tidak masuk sepuluh besar Nona Boa”


“Sabar ya pasti kamu masuk kok”


Rose memijit kakinya yang sakit dan Nervian datang menghampirinya.


“Aku belikan kamu pereda nyeri, kamu pakai ya”ucap Nervian sambil mengolesi di kaki Rose


Boa tersenyum sendiri “ enaknya jadi anak muda.


“Iri doang”


“Rose.... Kamu nggak apa “sambil melirik Boa


“Nggak apa kok Pa”


“Emmm Boa... Aku mau ajak kamu ngopi... Yuk” ajak Papa Rose


“Dihhh... Aku anaknya ....kenapa malah ajak Boa”batin Rose dengan bibir yang monyong.


“Ner... Tolong jaga Rose ya”


“Iya Pa”


“Ner.... Aku takut nggak lolos"


“Iya...kamu pasti lolos kok,aku do’ain kamu tapi kamu hati-hati ya lihat kakimu lebam begini”


“Iya... Aku juga nggak tahu mungkin aku terlalu banyak pakai lotion”


“Iya.... Bisa juga sih”


“Btw tadi kamu keren banget looh di panggung, aku sampai pangling “


“Masih belum final loohhh”


“Tapi segini aja aku sudah terpukau, apalagi kalau sampai final”


“Bisa aja”


“Yukk.... Kita pulang “


“Ayokk”


🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎


“Rose kayaknya besok aku nggak bisa nemenin kamu latihan”


“Emmm iya nggak apa kok, kamu ada acara ? “


“Iya acara kampus, aku minta maaf ya”


“Nggak apa kok, aku bisa sendiri “


“Kamu nggak marah ? “


“Enggak”


“Enak ya es krim itu”


“Iya... Kamu mau ? “


“Mau deh sedikit”

__ADS_1


“Ini... “sambil menyuapi Nervian yang sedang nyetir.



__ADS_2