Cinta CS

Cinta CS
76.Tahun Baru


__ADS_3

💚💚💚HAPPY READING💚💚💚


“Ner... Kapan ya aku bisa santai kayak orang lain”


“Santai bagaimana yang kamu inginkan”


“Nggak kerja gitu”


“Mana bisa.... Kan kamu Bossnya “


“Itulah yang buat aku malas Ner”


“Nanti aja ambil cuti, kalau mau libur”


“Iya deh”


“Permisi Nona, ada yang mau ketemu”


“Oh iya... Suruh masuk aja”


“Baiklah Nona”


“Rose.... “


“Ehh... Bu Maya ada apa Bu ? “


“Hari ini Ibu mau ambil pesanan batiknya jadi sekalian Ibu buatin kamu masakan”


“Kok repot begini sih Bu”


“Nggak repot kok Rose”


“Makasih kalau begitu Bu”


“Iya.... “


“Ibu nggak duduk dulu buat minum teh atau kopi ? “


“Nggak usah Rose, Ibu mau langsung aja soalnya sudah ditungguin juga diluar”


“Baiklah Bu, mari saya antar untuk ambil batiknya”


Rose mengantar Bu Maya dah saat kembali Nervian tersenyum bersiap untuk menggoda Rose.


“Cie yang sudah akrab dengan calon Ibunya”


“Ngaco !!! “


“Ramah banget kayak bukan kamu”


“Ehhh itu kan depan orang kalau depan kamu itu beda tau !!! “


“ Iya tapi makasi ya Bu Maya”


“Aku emang bilang gitu tapi ekspresi aku nggak selembut itu tau”


“Ahh bohong Bu Maya”


“Hippppssss..... Nervian !!! “


“Coba buka bekal itu Rose”


Rose membukanya dengan perlahan agar tidak merusak styrofoamnya.


Kalian tahu kan jika styrofoamnya patah, makanannya akan sulit untuk ditutup.


“Enak sih rupanya tapi belum tahu rasanya”ujar Rose sambil memperhatikan makanan itu dengan seksama.


Rose melirik jam”belum waktunya makan”


“Rose aku sudah selesai ya bersih-bersih”


“Iya”


“Kamu mau kemana Ner ? “


“Rose,,, aku sudah pikirin ini”ujar Nervian sambil berlari menuju Rose.


“Apa ? “


“kita rubah panggilan ya, aku panggil kamu Mama, kamu panggil aku Papa”


“Nggak !!! Itu terlalu manis”


“Kenapa sih, Mama Rose awww rawwrrrr”


“Ya ampunn.... “Rose menepok jidatnya dengan kasar.


Rose tersenyum saat melihat kalender “lagi sebentar tahun baru dan aku tidak percaya akan melewati pergantian tahun dengan Nervian”


“Rose kok senyam senyum sendirian pasti mikirin hal cabul ya”ucap Nervian sambil menutup dadanya.


Rose melihat dengan nada memicingkan matanya.


“Ner... Nggak lucu , aku lihat tanggalan ternyata lagi sebentar tahun baru “


“Eh iya ya.... “


“Besok kita bikin acara apa pas tahun baru”


“Aku mau nge grill sih rencananya “


“Bisa juga emmm... Enak kayaknya”


“Enak dong, karna aku yakin pas lagi tiga hari tahun baru pasti ramai, lebih baik kita beli bahan seminggu sebelumnya kecuali ayamnya”


“Berarti kita beli pemanggangan gitu”


“Iya sama kompor portabel nya”


“Kompor sudah ada, besok aku cek kerumah, kita mau adain dirumah siapa ? “


“Rumah kita dong nanti Papa sama Papamu kita undang kesini, kan adil”


“Iya juga, kok tumben kamu pinter”


“Hhahh selama ini emangnya aku bodoh”


“Bodoh kalau sama aku”


“Emmm.... Coba bilang sekali lagi “


“Bodoh kalau sama aku”


“Ishhhh nyebelin banget sih Nervian”


“Hahahaha”


“Ayo kita buka makan siang dari Bu Maya”

__ADS_1


“Oh iya ya”


Rose melirik jam memastikan bahwa ia tepat untuk makan siang.


“Lihat jam terus”


“Iya... Aku mastiin biar pas jamnya”


“Iya deh si paling pas nggak tuh ? “


“Yuk deh makan Ner “


“Aku mana cukup ini ? “


“Aku beliin makanan di kantin ya”ujar Rose


“Jangan deh nanti aku aja yang beli, cukupin ini aja dulu kita icip icip joss”


“Okelah”


Rose dan Nervian akhirnya makan bersama dengan bekal yang diberikan oleh Bu Maya, terlihat Bu Maya tulus memberikan pada Rose, tapi jika Papanya benar menyukai Bu Maya, apa Rose siap memiliki Ibu Baru ? .


“Nanti aku mau temenin belanja”


“Iya... Aku nggak mau belanja sendiri Ner, aku masih trauma”


“Nggak mau belanja sendiri tapi malah pergi ke Villa sendirian “


“Itu kan lagi “


“Lagi apa ? “


“Lagi.... “


“Lagi ngambek “


“Nggak kok, lagi tenangin diri aja”


“Iya.... “


Minimarket


Daftar belanjaan tahun baru...


“Harus ya pakai Tahun barunya”


“Diam”


-Beras


-telur


-penyedap rasa


-kecap


-saos sambal


-daging ayam fillet


-daging sapi fillet


-sosis


-sawi


-jagung manis


-jamur enoki


-saos barbekyu


-sirup melon


“Oke... Semua sudah masuk keranjang ya”


“Iya sudah kok”


“Yuk kita ke kasir”


“Oke”


“Totalnya jadi Rp. 1.500.00 ya Mb”


“Oke... Aku bayar pakai kartu ya Mb”


“Baik Mb”


“Bisa minta pinnya mb ? “


“Bisa”sambil menekan tombol pin


“Terima kasih sudah berbelanja”


“Baik”


“Aku bantu bawain ya”


“Baik Ner”


“Eh... Tau nggak Rose tadi ada pelanggan yang nyebelin sekali di Cafe, aku diceritain sama karyawan aku”


“Emang dia kenapa ? “


“Dia mesen makan terus katanya kurang ini, kurang itu dan ujung-ujungnya mau minta gratisan gitu”


“Dihhh jaman sekarang masih ada orang yang kayak gitu ya”


“Iyaaa.... Emang ada aja sih namanya juga manusia banyak tingkahnya”


“Sampai rumah langsung tidur ya”


“Kok gitu”


“Terus maunya apa ? “


“Mau kamu” sambil mengedipkan mata


“Jorok “


“Aku ini suamimu Rose, ya Mama Rose, biar cepat jadinya”


“😒😒😒😒”


“Ngga ada”


🌃🌃🌃🌃🌃🌃🌃🌃🌃🌃🌃🌃🌃🌃


Malam tahun baru

__ADS_1


“Lagi apa sayangku... Hooammmm”


“Ihh jijik banget deh”


“Aku kan baru bangun”


“Iya minimal sikat gigi, aku mau muntah “


“Baiklah”


Nervian akhirnya ke kamar mandi untuk cuci muka dan sikat gigi.


“Ner... Bantu aku marinasi ayam dan dagingnya ya “


“Oke... Apa aja bahannya”


“Kecap, bawang putih terus penyedap rasa, habis itu taruh di bowl ini ya”


“Oke”


“Aku potong dulu sayurnya “ucap Rose sambil mengatur sayuran diatas nampan.


“Cukup nggak segini ? “


“Cukup kok”


“Habis ini aku mau potong melon dan simpan dikulkas jadi nanti tinggal dibuat es aja”


“Iya”


“Tolong beresin mejanya dan aku mau nyapu dulu”


“Siap bunda Ratu “


“Okeee”


“Rose.... Rose”


“Aihhh Papa cepat banget datangnya kita belum selesai”


“Sudah nggak apa kok”


“Iya ... Iya”


“Pahh ayo duduk dulu”


“Baiklah”


“Rajin sekali kamu Rose”


“Entah pujian atau sindiran yang Papa bilang sama aku ini Pa”


“Papa muji kamu looh”


“Hai Rose” sapa Ayah dan Ibu Nervian.


“Ibu bawain kamu masakan Ibu”


“Makasi ya bu”


“Kamu sudah siapan ? “


“Sudah bu, dibantu sama Nervian juga”


“Ohh Ibu kira dia nggak bantu kamu, baru saja Ibu mau pukul dia”


“Ehh jangan Bu, dia bantu kok”ucap Rose sambil tertawa kecil.


“Ibu selalu nuduh aku”


“Kan biasanya kamu malas Ner, remote tivi jauh aja kamu ganti chanelnya pakai kaki”


“Mana ada aku gitu Bu”


“Bohong”


“Ayo Bu, kita makan aja sudah malam”ajak Nervian.


“Oke”


“Papa sudah beli kembang api Rose”


“Aku kira Papa sudah lupa”


“Baru nikah beberapa bulan masak sih Papa lupa kesukaan anak Papa”


Nervian nampak mengeluarkan semua peralatan grill dibantu oleh Ayahnya.


Kompor portabel mulai dinyalakan dan kegiatan nge grill pun dilakukan.


“Empuk banget ya ayamnya dan bumbunya juga terasa”


“Iya... Enak sekali, tiap tahun kita bikin kayak gini ya Rose”ujar Ibu Nervian


Si yang punya nama belum mengeluarkan suara karna mulutnya penuh dengan ayam panggang.


“Ner”


“Syukur deh kalau Ibu suka, Rose juga baru belajar”timpal Rose.


Ibu Nervian memukul anaknya karna belum menanggapinya.


“Iya Bu enak... Enak kok”


“Kamu ini”


“Ibu... Aku masih nguyah “


“Iya... Tapi jeda waktu nya lama banget loo, kamu sahutin Ibu”


“Maaf Bu...Rose tambah nih dagingnya “ujar Nervian sambil memberikan daging pada mangkuk Rose”


“Makasi “


“Rose... Lihat ini”ucap Papa Rose sambil membakar kembang api”


“Duaaarrrrr....... Duarrrr...... Duarrrr rr...... “


“Indah banget Pah”


“Sehat selalu ya anak Papa satu-satunya”


“Aku juga nggak didoain Pa ? “ Tanya Nervian


“Nervian juga dong”


“Do’anya mau aku dengar Pa”


“Sehat selalu anak Papa”

__ADS_1


“Makasi Papa “


Satu keluarga itu menikmati indahnya malam pergantian tahun.


__ADS_2