Cinta CS

Cinta CS
70.Pengganggu


__ADS_3

💚💚💚HAPPY READING💚💚💚💚


“Siapa Rose ? “


“Ini Tante Ner dan lihat siapa yang ingin berkunjung”


“Hallo Ner masih ingat aku ? “


“Iya”


“Silahkan duduk” Ucap Rose meski hatinya merasa tidak enak.


“Makasih Rose”


“Wah... Lagi mau makan ya, kita bisa nggak makan bareng disini”


“Bisa kok” Ucap Rose


Nervian menarik tangan Rose,”ishhh aku nggak mau mereka makan disini Rose”


“Jangan gitu Ner... Aku tahu kau masih kesal”


“Baiklah Rose kalau kamu maunya begitu”


“Bik Karsi”


“Iya Nona”


“Tambahin porsinya ya, ada Tante Nervian dan temannya datang”


“Iya Nona”


Rose kembali keruang tengah”Tante makanan sudah siap , ayo kita makan”


“Owhh... Makasih ya Rose, lohhh ada pembantu ya Rose... “


“Iya ini Bibik aku Tante, aku lagi nggak enak badan, makanya minta bantuan sama bibik”


“Emm... Kalau Tante sih, biar sakit masih bisa kerja ini itu, nggak manja”


“Kalau aku sih Tante lebih mentingin kesehatan Rose daripada irit duit”ujar Nervian ketus.


Tante Nervian langsung diam”Wita.... Sini deh”


“Iya Tante”


“Yuk makan bareng”


“Oiya....Wita ini dulu mantannya Nervian “


“Cuma masa lalu berarti ya Tante, kenalin masa depannya Nervian “ujar Rose sambil tersenyum puas.


“Yuk deh makan ntar hidangannya dingin”


“Aku boleh duduk di samping Nervian nggak ? “


“Nggak ada !!! Kursi samping Nervian hanya punya Nyonya Nervian”ujar Rose dengan mata melalak.


“Serem banget sih... Nggak ada anggunlynya, coba aja aku nggak kuliah di Yogya pasti aku sudah nikah sama Nervian”


“Biarin... Anggun itu kalau aku di catwalk aja depan cewek kayak kamu nggak perlu, wah sayang sekali kalau gitu, aku sama Nervian sudah dijodohin dari kecil, kamu ketinggalan berita”


“Ner.... Kamu kok diam aja sih”


“Emang aku harus ngomong apa, aku sudah baik dengan diam”


“Yuk deh Wit, Tiba-tiba Om nelpon Tante”


“Tapi Tante kita kan mau “


“Kamu nggak lihat kita di olok-olok seperti itu”


“Tapi kita butuh Wita”


“Cari tempat lain saja Tante”


“Sabar Wita, kamu mau kan baju itu”


“Mau sih Tante”


“Ner masakan ART mu enak deh”


“Iya... Makasi Tante”


“Kalau Tante mau kita minum teh bersama, soalnya selesai makan aku sama Nervian sering minum teh sambil kerja”


“Boleh deh.... Oiya Rose Tante ajak Wita kesini karna dia ingin melihat gaun design kamu”


“Owhhh.... Itu baiklah aku antar ke ruangan design aku”


“Tuh Wit.... “


“Ayo Wita “


“Kamu mau pakai acara apa ? “


“Acara fashion show”


“Emmm gitu”


Wita mulai menganga saat melihat begitu banyak perhargaan yang menjadi hiasan dinding ruang desain Rose.


Dan juga foto terbaru saat Rose memenangkan fashion show juara tiga di acara fashion show Tuan Revan.


Ini semua design aku, kamu tinggal pilih aja yang mana, untuk harga aku kasi potongan harga.


“Emmm.... Yang mana ya kok kayak nggak cocok gitu sama aku”


“Maksud kamu bajunya yang terlalu mewah”


“Rose .... “


“Iya Tante”


“Tante mau dong baju kamu satu “


“Ahhhhhhh”


Rose ingin sekali mengorek telinganya dengan apa yang baru ia dengar.


“Tante mau gaun gitu ? Mintak ? “

__ADS_1


“Yaaa... Kalau ada yang kamu nggak suka gitu”


“Semua aku suka sih Tante, karna gaun ku ini diajarin sama designer kelas atas Mr. Ronald”


“Satu aja Rose, kamu nggak bakal rugi kok”


Jadi tujuannya kesini hanya buat ini aja ya, tapi nggak apalah, daripada mereka lama disini, aku malah tambah kesal.


“Iya bagian ini Tante boleh ambil, tapi Wita tetap bayar karna aku nggak kenal sama dia”


“Baik makasih Rose “


“Iya sama-sama”


Setelah selesai memilih dan Wita pun juga menawar dengan harga yang membuat hati menjerit.


“Kok kamu kasih sih !!! “


“Kasian mantanmu, mau ikut fashion show tapi nggak modal”


“Dihh... Kamu mulai lagi deh”


“Aku benci !!! “


“Kenapa... Toh aku nggak bicara sama dia”


“Kamu nggak bilang dari awal “


“Mantan pas sekolah doang kok “


“Alahhhh..... Aku mau tidur “


“Rose salah aku apa”


“Rose...... “


“Rose...... “


“Rose Edelweis”


Kenapa Nervian memiliki Tante yang menyebalkan kayak gitu, aku tak habis pikir.


💬


Rose Papa ingin mengajak Bu Maya makan malam


Bagaimana menurut kamu ?


📩


Kok Bu Maya sih Pa


Papa suka dia...?


💬


Belum sih


Tapi Papa ingin kenal dia lebih dekat


🥺🥺🥺


📩


Hadeh orang tua satu ini ada saja tingkahnya”batin Rose.


“Rose... Aku”dengan nada takut


“Tidurlah Ner... Besok aku mau beli beberapa barang”


“Baiklah Rose”


“Rose aku minta maaf ya”


“Iya”


💬


Janet


Nona


Aku mau izin ya


Aku sakit perut


Kayaknya aku cuti lebih awal


....


📩


Baik Janet


Gaji kamu besok ambil ya


Dan jangan lupa


Jika diizinkan Joe


Kembalilah untuk bekerja


💪😅💪😅💪😅


💬


Baik Nona


“Hummmm Janet.... Semoga lahiranmu lancar ya”


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


“Papa ingin jalan dengan Bu Maya, apa nggak terlalu cepat Pah”


“Bu Maya orangnya baik kok Rose”


“Terserah Papa saja, aku nggak bisa larang asalkan jangan dengan Tante Emy saja Pah”


“Iya... Iya”


“Bu Maya belum menikah Pa ? “

__ADS_1


“Iya... “


“Perawan dong “


“Itu urusan belakang, yang penting Papa suka sama dia”


“Secepat itu “


“Iya”


“Papa takut keduluan”


“Hahhhh... Papa ini”


“Papa aku buatin makan siang”


“Tumben, kamu mimpi apa ? “


“Nggak mimpi tapi nggak bisa tiap hari Pa”(Yang masak Nervian)


“Iya... Kamu balik ke pabrik, apa kamu sudah sehat”


“Terus yang berdiri ini siapa Pa”


“Iya juga ya”


“Sudah ya Pa, aku dukung jika itu baik menurut Papa”


“Iya Rose makasi”


Pernikahan Rose dan Nervian sudah memasuki bulan keenam dan belum ada tanda-tanda dari Rose akan hamil.


Rose tidak masalah dengan itu, mungkin belum waktunya namun mulut-mulut dari Tante Nervian membuat Rose merasa malu setiap ditanyakan.


“Kenapa mereka harus bertanya seperti itu”


Untung saja Mama dan Papa Nervian selalu membantu untuk membesarkan hati Rose.


“Rose besok jalan yuk sama Ibu, Ibu mau beli beberapa bahan masakan untuk hari Raya “


“Baik Bu”


Keesokan harinya...


☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀


“Ibu mau beli apa ? “


“Beberapa bahan kue dan daging”


“Beli dagingnya banyak banget Bu”


“Iya karna keluarga Ayah Nervian akan datang pastinya”


“Iya Bu... Nanti aku bantu ya”


“Iya”


“Bu mari kita lihat baju”


“Untuk apa, baju Ibu masih ada kok”


“Ayolah Bu, Rose yang traktir”


“Kamu sendiri gimana ? “


“Aku kan sering beli jadi masih ada”


“Ooo baiklah”


🌁🌁🌁🌁🌁🌁🌁🌁


“Bajunya bagus-bagus ya bu”


“Iya.... Eh kebetulan kamu ajak kesini, teman anak Ibu ulang tahun Ibu pengen kasih kado juga, karna ukurannya seperti kamu, jadi kamu aja yang pas ya”


“Bisa juga Bu” ujar Rose dengan agak kecewa meski ia tak ingin menaruh rasa cemburu.


“Ibu sudah selesai pilihnya ? “


“Sudah dan mana baju yang kamu pilihkan”


“Ini Bu”


“Oiya bagus sekali”ucap Ibu Nervian saat melihat pantulan Rose dikaca.


“Tapi harganya lumayan bu”


“Nggak apa kok yuk kita bayar, yang ini biar Ibu saja yang bayar”


“Iya Bu”


Apa teman Ibu penting ya sehingga ia memberi hadiah yang harganya lumayan itu.


Hari Perayaan tiba suasana rumah Nervian sangat ramai.


Rose membantu sebisanya namun Ibu Nervian tak ingin ia terlalu lelah jadi Ibunya menyewa pembantu harian.


“Enak banget ya si Rose itu, kayak Ratu aja”


“Benar seharusnya aku jodohin dulu anakku sama Nervian, aku sih nggak tahu ia itu punya usaha gini gono”


“Sama, aku pikir ia hanya dosen saja”


Julidan Tante Tante Nervian


“Rose.... “


“Iya Bu... Ada apa”


“Lagi sebentar kita makan dan pakailah ini”


Rose melirik tas tangan yang ada dikasur mertuanya.


“Ini kan”


“Pilihanmu bagus... Tunggu apa lagi, pakailah “


“Bu.... “


“Sudahlah.... Ibu ingin kamu cantik dan jika ada yang menyakiti kamu, Ibu akan usir”

__ADS_1


“Ibu”


__ADS_2