Cinta CS

Cinta CS
62.Panik


__ADS_3

...💚💚💚Happy Reading💚💚💚


...


Di rumah Nona Boa, ia terlihat sedang membaca penilaian untuk lolos tiga besar.


“Coba aku lihat schedule Rose dulu”


“Aku yakin sih Rose masuk tiga besar tapi kemungkinan juara satu kayaknya kecil karna ia hiatus cukup lama”


“Kok tiba-tiba kepalaku sakit sekali”memijit kepalanya dengan perlahan.


“Apa aku ada salah makan ? “


“Uekkkk... Uekkkk.... Uekkk !!!Sialan !!! Aku kenapa ? “


“Uekk... Uekkkk..... Uekkk”


“Astoge.... “


“Boa... Kamu kenapa ? “


“Kepala aku pusing ma”


“Kamu ada salah makan nggak”


“Ngga ada Ma, aku makan kayak biasa”


“Ayo ke RS dulu “


“Tapi sekarang ada acara fashion show Ma”


“Iya... Kamu bisa pergi setelah periksa dulu”


“Iya Ma”


Di tempat Fashion Show


“Hahhhhh.... Nggak bisa datang... Ini kan babak penentuan aku Nona Boa !!! “


“Aku tiba-tiba muntah Rose, aku juga nggak tahu kenapa “


“Ya ampun jadi aku harus gimana dong”


“Lakukan saja apa yang aku ajarkan Rose”


“Baiklah Boa”


“Apa aku bisa tanpa Nona Boa, tapi nggak mungkin aku suruh dia kesini dengan keadaan seperti itu”


“Semoga saja Nona Boa baik-baik saja”


Tiga hari kemudian


“Walaupun hanya juara dua, aku bersyukur karna hiatus cukup lama”


“Iya... Maaf ya aku nggak bisa temanin kamu waktu itu”


“Namanya juga musibah Nona Boa”


“Aku juga heran kok bisa aku keracunan makanan”


“Ya.... Sabar aja untung aja bukan aku”


“Iya sih.... Sik paling beruntung “


“Si Mila nggak dapat juara ya”


“Iya”


“Yahhh.. Tapi dia bayar mahal buat itu, moga dia nggak nyerah aja sih !!! “


“Iya”


“Rose kamu kan nggak suka gosip ya”


“Emm.... Kamu mau cerita apa”


“coachnya Mila nggak dibayar full ama Mila”


“Masak sih !! ! “


“Iya... Aku nggak sengaja dengar pas mereka sedang teleponan masalah uang”


“Ya ampun.... “


“Sudah jangan bahas mereka lagi deh”


“Iya”


Tretttthhhhh ...... trethhhhh.......


Rose membuka hapenya dan ada sebuah pesan.


📩


Rose ini aku Tuan Revan


Aku ingin bertemu


“Siapa”


“Tuan Revan”


“Dia ada perlu apa, bukannya acara sudah selesai “


“Aku tidak tahu sih”


“Mungkin ada tawaran pekerjaan “


“Nggak perlu ah... Aku aja sudah sibuk sekali”


“Iya juga sih”


“Aku maunya ajak Nervian juga”


“Ya... Libatkan Nervian, bagaimanapun Tuan Revan adalah laki-laki sejati”


“Nggak perlu ditambah sejati juga Boa”


“Kamu ni nggak pernah sopan sama aku”


“Halahhhhh !!! “


Rumah Tuan Revan


“Hai Rose dan ini ? “


“Tunangan aku Nervian”


“Nervian, kenalkan aku Revan”


“Mau minum apa ? “


“Jangan repot Tuan Revan, cukup air putih saja”

__ADS_1


“Baiklah, kita langsung saja ya”


“Aku tahu kau saat ini selain jadi model adalah designer dan kau juga sedang merintis kan didunia desain ? “


“Iya aku sedang berusaha Tuan”


“Aku akan menawarkan kerja sama dan jika kau mau, buat desain untuk acara-acara aku, bagaimana ? “


Rose tidak percaya tentang apa yang ia dengar.


“Tentu mau Tuan Revan”


“Bagus, nanti jika ada acara aku telepon kamu dan jika aku butuh desain, aku akan hubungi kamu”


“Terimakasih Tuan Revan”


“Sama-sama”


“Yess... Aku dapat pekerjaan tambahan Ner”


“Bagus dong, sekarang kamu mendapatkan apa yang kamu impikan Rose”


“Iya... “cupppp sambil mengecup pipi Nervian.


“Hey.... Jangan seperti itu”ucapnya sambil tersenyum


“Kamu nggak suka “


“Kalau aku mau lebih kamu nggak bakal kasih, jadi jangan mengangguk, atau aku belok ke apartemen aku ya”


“Ishhhh janganlah”


“Oiya buat apa sih beli apartemen bukannya kamu dah beli rumah”


“Buat disewainlah, kamu kayak nggak paham aja”


“Iya iya”


“Kamu mau lihat ? “


“Nggak... Aku tahu akalmu”


“Ya ampun.... Aku juga bisa tahu batasan kok “


“ Aku nggak percaya”


“Jangan ddeh sambil memutar mobilnya kearah lain.


“Nervian !!! “


“Aku mau kasih kamu lihat aja kok”


“Nggak nggak.... Putar balik nggak”


“Iya... Iya “


“Iya iya tapi kamu tetap aja kearah sana... Nervian !!! “


“Iyaaaa.... Astoge..... Itu kan lagi rame Rose, kamu bisa tenang nggak sih “


“Iya deh”


Di lampu stopan Nervian melihat Papa Rose.


“Papa Rose “


“Mana ? “


“Itu”


“Ahhh.... Masak sih !!! “


“Itu kan..... “


“Ya ampun.... “Rose tertawa kecil


“Kok malah ketawa”


“Biarin aja... “


“Boa itu belum nikah ? “


“Nona Boa sudah menikah tapi bercerai baru-baru ini bisa aku pastikan karna pekerjaannya “


“Kok bisa gitu”


“Gemerlap dunia fashion, kamu nggak akan paham Ner”


“Aku coba telepon Papa dulu ya, aku mau tanya dia dimana ? “


“Coba aja”


📲


“Pahhh.... “


“Iya Rose”


“Papa lagi dimana ? “


“Papa lagi diluar”


“Di luar mana ? “


“Lagi belanja “


“Sama siapa ? “


“Tadi ketemu sama teman bisnis”


“Ohh.... Baiklah Pa.... Aku mau chibao aja deh satu”


“Emmm... Kok kamu tahu Papa lagi di chchibao celingak celinguk.


“Halooo Rose.... Rose..... “


“Hahaahahhaaaaa”


“Kamu jahil amat ya sama orang tua”


“Dia pun sama.... Coach ku juga diajak sama dia”


“Boa itu seumuran siapa ? “


“Seumuran sama siapa ya, kayaknya temanku ngga ada seumuran dia deh, dia kelahiran 85”


“Ohh.... “


“Rose besok holiday yuk, aku benar-benar sumpek banyak acara dikampus”


“Boleh... Mau kemana ? “


“Ke villamu aja gimana ? “


“Ngawur.... Bisa-bisa Papa nyuruh aku nikah”

__ADS_1


“Kan bagus.... “


“Aku belum tahu kamu luar dalam”


“Aku ikhlas jika kau mau periksa”


“Ikhlas sekali anda ya”


“Hehe”


“Aku ingin lebih memahami kamu Ner... “


“Tapi kita bisa memahami setelah menikah juga”


“Aku belum tahu tentang kamu”


“Apa yang belum kau ketahui tentang aku”


“iya tentunya kesukaanmu,ketidaksukaanmu aku mau memahami itu Ner dan aku tak mau hanya kau saja yang tahu tentang aku”


“Terimakasih ya Rose, kenapa Tuhan tidak langsung mengenalkan kita saja”


“Ner... Tuhan punya rencananya sendiri, pengalaman dan pelajaran itulah yang kita dapatkan “


“Seperti biasa kau jauh lebih bijak daripada usiamu “


“Aku dituntut oleh keadaan “


“Jangan terlalu keras pada dirimu Rose, ingat kau masih sangat muda”


“Iya”


📩


Tn. Revan


“Rose... Aku sudah lihat desainmu dan aku mau beli satu ya”


Rose tersenyum simpul sambil memperlihatkan pada Nervian.


“Wahhh.... Keren Rose”


“Yesss.... Aku nggak sia-sia belajar jauh Ner”


“Iya sayang”


“Besok jadi holiday”


“Jadi dong “


Malam hari


“Nah.... Rose ini buat kamu”


“Apa “Pura-pura lupa


“Buka saja sendiri “


“Widihhh.... Sogokan”


“Terserah kamu bilang apa “


“Papa nggak makan”


“Makan dong “


“Aku yang masak Pa”


“Hahhh.... Apa kita akan selamat setelah memakannya”


“Selamat lah”


“Nona sudah berusaha keras Tuan “ucap Bik Karsi


“Iya... Rose akan segera menikah jadi nggak mungkin ia selalu go food”


Rose hanya diam sambil menikmati makanannya.


Kling......


💬Boa


Terima kasih atas traktirannya


🙃🙃🙃


Papa Rose berniat membalasnya namun sorot mata Rose tajam seakan ingin melompat kearah sup daging.


“Ehemmm”


“Iya iya Papa matikan hapenya”nada panik dan hampir membuat hape tersebut jatuh.


“Jangan sampai aku meretas hape Papa”


“Maaf”


“Awas saja”


“Bik gimana rasanya”tanya Rose pada Bik Karsi


“Sudah lumayan nanti pasti lama-lama tambah enak”


“Makasi Bik “


“Pahhh... Besok gantian kita yang undang keluarga Nervian.


“Bisa juga”


“Oiya Pa... Nervian ngajak aku weekend “


“Silahkan tapi jaga diri ya”


“Iya Pa.... “


“Pernikahan kamu kan sudah dekat Papa hanya mau kamu jaga diri saja”


“Baik Pa”


“Mau weekend kemana ? “


“Belum tahu sih Pa”


“Kerjaan kamu di pabrik gimana ? “


“Semuanya sudah berjalan Pa dan untuk saat ini pesanan sudah habis jadi aku suruh untuk bikin stok dan baju”


“Bagus deh kalau kayak gitu”


“Investor aman ? “


“Aman Pa dan Papa tahu Tuan Revan “


“Iya... Aku diajak kerja sama juga”


“Sippp.... Semoga semua lancar ya”

__ADS_1


“Iya Pahhh.... “


__ADS_2