
"Silahkan duduk bidadariku.. "Ucap mas Riyan setelah menyeret kursi itu untukku
"Terima kasih mas.. "
Mas Riyan berputar dan duduk di depanku..
"Kamu suka kan sayang?? "Ucapnya yang melihatku diam saja
"Suka banget mas... Ini semua kamu yang buat mas?? "
"Iya sayang... Tapi juga di bantu sama beberapa orang.. Makanya cepet selesai... "
"Emmmm... Terima kasih yah mas... Ini semua sangat indah mas.. "
"Syukurlah kalau kamu suka... Mas ingin malam ini menjadi malam yang spesial buat kamu sayang... Karna besok kita kan pulang ke Indonesia... "
"Iya mas... Terima kasih yah..."Ucapku memegang tangan suamiku itu
"Sama- sama sayang... Ya sudah ayo makan dulu... Nanti keburu dingin makanan nya.. "
"Iya mas.. "
Di atas meja sudah tersedia 2 piring steak, beberapa cake yang cantik dan juga minuman...
Mas Riyan mengambil steak ku dan di potongkannya...
"Ini sayang... Silahkan makan bidadariku... "
"Emmm terima kasih mas... Seharusnya aku yang melayani kamu mas... Bukan sebaliknya.. "
"Gpp sayang... Mas ingin sekali-kali melayani istri tercintaku ini bolehkan?? "
Aku hanya mengangguk dan tersenyum sambil memakan steak yang sudah di potong oleh suamiku itu
"Akk buka mulut sayang.. Kamu harus coba steak daging punya mas ini.. Sangat enak lho.. "Ucap mas Riyan menyuapiku sepotong steak daging punya nya
Aku hanya menurutinya dan melahap steak daging itu...
"Bagaimana enak gak sayang?? "
"Enak mas... Mas mau nyobain steak ayam punyaku gak?? "
"Boleh.. Tapi sebentar.. "
"Kenapa mas?? "
__ADS_1
Mas Riyan mengambil sisa saos yang ada di bibirku dan membersihkan dengan tangannya..
"Hehehe saosnya nempel di bibir kamu sayang... "
"Emmmm makasih mas... "Ucapku sambil tersipu malu
"Iya sayang.... Mana katanya mas mau di suapin steak ayam punya kamu?? "
"Ohh iya.. Ini.. Ayo buka mulut... "
Mas Riyan pun membuka mulutnya dan memakan steak yang aku suapkan kepadanya..
"Emmm enak juga ternyata.. "Ucapnya
Kami menghabiskan setiap makanan itu sambil menikmati suasana romantis di danau tersebut...
Tak terasa hari semakin larut.. Aku sudah merasa kedinginan...
"Kenapa sayangku?? Kamu kog diam saja... "
"Emmm aku kedinginan mas.. "
"Sini duduk di pangkuan mas... Biar mas peluk agar kamu gak kedinginan.. "
Aku pun berdiri menghampiri suamiku dan duduk di pangkuannya... Dia memeluk tubuhku membuat ku hangat...
"Iya mas.. Sudah lebih hangat sekarang.. "Ucapku
"Sayang... Walau apapun yang terjadi jangan pernah meninggalkan mas yah...Mas gak akan sanggup merasakan hidup tanpa kamu di samping ku.. "
"Emmm iya mas.. Kenapa mas tiba- tiba ngomong seperti itu?? "
"Mas hanya takut.. Suatu saat kamu akan di ambil oleh orang tuamu.. Karna mereka tak suka sama mas.. Tapi mas akan berusaha untuk meyakinkan Abi agar merestui hubungan kita ini sayang.. "
"Amin...Kita hanya perlu berdoa dan berikhtiar agar Allah membukakan pintu hati Abi dan menerima pernikahan ini... Aku juga tidak mau jauh dari kamu mas.. Bagiku kamu satu- satunya suami di dalam kehidupanku... "
"Beneran yah sayang?? "Ucapnya mengambil wajahku dari pelukannya
"Iya mas.. "
"Terima kasih istriku... "
Dia memelukku lebih erat lagi...
"I love you my wife.. "
__ADS_1
"I love you too my husband... Kita pulang yuk mas... Ini sudah malam.. "
"Ya sudah ayo pulang sayang... "
Kitapun memutuskan untuk kembali ke hotel...
Sesampainya di kamar hotel...
Mas Riyan menggendongku menuju ranjang...
"Mas... Aku bisa jalan sendiri... Tak perlu di gendong gini.. "Ucapku
"Mas gak mau kamu kecapean sayang... Karna malam ini mas akan membuatmu sangat kelelahan... "Ucapnya sambil menurunkanku di atas ranjang
"Maksudnya... "
"Mas ada sesuatu buat kamu sayang... Sebentar yah.. "
Mas Riyan berjalan mengambil sebuah kotak berwarna pink...
"Ini hadiah buat kamu... Kamu coba dan kamu pakai yah sayang... "Ucapnya menyerahkan kotak tersebut
"Ini apa mas?? "
"Sudahlah... Ayo ke kamar mandi... Kamu buka dan kamu pakai.. Mas tunggu kamu di sini yah.. "Ucapnya
Akupun berlalu membawa kotak tersebut dan melakukan perintah suamiku itu... Aku menuju kamar mandi dan membuka kotak tersebut... betapa terkejutnya aku melihat apa yang suamiku berikan .. Sebuah baju seksi terawang berwarna hitam...Aku yang melihatnya pun sangat malu.. Apalagi mau memakainya...
"Sayang... Kamu lagi apa sih... Ayo dong.. Mas udah gak tahan nih.. "Ucapnya di balik pintu kamar mandi
"Sebentar mas.. "Ucapku
Aku bingung harus aku pakai apa tidak baju ini... Tapi kalau gak di pakai pasti mas Riyan kecewa... Akhirnya aku pun memakai baju itu dan keluar...
"Mas... "Ucapku sambil menutup sebagian tubuh
"Sayang... Kog di tutup sih.. Mas kan mau lihat.. "
"Mas... Apaan sih.. "
Tanpa basa basi mas Riyan menggendongku menuju ranjang lagi... Dia menurunkanku dengan sangat hati- hati... Tak lupa tatapan mata suamiku yang membuat aku tunduk dengan semua yang di lakukannya...
"Kamu seksi sekali sayang... Membuat mas ingin segera membuatmu kelelahan... Kamu sudah siap kan sayang.. "Ucapnya pelan
Aku hanya mengangguk saja.. Tanpa bisa berkata- kata.. Dia mulai menjelajahi bibirku.... Awalnya lembut tapi lama- lama sedikit kasar... Membuatku tak bisa menahan hasrat.. Setelah puas di bibir dia turun ke leherku... Membuat tanda bibirnya di sana... Aku hanya bisa menikmati semua sentuhan panas dari suamiku itu...
__ADS_1
Malam ini membuatku benar- benar mabuk dalam hasrat dan sentuhan kenikmatan yang dilakukan mas Riyan...