
Aku di pindahkan ke sebuah kamar dengan nuansa gold dan putih...Di sana sudah banyak balon- balon dan juga bunga. Tak lupa ucapan selamat yang menghiasi kamar itu...
"Mas...Kamu yang menghiasi kamar ini ???"
"Hehehhe enggak sayang...Tapi maa menyuruh karyawan rumah sakit ini untuk mempersiapkan semua ini....kamu suka???"
"Suka banget mas....Terima kasih yah..."
"Iya sayang .."
Suster itu telah selesai berbenah dan izin untuk keluar...
"Terima kasih yah sus..."
"Iya pak bu... Sama-sama.."
ke tiga suster itu keluar dari kamar itu...Tak lama Mama dan Denis datang...
"Assalamualaikum..."Ucapnya
"Waalaikum salam Ma..."
"Ya Allah menantu Mama sudah sadar... Alhamdulillah...Mama sangat senang nak..."Ucap Mama yang langsung menghampiri ku dan membelai wajahku
"Iya Ma Alhamdulillah...Ini semua berkat doa Mama juga .. "
"Mama senang sekali nak... Tadi Mama sangat takut sekali kehilangan kalian nak....Tapi Akhirnya menantu dan cucu Mama selamat semua.." ceplosnya
"Maksud Mama apa ngomong kayak gitu???"
Riyan yang mendengar celotehan Mama nya itu segera berkedip menandakan untuk tidak cerita tentang keadaan bayinya sebelum sadar...Dia tidak mau membuat istrinya itu khawatir jika dia tahu kondisi awal bayinya...
"Emmm gpp sayang...Mama cuma merasa sangat bahagia saja kog...Sudah yah jangan di fikirkan yang penting kamu sehat dan bayimu juga sehat..."
"Emmm Iya Ma..."
"Mas mana Umi dan Abi...Mereka kog tidak ada di sini???"Tanya ku
"Maaf sayang...Mas belum mengabari mereka...Karna tadi kondisi kamu belum stabil...Mas takut Umi dan Abi kembali membenciku setelah tahu kejadian ini...Kamu tidak marah kan sayang????"
Aku merasa kasihan sama suamiku itu...
"Iya mas... Gpp...Aku ngerti kog...Tapi sekarang kan aku sudah baik- baik saja..."
__ADS_1
"Iya sayang...Mas akan menelpon Umi dan Abi yah..."
"Iya mas...Kalau nanti Abi dan Umi bertanya kenapa aku bisa lahiran lebih awal..Kamu bilang saja yah mas kalau tadi aku merasa mulas....Jangan bilang kalau semua ini Karna ulah dari Tasya..."
"Emmm tapi sayang...Apa gak sebaiknya kita jujur saja..."
"Biar mas...Aku gak mau kamu dapat masalah lagi..."
"Emmmm baik lah sayang..."
"Aku telpon Umi dan Abi dulu yah sayang..."
"Iya mas..."
Mas Riyan pun mencium keningku lagi... Setelah itu baru keluar untuk menelpon mertuanya itu...
Di pencetnya nomer Umi...Sambil menyusun kata agar Umi dan Abi nya mengerti
"Hallo assalamualaikum..."Ucap Umi di seberang sana
"Waalaikum salam Umi...Ini Riyan "
"Ohhh Riyan...Ada apa nak???"
"Ini Umi...Riyan mau bilang kalau Meira sudah melahirkan...."
"Iya Umi...Tadi Meira merasa mulas...Dan Riyan langsung bawa ke rumah sakit Pelita Bunda...Kata dokter dia harus segera di operasi Karna bayinya mendesak untuk keluar..."
"Ya Allah terus bagaimana keadaan Meira dan bayinya nak???"
"Alhamdulillah mereka semua baik- baik saja...Umi dan Abi ke sini yah..."
"Iya nak...Pasti Umi dan Abi ke sana...Ya sudah Umi Siap-siap dulu sama Abi yah.."
"Iya Umi... Assalamualaikum..."
"Waalaikum salam..."
Mas Riyan Sebenarnya tak enak hati...Karna takut kalau Abi dan Umi tahu yang sebenarnya terjadi...Tapi dia juga tak mungkin mengatakan nya sekarang...
Saat mas Riyan mau masuk ke dalam kamar...Pak Alex datang menemui nya...
"Sore Pak..."Ucap pak Alex
__ADS_1
"Sore...Pak Alex... Bagaimana perkembangan kasus Tasya.."
"Ini Makanya saya mau meminta keterangan kepada bapak dan ibu sebagai bukti kasus ini pak.. "
"Ohhh begitu ya sudah ayo masuk pak...Biar bapak tanyakan sendiri kronologi kejadiannya bagaimana...Tapi saya mohon sama bapak Tanya nya pelan- pelan yah...Karna istri saya baru saja keluar dari masa kritisnya nya..."
"Baik Pak...Saya tahu itu.."
"Ya sudah ayo masuk pak..."
Mas Riyan dan pak Alex pun masuk ke dalam kamar ku...
Dia memberi salam kepadaku dan mulai melaksanakan tugas nya...
" Sayang...Ini pak Alex... Dia pengacara mas yang akan menangani kasus yang menimpamu...Mas harap kamu bisa cerita sejujurnya agar semua kasus ini cepat selesai dan Tasya cepat di proses .."
Aku mengangguk pelan...
"Iya Bu...Coba ibu ingat- ingat dan katakan yang sejujurnya apa yang sedang terjadi tadi siang..."
Aku pun mulai bercerita mulai awal.....Sampai akhir... Tanpa ada yang aku kurangi dan aku tambahi...
"Yah begitulah pak...Setelah itu saya tidak tahu lagi apa yang terjadi....Tiba- tiba saya sudah ada di rumah sakit ini..."Ucapku
"Emmmm begitu...Baik lah saya rasa cerita ini sudah cukup...Saya sudah mencatat semuanya jadi tinggal ibu dan bapak tunggu yah.."
"Iya pak Terima kasih..."
"Ohhh iya saya dengar anak ibu selamat dari...."Sebelum pak Alex melanjutkan perkataannya...Mas Riyan segera berdehem kepada pak Alex...
Pak Alex seolah mengerti...Dia pun tak meneruskan perkataannya...
"Emmm saya ucapkan selamat yah buat ibu dan bapak...Semoga anaknya menjadi anak yang baik...sehat dan panjang umur..."
"Amin...."
"Ya sudah pak...Bagiamana kalau kita cari kafe dekat sini untuk membicarakan langkah selanjutnya.."Ucap mas Riyan
"Iya pak..Saya rasa sebaiknya seperti itu..."
"Ya sudah Ayo pak..."
"Iya .."
__ADS_1
"Mas keluar dulu yah sayang..Kamu baik- baik sama Mama dan Denis.."
"Iya mas..."