
Hari semakin siang...
"Mas..."Ucapku
"Iya sayang... Ada apa???"Ucapnya
"Ayo...Waktunya menebus kesalahanmu .."Ucapku
"Ohhh sekarang??? Siap nyonya..."Ucapnya
" Ya sudah ayo mas...Aku ambil tas dulu yah..."
"Iya sayang..."
Aku mengambil tas kecil dan segera menghampiri suamiku yang sudah menunggu di sofa...
"Ayo mas..."Ucapku
"Ayo sayang.. "
Kami turun dari kamar dan berpamitan kepada Mama yang sedang asyik menonton TV di ruang tengah...
"Ma...Kami pergi dulu yah...Meira ingin jalan-jalan katanya.."Ucap mas Riyan
"Oh iya nak... Hati-hati...Jaga istrimu dengan baik .."Ucap Mama
"Siap Ma.."
"Meira berangkat yah Ma.."Ucapku sambil menyalami tangan mertuaku itu
"Iya sayang... Hati-hati yah sayang.."
"Iya Ma...Mama mau nitip sesuatu mungkin.."
"Emmm titip apa yah?? Gak usah lah sayang...Mama cuma titip jagain cucu Mama saja yah.."
"Iya Ma..Kalau itu pasti.."Ucapku
"Ya sudah sana pergi.."
"Baik Ma..."
Aku pergi dengan menggunakan mobil bersama mas Riyan...
"Kita mau kemana sayang..."Ucapnya
__ADS_1
"Kamu ikutin aku saja yah mas..."
"Siap sayang..."
Aku mengarahkan jalan ke sebuah tempat yang aku sangat ingin untuk ke sana...
Hampir satu jam Kami sampai di sebuah restoran dengan pemandangan yang asyik dan unik...Dengan latar pegunungan dan persawahan yang membentang luas...
Restoran itu mengusung tema pedesaan... Dengan gubuk- gubuk bambu sebagai tempat untuk menyantap makanan nya...
"Alhamdulillah sampai juga.."Ucapku
"Iya...Bagus banget sayang...Kamu tahu dari mana tempat ini sayang.."Ucap mas Riyan
"Aku pernah ke sini dulu sama keluarga aku mas... Sebelum aku ketemu kamu...Aku sangat kangen sama mereka... Makanya aku ngajak kamu ke sini.."Ucapku
"Emmm....Ya sudah ayo masuk.."
"Iya mas..."
Aku memilih tempat yang dulu sering aku dan keluargaku duduki...Yaitu tepat di atas kolam ikan yang langsung terlihat view persawahan dan pegunungan di depan sana...
"Hemmm Udara nya sangat segar yah sayang..."Ucap mas Riyan
"Iya mas... Dulu aku sama keluarga ku sering menghabiskan akhir pekan di sini...Kadang juga kami menginap di sekitar motel di daerah sini...Aku ingin kalau ada kesempatan semua itu bisa terjadi mas .."Ucapku sambil menyeka air mata yang sudah jatuh tanpa sengaja
"Beneran yah mas..."Ucapku
"Iya sayang... Insyaallah..Sudah jangan bersedih lagi yah... Mending sekarang kita pesen makanan saja.."
"Emmm benar mas...Aku sudah lapar dari tadi..."
Mas Riyan memanggil pelayan...Dan pelayan pun datang dengan membawa menu makanan yang di jual di sana...
Aku memilih lauk yang biasa aku santap bersama keluarga ku dulu...Aku memilih semur jengkol...Ayam goreng...Sambel oncom...Nasi jeruk ..Nasi pandan... plecing kangkung...Gurame asam manis...dan juga sambal cumi Pete...Aku juga memesan minuman wedang ronde dan juga es sinom kesukaan ku
"Sudah itu semua mas..."Ucapku kepada pelayan itu
"Baik mbak... ditunggu yah.."
"Iya mas . "
Mas Riyan hanya tercengang dengan semua menu yang aku pilih...Ada satu menu yang paling mas Riyan benci....Dan itu yang akan jadi hukuman untuk nya...
Setelah menunggu hampir 15 menit.. Akhirnya semua pesanan ku datang...Harum semerbak aroma masakan itu sudah menggugah selera makan ku...
__ADS_1
Pelayan segera menata semua makanan pesanan ku di atas meja lesehan di gubuk itu...
"Terima kasih mas..."Ucapku
"Iya ... Silahkan di makan..."Jawab nya
Pelayan itu pergi setelah menata makanan...
Aku segera mengambil makanan untukku dan mas Riyan...Aku memilih nasi daun jeruk... Sedang mas Riyan memilih nasi daun pandan...Aku mengambil semua lauk yang aku ingin... Sedang mas Riyan mengambil ayam goreng dan plecing kangkung...Aku menambah satu centong semur jengkol ke dalam piringnya...
"Semur ini harus mas habiskan yah.."Ucapku sambil tersenyum tipis
"Gak sayang.... Mas gak suka sekali sama jengkol...Kamu tahu itu kan???"Ucapnya
"Ya aku gak mau tau pokoknya harus habis....Kalau gak habis ya sudah aku gak maafin mas .. "Ancam ku
"Tapi sayang..Mas gak bisa sayang... Beneran deh ... Mending kamu beri hukuman yang lain buat mas.."Ucapnya memelas
"Gak!!!! Aku ngidam kamu makan semur jengkol...Kamu kan sudah janji tadi mau nurutin semua keinginan ku...Yah ini yang aku inginkan mas ."
"Tapi sayang...Mas gak bisa makan jengkol...Bau tau...please lah sayang..."Ucapnya
"Gak mau tau...Pokoknya aku ingin lihat mas makan jengkol...Itu hukuman Karna mas sudah genit-genit sama si Tasya..."
"Sayang...Please....Gimana kalau nanti mas beliin kamu perhiasan...Atau tas...Atau sepatu ...Atau kamu mau baju..."
"Gak!!! Gak!!!! Dan gak!!!"
"Emmmm Ya sudah tapi satu saja yah..."Ucapnya
"Ya gak bisa dong...Itu cuma ada 5 kog...Ya harus habis...Lagian jengkol itu kan enak... Bergizi tinggi..."
"Iya Tapi bau sayang..."
"Sudahlah mas...Kamu mau dimaafin apa gak...Kalau gak ya sudah aku pulang sendiri saja kalau gitu..."Ancamku
" Ya jangan dong sayang...Iya- iya ini mas makan..." Ucapnya dengan sangat terpaksa...
"Nah gitu dong...masa sama jengkol saja takut sih..'"
"Emmmm..."
Mas Riyan segera mengambil satu butir jengkol...Terlihat sekali ekspresi wajah antara takut dan ragu-ragu...
" Ayo mas makan...Kamu pasti bisa... Demi anak kita...Dan demi maaf dari ku lho.."
__ADS_1
Mas Riyan menatap ku sejenak...Dia meyakinkan ku untuk tidak menyuruhnya makan jengkol itu...Tapi aku tetep kekeh memintanya untuk makan jengkol itu ..
Dengan ekspresi muka seperti habis makan jeruk nipis dengan mata terpejam dan mulut yang di buat sejelek mungkin...Aku hanya bisa tertawa melihatnya...