Cinta Karena Dosa

Cinta Karena Dosa
Episode 101


__ADS_3

Selama aku hamil... Aku kadang ngidam tak tahu waktu..


Seperti malam ini... Jam sudah menunjukkan pukul 2 pagi... Aku terbangun karna aku bermimpi memakan rujak mangga muda di pinggir danau... Aku lihat mas Riyan sedang tidur dengan tangan selalu mengelus perutku...


Aku membangunkan nya....


"Mas... Bangun... "Ucapku pelan


"Emmmm ada apa sayang... "Ucapnya yang masih terlelap


"Mas.... Aku ingin makan rujak mangga muda mas... "Ucapku


"Hoammmmm... Rujak apa sayang??? "Ucapnya sambil menggeliat


"Mas.... Ayolah bangun dulu... Aku ingin sekali makan rujak mas.... Kamu carikan sekarang yah... "


"Emmmm baiklah hoammmm... Jam berapa ini sayang??? "


"Jam 2 mas... "


"Hah!!! Jam 2... Maksud kamu jam 2 pagi sayang... "Ucapnya yang langsung membelalakkan mata sipitnya...


"Hehehe...Iya mas... Ayo... Carikan aku rujak mangga muda... "Rengekku


"Dimana ada rujak mangga muda malam- malam begini sayang... Besok yah... Pasti mas carikan.. "Ucapnya sambil mengelus rambut ku


"Aku gak mau!!! Pokoknya aku minta nya sekarang!!! Kalau mas gak mau ya sudah!!! Aku mau minta tolong Denis saja!! "Ucapku sambil bangkit dari tempat tidurku menuju kamar Denis...


"Sayang... Jangan marah dong... Iya mas carikan sekarang kamu tenang di rumah yah... "Ucapnya mengikutiku


"Hehehhe beneran sayang.. "Ucapku


"Iya cintaku.. "


"Terima kasih papa.. "Ucapku sambil mengelus perut ku sendiri...


"Iya anak papa.. "Ucapnya sambil ikut mengelus perutku


"Ya sudah kamu tidur saja yah sayang... Biar mas yang carikan sama Denis... "


"Aku mau nya ikut mas... "Ucapku lagi


"Sayang ini sudah malam...Kamu di rumah saja yah... Mas gak mau sampai kamu kenapa- napa.. "


"Pokoknya aku mau ikut!!! "


"Emmm ya sudah ayo.. Tapi mas ambil jaket dulu buat kamu.. Kamu tunggu sini yah sayang... Jangan kemana- mana.. "Ucapnya


"Iya mas... "


Mas Riyan segera ke kamar mengambil jaketku dan juga jaketnya... Dia memakaikannya juga...


"Ya sudah ayo berangkat...Pelan- pelan jalannya.. "


"Emmm iya mas.. "

__ADS_1


Seperti biasa mas Riyan menuntunku ke bawah...


"Kalian mau kemana malam- malam begini.. "Ucap Mama di dapur


"Emmm ini lho Ma... Meira minta di cariin rujak mangga muda... "Ucap Riyan


" Dimana ada rujak mangga muda malam- malam begini.. Hehehe"Batinnya


"Kenapa Mama kog senyum- senyum sendiri.. "Ucap mas Riyan


"Ehhh enggak... Gpp kog... Ya sudah cariin sana... Nanti kalau gak dapat anak kamu ngileran lho... Mama gak mau sampek cucu Mama ngileran... "Ucap Mama sambil tersenyum


"Iya Ma... Kita berangkat dulu.. "


"Memang Meira ikut juga ?? "


"Iya Ma... Meira ingin makan di tempat nya Ma.. "Ucapku


"Emmm ya sudah hati- hati yah sayang... Ingat Riyan jangan ngebut... Istri kamu sedang hamil... Jaga dia.. "


"Pasti ma... Kita berangkat dulu.. "


"Iya nak... "


Kami berdua berangkat mencari rujak ke inginanku....Hampir satu jam kami menelusuri jalanan sepi yang ada hanya orang yang berjualan nasi goreng... Mie rebus... Dan kedai kopi...


"Sayang... Ini sudah satu jam lho kita keliling... Gak ada yang buka warung rujak nya... Terus bagaimana??? Kita pulang saja yah... Kamu pasti capek.. "Ucap mas Riyan


"Enggak mau... Aku mau nya makan rujak mangga muda mas... Ayo terus cari... "Rengekku


"Gak aku gak capek... Pokoknya aku mau makan rujak titik!!! "


"Emmmm baiklah kita cari lagi yah... "


Akhirnya kita keliling lagi mengitari komplek perumahan...


"Mas stop!!!! "


"Kenapa sayang??? "


"Hehehe lihat tuh!! "Ucapku sambil menunjuk sebuah rumah yang di depannya ada mangga muda yang ranum dan banyak bergelantungan..


"Terus kenapa sayang??? "


"Aku mau itu... Kamu tolong mintain yah sayang... "


"Emmmm baiklah... Kamu tunggu di sini saja yah.. "


"Ok terima kasih sayang... "


Mas Riyan bergegas turun dari mobil dan menuju rumah bercat coklat itu... Di sana ada seorang bapak yang keluar rumah sepertinya mau pergi ke masjid.. Karna memang hampir subuh ...


"Permisi pak... Boleh saya minta mangga muda itu.. Soalnya istri saya lagi hamil terus ngidam mangga muda... "


"Ohh... Silahkan nak... Silahkan ambil... "Ucap bapak itu

__ADS_1


Aku yang melihat suamiku berbicara dengan pemilik rumah langsung turun dari mobil dan menghampiri nya


"Bagaimana mas.. Boleh kan??? "


"Boleh sayang... "


"Oh ini istrinya... "Ucap bapak itu


"Iya pak... Dia lagi hamil satu bulan... Makanya masih belum kelihatan.. "


"Terima kasih pak sudah memperbolehkan suami saya minta mangga muda nya.. "Ucapku


"Iya sama- sama.. Ayo silahkan ambil.. "


"Emmm apa ada galah pak.. "


"Waduhhhh di sini gak ada galah nak... Biasanya saya kalau ambil yah di panjat.. "


"Waduhhh.... "Ucap mas Riyan langsung pucat pasi


"Kenapa mas??? "Ucapku


"Sayang... Mas gak bisa manjat... Mas gak mau manjat... "Ucapnya yang sudah gemetar


"Kenapa??? Cuma manjat doang kog... Masa gak bisa sih!!! "Ucapku


"Mas takut sayang... Mas trauma... Pokoknya mas gak akan manjat... "Ucap mas Riyan


"Tapi aku ingin makan mangga muda itu mas... Kalau gak kamu yang manjat terus siapa??.. Masak bapaknya yang suruh manjat??? Kan gak enak.. "


"Ada apa nak?? "tanya bapak itu


"Ini pak... Saya tidak bisa memanjat pohon ini... Saya punya trauma dengan memanjat pohon... Jadi boleh kan saya minta tolong lagi sama bapak??? "Ucap mas Riyan


"Ealah nak- nak... Manjat pohon gini aja gak bisa... Tapi kalau manjat istrinya bisa... Ya sudah biar bapak saja yang ambilkan... "Ucapnya sambil tersenyum


Aku dan mas Riyan yang mendengar perkataan bapak itu hanya bisa tersenyum malu...


Setelah cukup satu kresek besar penuh dengan buah mangga... Kami berpamitan...


"Emmm ini buat bapak... Terima kasih yah pak sudah membantu saya dengan memberikan sekaligus mengambilkan mangga muda untuk istri saya.. "Ucap mas Riyan sambil mengyalamkan uang 5 lembar seratus ribuan...


"Apa ini nak... Gak usah bapak ikhlas kog ngasihnya itu ambil saja... Gak usah beli.. "Ucap bapak itu menolak.


"Tidak pak... Ini hanya sebagai ucapan terima kasih saya kepada bapak... Tolong di ambil yah pak.. "


"Ya sudah saya terima... Lain kali kalau mau mangga muda lagi kesini saja... "Ucap bapak itu


"Iya pak... Saya dan istri saya permisi dulu... Sekali lagi terima kasih yah pak.. "


"Iya sama- sama nak... Semoga anak kalian lahir sehat dan lancar.. "


"Amin.... Terima kasih pak.. "


Kami pun pulang karna adzan subuh sudah berkumandang...

__ADS_1


__ADS_2