Cinta Karena Dosa

Cinta Karena Dosa
Episode 80


__ADS_3

"Mas.. Bangun.. Kamu gak kerja.. Ini sudah jam 9 lho mas.. "Ucapku sambil menggoyangkan badannya yang masih tertidur pulas


"Emmmm"Jawabnya singkat


"Ayo bangun... Emangnya kamu sekarang gak kerja apa?? "


"Emmmm"Dia tetap dengan jawabannya yang singkat sambil menarik tanganku dan mengikatku dengan tangan kekarnya..


Aku pun melakukan cara jitu agar suamiku itu mau bangun...


Ku cium dan ku gigit dada bidangnya..


"Awwww sakit sayang.. "Seketika dia bangun dan mengusap dada bidang nya yang telah aku gigit..


"Hehehehe habisnya di bangunin gak bangun- bangun.. Ya udah aku gigit aja.. "Ucapku ikut bangun dan tertawa melihat ekspresi wajah suamiku itu


"Emmm awas yah... Aku balas sekarang.. "


Dia mulai mengunci tangan dan kakiku dengan badannya lalu dia menggelitiki pinggangku sampai aku menggeliat seperti cacing kepanasan


"Hihihihi... Mas sudah mas.. Geli.. Geli mas.. Hihihi"


"Biarin habisnya kamu nakal.. Ayo sekarang kamu gak bisa ngelawankan hahaha"


Mas Riyan semakin menjadi- jadi gelitikin badanku..


"Stop mas.. Stop.. Geli.. Hihihi"


"Biarin.. "


Suara canda tawa kami menggema di seluruh kamar... Kini bukan hanya gelitikan yang aku dapatkan.. Tapi mas Riyan mulai memainkan tangannya ke arah yang lain...


"Ahhhhhh... Mas... Ssssstttttt... "Rancauku saat mas Riyan menyentuh daerah- daerah sensitifku


"Sayang.. Mas sudah tidak tahan.. Mas langsung saja yah.. "Ucapnya sambil menjelajahi tubuh polosku itu


"Tapi mas ini sudah siang.. Kamu gak kerja.. "Ucapku menahan rentetan belaian panas dari suamiku


"Gak sayang... Sudah yah.. Mas sudah tidak tahan.. "

__ADS_1


Pagi itu pun 3 ronde tak bisa terelakkan lagi... Entah rasanya walau capek tapi aku tidak bisa menolaknya.. Hasrat ini sungguh besar..


"Ahhhhhh..... "Rancau kami bersamaan...


Mas Riyan menggeser tubuhnya ke sampingku... Aku mencium pipi suamiku dan memeluknya... Sedang dia mempukpuk kepalaku dan mencium keningku mesra..


"Semoga cepat jadi yah sayang.. Biar rumah tangga kita semakin berwarna.. "Ucapnya lirih


"Amin... Mama juga nitip oleh- oleh itu mas.. "Ucapku jadi teringat pesan Mama


"Minta oleh- oleh apa sayang?? "Ucapnya merubah posisi dari tidur menjadi setengah tidur dan menghadap kepada ku


"Itu mas.. Mama minta oleh- oleh cucu.. "Ucapku lirih sambil senyum malu


"Ya sudah ayo tancap gas lagi deh.. Biar cepet jadi.. Mumpung mas semangat "


Dia ingin menciumiku lagi tapi aku tepis ciumannya dengan tanganku


"Ya gak sekarang juga kali mas.. Aku capek banget dan lapar juga... Emang mas mau aku sakit karna gak di kasih makan sama mas?? "


"Astagfirulloh.. Iya sayang.. Mas sampai lupa.. Ya sudah ayo mandi dulu baru keluar kita makan sambil jalan- jalan sayang.. Kamu mau kan?? "


"Mau dong mas.. "


Selesai rutinitas mandi.. Kami bersiap- siap pergi ke restoran untuk sarapan...


"Pak antar kami ke restoran esQ yah.. "Ucap mas Riyan ke pak Rahmat


"Baik tuan.. "


Mobil melaju dengan pelan.. Kami menikmati perjalanan itu dengan saling memeluk di dalam mobil..


"Sayang kamu cantik sekali sih.. Buat mas tidak bisa berpaling dari kamu... Terus cintai mas seperti ini yah.. "Ucap mas Riyan menatap mataku tajam


"Iya mas... Cinta Meira hanya untuk mas Riyan kog.. Asal mas Riyan setia sama Meira.. Aku akan sangat menjaga cinta ini buat kamu mas.. "


*Cup*


Sebuah kecupan manis di keningku menambah manisnya pagi setengah siang itu..

__ADS_1


"Maaf tuan... Kita sudah sampai di restoran.. "Ucap pak Rahmat


"Oh iya.. Ya sudah terima kasih yah pak.. Bapak boleh pulang dulu nanti saya telpon kalau perlu jemputan.. "Ucap mas Riyan


"Baik tuan.. "


Mas Riyan turun terlebih dahulu baru membukakan pintu satunya untukku..


"Silahkan turun tuan putriku sayang.. "Ucapnya sambil mengambil tanganku


"Terima kasih mas.. "


Kami pun masuk restoran dengan berpegangan tangan..


"Good morning sir, Did you order table 48? "


"Yes, I ordered table 48 "


"Ok sir, follow me "


Lelaki itu mengajak kami ke meja yang sudah di pesan khusus oleh mas Riyan.. Lelaki itu menunjukkannya dan menyuruh kami duduk... Segera setelah duduk pelayan menghampiri kami dan menyajikan berbagai macam makanan khas sarapan orang london.. Dia juga membawa sepuket bunga dan di berikan kepada mas Riyan.. Setelah itu merekapun pergi setelah mempersilahkan makan...


"Ini untuk kamu sayang... Kamu suka kan?? "Ucapnya sambil memegang tanganku dan menatap mataku


"Emmmm mas Riyan... Aku suka mas.. Suka sekali.. Thank you honey.. "Ucapku terharu..


"Hehehhehe... Syukur kalau kamu suka.. Ya sudah ayo di makan.. Keburu makanannya dingin.. Sini biar mas suapin kamu yah.. "


Aku hanya mengangguk pelan sambil menyantap sosis yang mas Riyan potongkan untukku...


"Bagaimana sayang.. Enak kan? "


"Enak mas.. Apalagi di suapin sama kamu.. Semakin istimewa rasanya .. "


"Hehehehe gantian dong.. Mas juga mau di suapin sama istri mas ini.. "


"Emm baik lah.. "


Aku menyuapinya penuh dengan cinta dan kasih sayang...

__ADS_1


Hay kakak readers... Jangan lupa like komen dan vote juga yang banyak yah... Ohh ayo mampir dan ramaikan novel ke 3 ku dengan like komen dan vote kalian juga...


Judulnya Terganjal Restu Emak... Thank you kakak


__ADS_2