CINTA DIBATAS HORIZON

CINTA DIBATAS HORIZON
Episode 12


__ADS_3

Ah….nikmat rasanya saat setelah mandi dan kurebahkan tubuh penatku di kasur kamarku, saat ingin kupejamkan


mataku, aku teringat tas berisi cendera mata atau kenang kenangan yang dibelikan Ms.Debby untukku di Bandung kemarin. Rasa penasaranku sesaat usir kantukku. Ku buka kotak bingkisan yang kuambil dari dalam tas kantong. Wow….pulpen exclusive dengan warna keemasan, kutatapi beberapa saat pulpen keren tersebut, tapi mataku kemudian tertumpu pada secarik kertas didalam kotak pulpen tadi, ku buka perlahan dan ku lihat tulisan tangan disitu, pasti ini tulisan tangan Debby Lam batinku.


DEAR ADRIAN….


NICE AND GLAD I COULD MEET YOU …ALSO TO KNOWING YOU…


THANKS FOR BELIEVING ME …TO TELL YOUR LIFE STORY


SOMEDAY, YOU MUST TELL ME AGAIN WHAT THE NEXT STORY OF YOU


AND I PROMISE, WHEN WE MEET AGAIN, I’LL ALSO TELL YOU MY STORY


I GIVE YOU THIS PEN, SO WHEN YOU WRITE YOUR STORY…YOU WILL REMEMBER ME


THANKS FOR EVERYTHING DURING I AM IN INDONESIA


HOPE COULD MEET YOU AGAIN SOON…

__ADS_1


DEBBY. L


(Senang Aku bisa bertemu kamu…juga mengenalmu, terima kasih sudah mempercayaiku untuk ceritakan cerita hidupmu…..suatu hari, kamu harus ceritakan lagi apa kelanjutan ceritamu….dan aku berjanji saat kita bertemu lagi, aku juga akan ceritakan ceritaku….aku berikan pena ini, jadi saat kamu menulis ceritamu, kamu akan mengingatku……terima kasih untuk segalanya selama aku berada di Indonesia….semoga bisa bertemu kamu lagi segera…)


Aku tersenyum, tidak menyangka kalo seorang wanita asing dari Hongkong sana bisa terkesan dengan caraku


menemaninya selama dia berada di Indonesia. Aku tidak berani berpikir lebih jauh, bisa punya sahabat orang luar negeri saja sudh suatu hal yang langka bagiku. “See you nex time Debby…” ucapku dalam hati . Tak lama kemudian akupun terlelap seiring sunyinya malam.


“BISA KETEMU KAMU SORE INI GA? AJAK LAGI KE TEMPAT FAVORIT KAMU ITU DONG” ku baca SMS dari Ririn sambil membereskan kertas kertas kerja di mejaku.


BAIK….SEPULANG KERJA KITA KESANA….” Isi SMS balasanku.


“Adrian….kamu pernah bilang hidup harus punya mimpi kan?” Tanya Ririn membuka pembicaraan sambil kita duduk dibebatuan dan memandang horizon dan sang surya dikejauhan , ditempat yang sama tanpa bergeser sedikitpun.


 Ririn hanya terdiam menatap laut dan riak ombak….


“Memang apa sih mimpi dalam hidup kamu ?” lanjutku lagi penasaran, karena Ririn hanya diam membisu.


“Mimpiku bisa bersama kamu dan dapatkan cinta kamu Adrian….” Ucap Ririn pelan sambil memalingkan wajahnya ke arahku.

__ADS_1


Aku terkesiap….tidak menyangka akan mendapat jawaban seperti itu


“Kamu ga waras Rin….kamu tahu jalan hidupku seperti apa….bersamaku hanya akan membuat rumit  hidupmu….dan kamupun tahu seluruh masalahku dengan detail….jangan Rin….segera buang mimpimu…masih


banyak mimpi mimpi lain yang bisa kamu rajut….dan masih banyak …bahkan jutaan laki yang lebih pantas disampingmu….” Balasku sambil ku alihkan pandanganku ke perahu nelayan yang berjalan pelan berangkat untuk mencari ikan.


“Tapi aku ga pernah seperti ini Adrian….aku tidak pernah suka apalagi jatuh cinta kepada pria seperti ini…”


ucap Ririn lagi tanpa melepaskan tatapannya ke wajahku.


“Hendra adikmu dan Tika…..mereka tahu aku seperti apa….aku ga pernah dekat apalagi menaruh rasa pada laki laki….” Imbuh nya lagi.


“Jadi maksudmu….mimpimu ini…..rasamu ini…..cinta pertamamu?” balasku sambil kuberanikan menatap wajah Ririn.


Ririn menjawab ucapanku dengan anggukan pelan.


“Tapi Rin…..kamu kan tahu…aku…”ucapanku terhenti…


“Aku tahu….ada Ita disana….ada masalahmu dengan dia…keluarga dia…juga dikeluargamu…aku tahu semua, tapi aku saat ini hanya bicara soal hati….diluar semua hal hal tadi…” Ririn kembali berucap.

__ADS_1


Ucapan Ririn membuatku tak berkutik dan seolah kehabisan kata-kata. Aku pikir selama ini wanita yang kukenal sabar hanya Ita….ternyata Ririnpun demikian, walau dulu saat dia ungkapkan isi hatinya ditempat yang sama, aku sudah menolaknya, dia tetap saja hadir dalam kehidupanku. Aku terdiam beberapa saat, memikirkan kata kata apa


yang harus aku ucapkan kepadanya saat ini.


__ADS_2