Cinta Karena Dosa

Cinta Karena Dosa
Episode 62


__ADS_3

"Sudah sayang... Kamu sudah puaskah menangis?? "


"Hemmmm.. "Ucapku mengangguk pelan dan menarik diriku dari dalam pelukan suamiku...


"Hehehehe... Kamu cute banget sih... Kenapa sih setiap kali kamu menangis hidung kamu yang mungil ini selalu berubah warna... Seperti tomat cery... Rasanya ingin mas menggigit nya... Boleh kan??? "Ucap mas Riyan sambil mentoel hidung ku


"Emmmm apaan sih mas... "Ucapku mulai tersenyum mendengar candaan suamiku itu..


"Hehehe... Kalau senyum gini kan jadi tambah cantik... Jadi tambah imut... Jangan menangis lagi yah... Nanti kalau menangis lagi cepet tua lho.. " ledek mas Riyan


"Emmm masak?? Kata siapa kamu mas.. "Ucapku


"Kata mas... Kalau kamu menangis... Mas harus menyiapkan pakaian baru untuk ganti "


"Kenapa gitu mas.. "


"Lihat baju mas penuh dengan tetesan air mata kamu sayang.. "Ucapnya lembut sambil terus mengusap sisa air mata ku yang masih menggenang di pelupuk nya


"Emmm maaf yah mas.. "


"Gpp sayang... Asal kesedihan kamu berlalu.. Mas rela melakukan apapun.. Walau harus beli baju setiap saat.. Tapi jangan sering- sering menangis yah.. Nanti. Cantiknya hilang lho hehehe


Aku hanya tersenyum mendengar perkataan suamiku itu... Walau kadang sedikit konyol tapi dia selalu berhasil membuatku tersenyum dan tertawa..


*Cup*


Sebuah ciuman lembut nan hangat mendarat tepat di keningku...

__ADS_1


"Aku sangat mencintaimu Meira... Istriku...Kamu harus sabar yah.. "Ucap mas Riyan lagi


Aku hanya mengangguk pelan...


"Sudah yah mellow- mellownya... Sekarang mas antar kamu ke kamar.. Biar kamu bisa istirahat.. "


"Hah?? Kamar?? Dimana mas?? Emang disini ada kamar?? "Ucapku penuh tanya


"Yah ada dong.. Kamu tarik nafas mas akan beri kamu satu sulap.. Bim salabim ini dia... "Ucap mas Riyan..


Dia menarik satu tembok yang ternyata itu adalah pintu menuju kamarnya yang ada di dalam kantor... Kamar itu cukup luas dengan satu dipan tempat tidur yang cukup untuk 2 orang... Desainnya minimalis tapi sangat cantik dan mewah... Ada satu meja untuk meletakkan komputer atau laptop.. Ada rak buku.. Ada satu lemari.. Ada kulkas... Pokoknya lengkap... Dan yang paling penting kamar itu memiliki 2 toilet khusus untuk pemilik kamar itu..



"Ini kamar kamu mas... "Ucapku sedikit terkejut


"Kenapa kog gitu mas.. "


"Iya karna cuma kamu satu- satunya wanita yang bisa masuk bebas di sini... "


"Masak??.. Kamu gak bohong kan mas.. "


"Gak sayang... Beneran.. Mas tidak pernah mengajak siapa pun masuk ke kamar ini... "Ucapnya duduk di atas kasur


Aku menelusuri semua sisi ruangan itu... Sangat rapih dan bersih.. Aku buka lemari baju mas Riyan... Di sana tertata rapi semua kebutuhan mas Riyan... Ada satu yang mengusikku...


"Ini baju siapa mas... Kog ada baju perempuan.. Dan juga dalamannya juga sih... Kata kamu aku wanita pertama... Tapi kenapa ada baju perempuan di sini... "Ucapku mulai berfikir negatif..

__ADS_1


"Emmmm istriku sayang... Itu semua baju untuk kamu... Setelah mas menikah.. Mas membeli sendiri semua itu... Dan mas juga yang tata sendiri di lemari itu.. Ini juga semua alat make up dan semua hijab yang mas sudah pilihkan buat kamu... "Ucap mas Riyan yang langsung menghampiri ku dan membuka satu pintu lemari yang gandeng dengan kaca di pintunya..


"Oh... Hehehe kirain.. "Ucapku malu


"Kirain apa??.. Mas gak akan melakukan itu sayangku... "Ucap mas Riyan yang mulai mengalungkan tangannya ke pinggangku... Dan mulai mencium tengkuk leherku..


"Kamu jangan pernah berfikir mas akan menduakan mu yah Meira... Mas tidak akan sanggup melakukan itu... Terbesit dalam pikiran mas pun tidak ada... Mas sudah susah payah mendapatkan mu...Sampai- sampai keluarga kita terpecah... Tapi mas janji sayang... Mas akan menyatukan keluarga kita kembali... Agar kamu bahagia.. Agar kehidupan kita juga bahagia... "Ucapnya mengeratkan pelukannya..


Aku merasa mas Riyan sangat serius bicara seperti itu... Aku berbalik tanpa melepas pelukannya... Aku tatap matanya dalam- dalam... Tak kulihat kebohongan sedikitpun dari matanya... Aku tersenyum bahagia..


*Cup*


Kucium pipinya... Sebelah kiri dan kanan.. Aku sebenarnya ingin mencium kening nya juga... Tapi apalah daya aku tak sampai


"Terima kasih suamiku... Kamu yang terbaik buat aku... "


"Hehehheh... Ya sudah mas kerja dulu yah... Nanti kalau kamu butuh apa- apa tinggal beritahu mas... Ok sayang.. "


"Iya mas... "


"I love you my Sweet wife "


Aku hanya tersenyum tanpa menjawabnya...


Mas Riyan pergi melakukan pekerjaannya.. Aku merebahkan tubuhku di atas kasur empuk itu dan menyalakan tv yang menempel di depannya... Aku menonton acara kesukaanku...


Tak terasa kantukku mulai datang... Aku pun tertidur di dalam kamar tersebut...

__ADS_1


😘😘😍😍❤❤DIFA ALIFIANDRA 😘😘😍😍❤❤


__ADS_2