
Malam semakin larut...
"Sayang...Kamu sudah tidur???"Ucap Mama
"Emmmm belum Ma..."
"Kenapa kog belum tidur...Ini sudah malam lho...Ayo tidur..."Ucap Mama yang sudah selesai dengan rutinitas malamnya
"Emmm Baik Ma..."
Mama mengambil posisi di sebelah ku...Dia menarik selimut...Dan tidur membelakangi ku
"Selamat tidur sayang..."
"Iya Ma..."
Mama sudah tidur dengan pulas...Sedang aku masih saja terjaga... Rasanya malam ini sangat dingin tak seperti biasanya...Aku mencoba memejamkan mata walau sebenarnya susah untuk melakukan nya...Tak lama aku terlelap juga
Sedang di kamar...Mas Riyan juga tidak bisa tidur...Dia bolak balik di dalam kamar...Dia mengambil fotoku yang ada di atas laci
"Mei...Kamu sedang apa sayang...Mas gak bisa tidur tanpa kamu di samping mas... Kenapa sih kamu harus nyuekin mas seperti ini.."Ucapnya sambil mengelus- elus fotoku
Jam sudah menunjukkan pukul 2 malam...Mas Riyan keluar kamar menuju kamar Mama...Dia membangun kan Mama pelan..Karna dia sudah tidak tahan lagi...
"Ma...Bangun Ma.."
"Emmmm...Ada apa sih Riyan malam- malam gini bangunin Mama...Hoammmm..."Ucap Mama sambil mengusap usap matanya
"Ma bisa gak Mama pindah ke kamar Riyan...Aku gak bisa tidur kalau gak sama Meira Ma.."
"Huft....Iya ya Mama pindah ...Kamu nih ganggu aja.."
"Hehehe maaf yah Ma..."
"Hemmmm .."
Mama pun keluar kamar dengan setengah sadar...Sedang mas Riyan naik ke atas kasur dengan pelan- pelan...Dia mulai melakukan aktivitas nya mengelus perutku sambil menciumi pucuk rambutku...
Entah aku merasa sangat nyenyak di perlakukan seperti itu....Aku sangat menikmatinya..
Waktu terus berjalan...Tak terasa adzan subuh berkumandang syahdu di telingaku....Aku mencoba mengerjapkan mata dan menguceknya sekali untuk membeningkan mataku...
"Hoammmmm...Ma bangun...Sudah subuh.."Ucapku yang masih belum sadar dengan siapa aku tidur semalam...
"Hemmmmm Iya sayang...."Ucap mas Riyan dengan suara beratnya khas orang bangun tidur..
Aku yang terkaget-kaget mendengar suara suamiku itu langsung menoleh...
"Kamu ngapain di sini mas..."
__ADS_1
"Ya tidur sayang...Mas kan sudah bilang kalau gak bisa tidur sama kamu...."
"Terus Mama kemana..."
"Yah aku usir tadi malam hehehe.."
"Kamu itu jahat banget sih...Kan kasihan Mama mas..."
"Yah habisnya kamu gak mau tidur di kamar...Maaf yah sayang...Maafin mas...Jangan cuekin mas kayak gini lagi...Mas ngaku salah...Gak seharusnya mas melakukan itu...Sudah yah jangan marah lagi..."Ucapnya sambil memegang tanganku
"Emmmmm Baik lah...Aku akan memaafkanmu kalau kamu mau melakukan apa yang aku minta..."
"Kamu minta apa sayang ...Ayo bilang...Pasti mas turutin.."
"Beneran..."
"Iya sayang... beneran..."
"Gak boleh nolak lho yah..."
"Emang apa an sih sayang..."
"Yah janji dulu gak boleh nolak.."
"Iya janji..."
"Ya sudah sekarang kita mandi dulu terus sholat "
"Gak mau ..Aku kan masih marah..."
"Yahhhh...Ya sudah lah mas gak maksa... Dari pada kamu tambah marah sama mas..."
"Gitu dong...Ya sudah ayo mas."
"Iya sayang ku..."
Kami keluar dari kamar Mama menuju kamar kami sendiri...Kami lihat Mama masih tertidur pulas dengan berbalut selimut...
"Mas gimana nih...Kasihan kalau Mama harus di bangunin...Pasti Mama ngantuk banget..."
"Emmmm...Biar mas yang bangunin pelan- pelan yah sayang..."
"Terserah mas lah..."
Mas Riyan menhampiri Mama...
"Ma... Mama...Ayo bangun... Ini sudah subuh Ma.."Ucap mas Riyan pelan
"Emmmmm Ada apa lagi sih Riyan...Mama di suruh pindah lagi..."Ucap Mama yang tambah getol menyelimuti tubuhnya
__ADS_1
"Ma ... Ini sudah subuh...Mama gak bangun..."
"Subuh... Astaghfirullah... Iya..Mama harus masak..."Ucap Mama langsung bangun...
"Gimana kamu sudah baikan sama istri kamu.."Ucap Mama
"Sudahlah Ma...tuh Meira dari tadi nungguin Mama mau mandi takut membangunkan Mama.."Ucap mas Riyan sambil menunjuk ke arahku
"Ehhhh Maaf Mama gak tau kalau ada kamu sayang...Ya sudah sana kamu mandi... Mama mau pindah ke kamar dulu.. "
"Emmm maaf yah Ma..Jadi ngrepotin Mama.."
"Gak lah sayang... Asal kalian sudah akur Mama sangat senang melihatnya...Ya sudah Mama ke kamar dulu Hoammmmmm...."Ucap Mama sambil jalan keluar kamar
"Iya ma...."
Mama pun pergi berlalu ke kamarnya...Mas Riyan dengan sigap menggendong ku ke kamar mandi..
"Mas....Aku bisa jalan sendiri gak perlu di gendong segala.."
" Habisnya mas kangen banget sama kamu sayang...Seharian kemarin di cuekin rasanya hampa hidup mas..."Ucapnya
"Emmmm dasar lebay..."
"Beneran sayang...Mending kamu pukulin mas dari pada kamu cuekin mas sayang..."
"Emmmm yakin????..."
"Yakin lah...paling- paling badanku yang sakit bukan perasaan ku..."
"Dasar raja gombal.."
"Heheheh... Sini mas bukain bajunya yah.."
"Hemmmm..."
Mas Riyan pun membuka semua bajuku dan juga bajunya...dia menurunkan ku diatas bathtub dan mengaliri bathtub itu dengan air hangat...
"Emmmmm sini biar mas sabunin badan kamu yah sayang..."
"Iya mas..."
Begitulah aktivitas pagi ku dan mas Riyan...Walau sebenarnya fikiran ku masih memikirkan kejadian chat itu...Tapi hasratku tak bisa menolak dengan semua sentuhan lembut suamiku itu....
********_____________
Assalamualaikum sayangku para pembaca...
Aku hadir lagi nih memenuhi keinginan kalian...Jangan lupa yah vote yang banyak buat Meira dan Riyan...Biar author semakin semangat menulis....Tinggalkan juga like dan komen buat novel ku yah...Aku tau kalian semua baik dan bijak...
__ADS_1
thank you semua ....salam dari Meira dan Riyan " Sarangheyo..." 😘😘😘
BY:DIFA_ALIFIANDRA