Cinta Karena Dosa

Cinta Karena Dosa
Episode 85


__ADS_3

Di depan sebuah restoran...


Desi tak sengaja bertemu dengan Aldi.. Dia menepuk bahu Aldi dan menyapanya..


"Hai Al.. "Sapa Desi


"Lho Desi... Ngapain kamu di sini.. "Ucapnya yang cukup kaget dengan kehadiran Desi


"Aku tadi habis shoping ... Kamu sendiri lagi apa disni?? "


"Oh... Ini aku mau ada meeting disini.. "


"Meeting?? Sama siapa?? Apa sama mas Riyan?? "


"Iya.. Aku masuk dulu yah.. "


"Sebentar... Boleh aku tanya sesuatu?? "


"Tanya apa?? "


"Apa benar mas Riyan sudah menikah?? "


"Kenapa tiba- tiba kamu bertanya seperti itu ?? "


"Aku nanya sama kamu!!! Jawab saja iya apa tidak!!! "


"Emh iya.. "


"Apa istri Riyan itu si Meira?? "


"Iya... Udah dulu yah Des... Aku mau masuk dulu.. "


"Ok.. Thanks "


Aldi dengan cepat berlalu meninggalkan Desi yang masih dengan fikirannya..


"Awas kamu Mei... Tak akan semudah itu kamu mendapatkan mas Riyan... Aku akan segera mengambilnya dari mu.. "Ucapnya dengan licik


Desi pun membuntuti Aldi


Sedang di kamar hotel..

__ADS_1


Aku dan mas Riyan baru saja selesai mandi... Aku memakai baju dulu.. Sedang mas Riyan menunggu ku di ranjang dengan senyum yang terus melekat di bibirnya.. Selesai aku memakai baju... Aku menyiapkan baju kantor buat suamiku itu... Aku juga memakaikannya karna akhir-akhir ini mas Riyan sangat manja kepadaku...


"Sayang.. "Ucapnya di sela- sela aku mengancingkan bajunya


"Iya mas.. Ada apa? "


"Emmmm kamu wangi banget sih... Mas jadi males keluar.. "Ucapnya menarik tanganku dan membuatku terjatuh di pelukannya


"Mas... Ini kan meeting terakhir kamu di sini... Ayolah semangat... Biar kita cepet pulang ke Indonesia... Aku sudah kangen banget sama Mama mas.. "


"Emmm... Iya.. Aku juga sayang kangen banget sama Mama... Doain yah sayang... Semoga hari ini lancar dan sukses.. "


"Iya mas... Pasti.. Doaku selalu bersamamu... "


"Emmmm terima kasih istriku sayang.. Ya sudah mas berangkat dulu yah sayang.. "


"Iya.. Ehh sebentar mas.. "


"Ada apa sayang.. "


Akupun berjinjit dan...


*Cup*


"Ishh.. Kog cepet banget sih nyiumnya... Yang lama dong sayang... Kalau cuma begitu gak terasa... "Ucap mas Riyan menggoda ku


"Emmmm gak ah.. Nanti kalau lama- lama bahaya mas.. Bisa- bisa kamu gak jadi meeting.. "Ucapku


"Tapi sayang... "


"Sudah lah mas... Ayo berangkat... I love you sayangku.. "


"Emmmm ya sudah lah.. I love you too my wife "


Aku mencium tangan nya.. Dan mas Riyan memberiku bonus sebuah ciuman di pipiku


Aku hanya tersenyum melihat tingkah nya itu..


"Semoga kamu sukses mas.. Aku akan selalu mendoakanmu... "Gumamku dalam hati..


Di restoran semua sudah berkumpul... Mas Riyan langsung memulai meeting...

__ADS_1


###################


2 jam berlalu.. Meeting pun selesai dengan hasil yang memuaskan.. Semua berpamitan.. Kini tinggal Aldi dan mas Riyan..


"Selamat pak.. Bapak memang hebat.. "Ucap Aldi


"Terima kasih Al.. Kamu juga hebat... Oh iya masalah di sini kan sudah selesai... Saya akan pulang ke Indonesia... Kamu untuk sementara ada di sini dulu mengawasi keadaan... Dan tolong atur semua tiket saya dan istri saya pulang yah.. "


"Baik pak.. Siap laksanakan.. "


Di tengah perbincangan..


"Hay sayang... Selamat yah atas keberhasilannya... "Ucap Desi yang tiba- tiba menghampiri mas Riyan dan Aldi


"Desi?? Ngapain kamu di sini?? "Ucap mas Riyan


"Aku tadi gak sengaja ketemu Aldi... Katanya dia mau ada meeting dengan kamu.. Makanya aku susulin deh.. "Ucap Desi yang segera menggandeng tangan mas Riyan


"Ihhh lepas!!! Kamu apa- apaan sih main pegang- pegang... "Ucap mas Riyan melepas tangan Desi


"Maaf pak.. Kalau begitu saya permisi dulu.. "Ucap Aldi


"Tunggu Al.. Aku akan bareng kamu pulang.. "


"Ohh baik pak.. Mari.. "


"Tapi sayang... Aku masih kangen sama kamu.. Masak aku di tinggal sendiri di sini sih.. "Ucap Desi


"Terserah kamu!!! Aku gak peduli... "


Dengan cepat mas Riyan melangkah keluar dengan Aldi... Sedang Desi berlari membututinya... Dia mencari cara agar rencananya berhasil...


"Awwwww... "Ucap Desi terjatuh di depan mas Riyan


Mas Riyan reflek memegang tubuh limbung Desi... Desi pun menggunakan kesempatan itu untuk meninggalkan jejak lipstik di kemeja mas Riyan...


"Kamu apa- apaan sih... Kalau jalan itu hati- hati dong.. "Ucapas Riyan kesal


"Maaf sayang... Terima kasih yah sudah menangkap tubuhku... "


"Kamu gak usah ke GR an deh.. Itu aku cuma reflek saja... Dan satu lagi kamu gak usah panggil aku dengan sebutan sayang.. Karna hubungan kita sudah berakhir... Dan aku sudah menikah.. Mengerti!!! "

__ADS_1


Mas Riyan dengan cepat pergi bersama Aldi... Sedang Desi tersenyum licik..


__ADS_2