Cinta Karena Dosa

Cinta Karena Dosa
Episode 35


__ADS_3

Pagi itu....


Aku ada jadwal kuliah.... Aku bergegas turun dari kamar.... Aku menghampiri Umi ku yang sedang menyiapkan makanan....


"Umi... Aku berangkat yah... Aku sudah terlambat... "Ucapku


"Nak... Ayo sarapan dulu.... Nanti kamu sakit perut lho kalau gak sarapan... "Ucap Umi...


"Gak sempat Umi.... Aku bawa bekal saja deh... Aku makan di kampus.... Gpp kan Umi... "


"Ya sudah Umi ambil kotak makan dulu buat kamu sebentar... "


Umi berjalan ke dapur mengambil kotak makan berwarna pink... Dan juga botol minum berwarna pink....


Umi segera mengambil nasi goreng kecap.... Nugget ayam.... Dan telor ceplok... Di tata dengan rapi dan cantik... Tidak lupa sayuran dan buah nya....


"Ini sayang.... Kamu makan lho... Jangan lupa... "


"Iya Umi.... Assalamualikum... Terima kasih Umi... "


Aku menyalami tangan Umi dan pergi berlalu....


"Iya nak... Hati- hati... "


Aku buka gerbang.... Dan sudah biasa jemputan spesialku datang....


"Sayang.... Ayo masuk.... Biar mas antar... "Ucap Riyan di balik kemudi


"Emmmm " Aku naik ke mobil itu


"Mas tau dari mana kalau aku ada kelas hari ini... "


"Kamu lupa sayang.... Kan mas punya mata- mata hahahha.... "


Aku nenepuk jidatku sendiri.... Kenapa aku bisa lupa kalau dia punya Denis yang satu kelas denganku...


"Sayang... Kamu bawa apa... Baunya sedap sekali... "


"Ohhh iya aku lupa.... Kamu sudah sarapan mas... "


"Belom sayang.... Aku gak sempat.... Tadi buru- buru... Takut kamu sudah berangkat... Hehehhe"

__ADS_1


"Ya Allah mas.... Ngapain sih kamu seperti itu... Ya sudah ayo makan... Emmmmm boleh aku suapin kamu kan mas.. "Ucap ku bertanya


"Tentu boleh dong sayangku.... Justru itu yang aku tunggu... Hehehe "


"Emmmm dasar.... Ya sudah bismillah dulu... "


"Bismillahirrohmanirrohim... "Ucapku serentak dengan Riyan


Aku membuka kotak makanku itu dan mulai menyuapi Riyan yang sedang fokus menyetir....


"Gimana mas enak gak... "


"Emmmmm enak sayang.... Siapa yang masak.... Kamu??? "


"Yah tentulah... "Ucapku


"Tidak.... Hahahhahah" Sambungku


"Dasar... Aku kira kamu sayang.... Ternyata Umi jago masak juga yah.... Gemuk nih aku kalau jadi menantunya hahhaha"


"Emmmm ngarep banget sih mas.... "


"Kamu juga harus makan sayang.... "


"Iya ini aku juga makan... Kamu suka sayur kan??? "


"Gak.... Aku gak tapi suka sayur.... "Ucap Riyan saat aku menyuapi sayur kepadanya


"Kamu harus coba mas.... Biar kamu sehat.... Ayo makan.... Buka mulut!!! "Ucapku membujuk... Seperti membujuk anak kecil...


Riyan hanya tersenyum dan menurutiku...


Tak disangka nasi goreng serta teman- temannya ludes... Aku mengambil botol minumku dan menyodorkan ke Riyan.... Dia hanya mengangguk dan meminum itu...


"Alhamdulillah kenyang.... Besok bawa bekal lagi yah sayang.... Biar aku bisa makan dan di suapi sama kamu."


"Insyaallah.... "


Aku sampai di kampus dab segera turun....


"Terima kasih mas... Sudah mengantar ku.... Emmm biar nanti aku ikut Denis saja ke rumah kamu... Biar kamu gak bolak balik.... "

__ADS_1


"Ya sudah sayang... Biar nanti mas telpon Denis.... Buat anterin kamu ke rumah.... Semangat kuliahnya sayang... Dan I love you Meira... "Ucapnya dengan senyum termanis


Aku hanya tersenyum tanpa membalas.... Aku pergi berlaru... Memasuki lorong- lorong dan masuk ke dalam kelas... Ku lihat kampus masih sepi... Karna ini masih pagi.... Cuma di kelasku saja yang ramai... Aku duduk di sebelah Dina....


"Hay Mei.... Kamu kemarem ikut siapa... Kog gak pulang bareng kami... "


"Aku ikut mamanya Denis.... Dan kakaknya... "


"Wahhhh jangan- jangan kamu ada hubungan yah sama Denis... Atau sama mas Riyan... "Ucapnya mengerlingkan mata


"Ihhhh apaan sih Din.... Kepo kamu... Kamu sudah siap belum makalah nya.... "


"Sudah tenang saja.... Tinggal kita serahin sama Bu Siwi... "


"Ok.... Kamu memang gini... "Ucapku mengacungkan jempol....


"Hahahha ya iyalah... Dina gitu lho... "


Aku hanya tersenyum melihat teman sebangkunya itu... Dia manis... Juga sangat kepo dengan urusan orang lain


.. Tapi dia juga baik banget...


Tak lama bu Siwi datang... Dengan muka garang seperti biasa...


"Selamat pagi semua... "


"Pagi bu... "


"Sekarang keluarkan makalah satu persatu dan kumpulkan ke depan.... "


Aku maju membawa makalah kelompokku...


Bu Siwi hanya tersenyum... Dia sangat suka kepadaku... Karna menurut nya aku mahasiswi yang sopan dan agamis... Serta kepintaranku yang membuatnya teecengang.... Itu meneurutnya.... Tapi menurutku... Aku sama dengan mahasiswi yang lain....


.


.


.


Happy reading guys.... Jangan lupa like komen dan vote yang banyak... Biar kami para author semangat membuat karya... Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2